Sunday, June 20, 2021

Kehilangan Memori

Bismillah..
Nyaris tengah malam, dan udah lama rasanya ngga mampir kesini, jadi alirkan saja yang ingin dialirkan. Gapapa yaaa :)


Mau sedikit cerita tentang makna memori buat aku.

Malam ini lihat postingan father's day orang orang. tadinya niat posting juga ~ikut-ikutan~ tapi kayanya bakal makan waktu lama karena perlu milih dari dokumentasi yang udah lampau. 9 bulan LDM an udah ngga ada foto yang real gitu iday sama ayahnya #sad hihi

Meluncurlah ke google photo, tempat dimana foto foto lawas aman tersimpan. 
ngga semuanya sih kayanya, karena ada beberapa waktu yang entah kenapa skip ngga ada datanya.

Buat manusia semacam saya yang cukup mudah lupa pada banyak hal, dokumentasi lama berupa foto, video, atau tulisan adalah suatu yang berharga. Ketika udah ngga bisa diakses di otak, dokumentasi di luar otak akan sangat membantu saya mengakses memori itu. sayangnya memang kelalaian diri ini yang kadang membuat dokumentasi di luar otak pun ngga terselamatkan.


You don’t just take a picture with a camera, you take it with your heart.

 

Seumur hidupku, ada pengalaman kehilangan yang cukup banyak, sekalian flash back aja yaa

1. Hilang HP smp-sma-kuliah. Ini pasti sedih saat itu tapi masih termaafkan. Yang disedihkan saat hp ilang itu saat itu masih seputar kontak phone book hilang, sms chat kenangan hilang, 


2. Hilang Laptop di tingkat 3 Kuliah (jambret). Dibeliin laptop netbook sama bapak warna peach dengan motif bunga kalau ngga salah di tingkat 2. waktu itu bapak datang ke apartemen (kostan gituu) dan nyerahin laptop buat aku bikin laporan praktikum. Sekitar tingkat 3, pulang dari lab malem malem. DIjemput sama mba ovi, tapi saat itu aku masih jalan sambil pegang laptop yang bercolok modem. Saat mau naik motor, laptop dimasukkan ke wadah laptop TANPA dimasukkan ke tas, jadi hanya di pegang. Qadarullah saat itu jam 20.00 di fly over kiara condong ada pengemudi motor yang mengambil laptopku dengan indahnya. masyaallah.. Dari tingkat 2 ke tingkat 3 itu bahan matkul, laporan praktikum, deelel semua hilang. buat aku sih sedih mahasiswa tapi udah ngga bisa akses lagi itu semua.

3. Hilang Laptop di TIngkat 4 Saat lagi TA (Jambret). Kisah ini juga agak memilukan. Pulang dari kampus malam sekitar bada magrib. Sepanjang jalan ngedengerin ceramah aagym yang ngademin. Qadarullah jam 19.00 di depan puteran lotte mart, ada motor yang ngambil tas ku (disimpen di bagian kaki) sekaligus nendang motorku. Jatuh dan wassalam semua termasuk Laptop. Laptop nya waktu itu juga termasuk baru, dari uang beasiswa.

Kalau ngga salah waktu itu lagi ngurus pembuatan sim dan berkasnya ada di tas itu, Hasil jilid an laporan Kerja Praktek (KP) dan lagi persiapan Tugas Akhir tapi alhamdulillahnya belum mulai ambil data apapun. Banyak sekali konsekuensi yang jadi harus dilakukan. Laporan KP mesti minjem ke perpustakaan dulu untuk dipoto kopi, dan jilid ulang buat di kasiin ke BALITSA (tempat KP), dan aku udah ngga punya soft file nya #sad banget gaa. dan yang pasti, semua file matkul, laporan praktikum tugas dll tingkat 3 ke tingkat 4 juga hilang. Sedih nggga, sedih ngga, sedih nggaa? Sedih lah masa enggaaa hihi

4. Video nikahan ngga dikasih sama vendor karena harddisknya rusak.

5. HP Rusak. Asus mati total dan data foto hilang juga T_T Ini kondisi udah jadi emak emak yang galeri hp nya isinya anak semuaaa hiks

6. Laptop Acer Rusak. hardisknya ada, tapi belum di amankan ke google drive. suamiiiii i need youuu so muchhhh buat urusan backup data giniii hihi

7. HP Xiaomi Note 8 Kena air dan musti install ulang. banyak yang jadi ga ke back up. 

8. HP Poco, Whatsapp nya tetiba kosong ngga ke backup, semua riwayat chat habis. masyaallah. Ini kondisi udah jadi mamak bisnismen


Itulah kompilasi kesedihan kehilangan banyak memori berharga.

yang semaunya sebenarnya karena kelalaian diri. Kalau ngga ada perbaikan diri, ya besar kemungkinan akan menghadapi hal yang sama kelak. Sebenernya, hilang memori ngga akan membuat kita jadi masuk neraka, atau kalau semua memori ada ngga membuat kita jadi bisa ke surga. tapii itu tadi, buat orang semacam aku, hal-hal itu tuh buat ngingetin dan nguatin aku, karena ngga semua bisa diakses di kepala langsung. Ya Allah maapkan hamba yang belum memaksimalkan kapasitas dan kapabilitas otak dengan baiiiikk. 


Udah ikhlas? Bismillah insyaallah ikhlas

Semoga jadi perbaikan buat aku pribadi supaya bisa ada perubahan yang lebih baik lagi.


Makanya kenapa kadang suka upload upload foto/video anak atau keluarga, atau apapun gitu, karena ingin suatu saat bisa dilihat lagi dan sebagai salah satu back up kalau sesuatu yang tak diinginkan terjadi. Bukan karena mau pamer atau gimana, hanya ngga mau menyesal lagi aja kalau semua hilangg.


Begitu :)

Hajah Sofyamarwa
Ahad, 20 Juni 2021 Pukul 23.53