Wednesday, April 13, 2022

Membangun Keyakinan Kepada Allah di Bulan Ramadan


Sejarah mengajarkan kita, bahwa kaum Yahudi dan Nasrani bukanlah orang bodoh yang tak bisa berpikir. Mereka justru sangat yakin dan percaya dengan firman Allah dan utusannya, namun enggan untuk mengikutinya.

Sejarah mengajarkan kita, bahwa para penentang islam di jaman Rasulullah pun bukanlah orang bodoh yang gelap ilmu. Mereka adalah para pembesar suku, orang-orang yang memiliki tahta dan harta yang tertinggi. Mereka enggan merendahkan hati dan kesukuannya untuk berserah pada hukum islam.

Setiap kali kita membaca terjemahan al-qur'an, kita banyak mendapati kisah orang-orang terdahulu untuk kita ambil hikmahnya, namun terkadang kita tak sempat berkaca, adakah karakter semacam itu melekat di dalam diri kita?

Kita seringkali merasa sudah tahu, tapi tetap enggan melakukannya.

Kita membaca al-quran setiap hari,  apakah semakin paham dan yakin dengan firman-firman Allah?

Ahh, kita makhluk seperti apa sih?
Kita itu maunya apa sih?

Janji Allah itu pasti.
Iman kita yang kadang keropos dan naik turun.

Memang bukan hal mudah untuk benar-benar meyakini hal-hal ghaib yang tidak kasat mata : Allah, malaikat, pahala, surga, neraka. Bagian penting dari rukun iman kita. Untuk hapal mudah, tapi sampai semua itu kita maknai dalam kehidupan sehari-hari, butuh perjuangan.

Berdo'alah
Do'akan dirimu sendiri
Bila kamu tak ingat, ucapkan kalimat Allah

Jalan ingat Allah
Sahur dan berbuka ingat Allah
Ke toilet ingat Allah
Masuk masjid ingat Allah
Menulis ingat Allah
Berbicara ingat Allah..

#Day12 #30dwcJilid36 #PejuangRamadan

No comments:

Post a Comment