Monday, December 24, 2012

kembali menjadi perempuan : kisah (tidak) dramatis jilbab pertama

Kalau melihat dari judul kesannya saya adalah perempuan, yang berubah menjadi bukan perempuan, lalu pada akhirnya kembali menjadi perempuan.
Bukaaaan!  hehe

Ini tentang sesuatu yang baru disadari. Kamu pernah kan mengalami berbagai hal dan pada akhirnya menangkap bahwa sepertinya Allah memang menuntunmu untuk menuju kesana? Beberapa saat lalu saya disadarkan bahwa saya adalah seorang perempuan, muslimah. Bahwa saya punya adik-adik binaan muslimah yang harus dibina dengan muslimah ways, ga bisa kalau dengan general-general saja. Bismillah, semoga dimudahkan.
 
* * * * * * 



Sudah separuh dari usia hidup saya di dunia, saya memakai jilbab.  Kalau diingat-ingat, itu berawal  sekitar kelas 5 SD, dengan kisah yang sama sekali tidak keren dan tidak dramatis ! hehe
SD saya bukan SD islami gitu, cuma SD negeri biasa (yang luar biasa) di dalam kompleks. Kerjaannya setiap hari main ke rumah teman, sambil ngeceng-ngeceng, sesepedahan, dan hobi banget manjat pohon kersen, kumaha we lah budak leutik! 

Saat itu kakak perempuan saya sudah memakai jilbab lebih dahulu, dan entah kenapa tiba-tiba saya ingin aja ngikutin. Kelas 5 SD saya janjian pengen pake kerudung sama kedua temen deket saya. Ya, janjian! Hari Seninnya, mereka berdua udah pake, saya sendiri belum dibelikan sama bapak. Wah itu nangis -nangis ngambek ke bapak pengen minta cepet-cepet dibeliin. Seminggu kemudian, kita bertiga udah kerudungan deh.

Ga ada dramatis dramatisnya kan? Yoi! boro-boro! Ngga ngerti kalo pake kerudung itu kewajiban sebagai perempuan muslim.  Kayanya cuma mikir
"aku bagus kan ya pake kerudung?".
"Bagus."
Itu juga paling nanya sendiri-jawab sendiri hehe biarin aja deh ya

Sampai SMP kerudung saya ababil. Udah mah alay, kerudung teh dibuka tutup sembarangan. Namanya juga cewek ABG mereun nya, ngerasa geulis. Asa 'sesuatu' kalo ada yang kepo-kepo pengen tau kondisi rambut kita segimana. Bertahan pakai kerudung mungkin karena mengalir aja, karena emang udah pake, ya pake, gitu aja. Kadang suka ikut ngegosipin kalo ada temen lain yang pake kerudung tapi suka di buka-tutup, padahal sendirinya juga sama aja. Sama belum ngertinya sama makna kerudung itu sendiri.
 
Ada satu masa di mana kita mulai sadar lah ya. Sampai sekarang saya selalu penasaran sama temen-temen cewek yang baru berjilbab. Di usia nya yang udah dewasa  ini, memilih mengenakan jilbab biasanya melalui proses yang tidak biasa. Ada unsur 'kehendak' dan memilih, bukan kayak saya tadi.

Terlepas dari bagaimana tidak kerennya kisah saya, ada satu hal yang saya syukuri.
Walaupun awalan berjilbab saya sama sekali tidak berdasar, bisa jadi kalau saat itu ngga dimulai, sampai sekarang saya ngga mau mulai-mulai pake kerudung. (kerasa banget, alesannya bisa bejibun. Aduuh, saya itu dulu centil, biasalah cewek).

Sekarang insyaallah ga seperti itu. Sampai kapanpun godaannya banyak, pasti. Mudah-mudahan bisa istiqamah.
 
Hukumnya pake kerudung, semua udah tau kan kalo hukumnya wajib bagi wanita islam yang sudah baligh?

* * * * *
Ada satu kalimat bagus nih, memahamkan kita tentang prinsip jilbab dan korelasinya dengan akhlak yang kadang  menjadi salah pemahaman:

Jika engkau berjilbab dan ada orang yang mempermasalahkan akhlakmu, jelaskan pada mereka bahwa antara akhlak dan jilbab itu dua hal yang berbeda.
Berjilbab adalah murni perintah Allah yang wajib dilaksanakan oleh wanita muslim yang telah baligh tanpa memandang akhlaknya baik atau buruk.
Sedangkan akhlak adalah budi pekerti yang tergantung pada pribadi masing-masing.
Dan jika seorang wanita berjilbab melakukan dosa/pelanggaran itu bukan masalah jilbabnya namun akhlaknya. Allaahu ta'ala a'lam ( Ummu zidan Al Fathi II & III )

Setuju pisan!  hehe
Semoga ga jadi pembenaran
Dan semoga bisa terus memperbaiki akhlak \('o')9

 
Ditulis 9 November 2012
Hajah Sofyamarwa

Saturday, December 22, 2012

22 Desember

14 september 2010 | masjid agung demak
22 Desember datang lagi. Aaaaa! 
Teriakan dari seorang anak yang hingga kini mencoba romantis dengan ibunya. -_-'

22 Desember dinobatkan sebagai Hari Ibu.
Ada yang berkata bahwa hari ibu itu tidak perlu ada, karena setiap harinya kita memang harus selalu melakukan yang terbaik. Tidak salah memang, namun ambil saja hikmah dari adanya penobatan hari ibu ini. 
Tidak semua orang punya kondisi yang sama.
Setidaknya bagi orang-orang 'dingin', adanya hari ibu tentu jadi pengingat. Jadi ada masa dimana dia benar-benar memikirkan apa saja yang sudah dia lakukan untuk ibunya.

Happy Mother's day, mamaah!
Maaf harus terus bersabar dengan kelakuan kami mah :'s
 
Semoga lomba senamnya lancar, menang! Yeay!  :D

#sangANAKspeechless

* * *

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil 
(Al-Israa : 23-24)

Friday, December 21, 2012

sajak pohon

* * * *
 
malam gelap saat itu
aku sekedar punya lampu
tak cukup menerangiku

kau silaukan aku
gundukan tanah dibawahku
menabrak pohon aku

20.12.2012
pada motor di malam tanpa cukup lampu

Wednesday, December 19, 2012

allelopathy : ga baik buat tetangga

Setahun lalu dan beberapa bulan yang lalu saya belajar interaksi antar spesies (yang mutualism, parasitism dll tea).
ada salah satu interaksi yang namanya Alelopati.
Istilah alelopati ini artinya efek berbahaya (harmful effect) dari suatu tanaman pada tanaman tetangganya (di sekitarnya). (Taiz and Zeigher, 2003)
Menurut yang dipelajari di kelas, Interaksi ini bagi spesies 1 tidak berefek apa-apa (0), tapi bagi spesies lainnya akan terganggu (-). Jadi spesies 1 akan mengeluarkan suatu senyawa, terserap ke tanah, dan akan membuat spesies tetangga di sekitarnya pertumbuhannya terhambat. Interaksi (0) (-)

Ilustrasinya :
Kamu tiba-tiba ngeluarin suatu senyawa yang bagi kamu  ga berefek apa-apa, tapi temen sebelah kamu pertumbuhannya jadi terhambat.
(ekstrim juga, saya ga mau punya temen kaya gitu, makin terhambat aja pertumbuhan saya hehe)

Nah terus saya belajar metabolisme tumbuhan nih barusan, seperti sebuah AHA MOMENT, ternyata alelopati itu diakibatkan oleh suatu senyawa  metabolit sekunder golongan phenol, lebih tepatnya dari turunan asam benzoat atau fenil propanoid sederhana (as. Caffeic ato ferulic). (trust me, ini karena lagi belajar aja jadi bisa nulis ini).

Nah tapi dari ebook abang taiz and zeigher (2003) itu disebutkan kalo di ekosistem alami kepentingan dari senyawa alelopati ini masih kontroversi. Para peneliti masih ragu kalo senyawa ini adalah faktor signifikan pada interaksi antar tanaman, karena pembuktian fenomena ini sulit untuk didapetin.

Kenapa?
Kalau dilakukan penelitian di lab, mungkin mudah, tapi di alam bebas sulit buat nunjukkin kalau senyawa yang dilepaskan ke tanah bisa cukup untuk menghambat pertumbuhan tanaman lainnya.

Menurut bang taiz dan zeigher juga, ini menarik. alelopati potensial untuk aplikasi bidang agrikultur. Penurunan hasil panen karena rumput-rumput liar atau sisa tanaman sebelumnya bisa jadi hasil dari alelopati. Prospek ke depannya, mungkin bisa dirancang rekayasa genetik taneman yang bersifat alelopati terhadap rumput-rumput liar.

* * * * * *
Setelah dipikir-pikir, interaksinya harusnya (+) (-) sih, soalnya si empunya senyawa diuntungin untuk bisa tumbuh lebih baik. Dari taiz dan zeigher disebutkan kalau pertumbuhan temennya terhambat, dia jadi bisa tumbuh lebih baik karena akses ke nutrisi, air dan cahaya yang lebih mendukung. Ya ga sih? Cmiiw

* * * * * *
Kalau ceritanya dia membahayakan sekitar gitu, ga mau punya efek alelopati dong ya?

"Sebaik-baik manusia di antaramu  adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain."
(HR. Bukhari )

Sahabat yang paling baik di sisi Allah adalah yang paling baik sikapnya terhadap sahabatnya. Tetangga yang paling baik di sisi Allah adalah yang paling baik sikapnya terhadap tetangganya.
(HR. At Tirmidzi 1944, Abu Daud 9/156)

Wallahu 'alam
Back to UAS mettummbzh ~

(sumbernya taiz and zeigher, biar ga sesat, lebih lanjut baca ebook nya aja sendiri ya, bisa download di link di atas, atau minta ke aku hehe)

fenomena lidah mertua di ITB

Nama latinnya Sansevieria sp. Bisa dilihat di dekat koridor ketika masuk gerbang depan kampus ITB, dekat pos satpam.
Kasus ini saya jadikan bahan pembahasan dalam UTS mata kuliah Metoda Berpikir Kreatif.

 
Foto pertama (22 Mei) diambil jauh hari sebelum UAS diberikan. Di gambar itu bisa dilihat area kosong yang tidak lagi ditumbuhi Sansevieria. Sansevieria dikenal sebagai tanaman penyerap polutan, saya kurang tau alasan pastinya kenapa itu tanaman yang ditanam disana, mungkin juga karena dia termasuk tanaman yang kuat (?). Keberadaan sanse (disingkat ya, biar lebih akrab hehe) di situ sebenernya udah lama jadi perhatian saya. Kenapa? Karena saya termasuk orang yang suka motong lewat jalur itu! Awalnya cuma ikut-ikutan, supaya perjalanan lebih efisien (egois). Juga pada awalnya saya berpikir "ah ga akan kenapa-kenapa ini, toh jalannya juga ati-ati". Asalnya area kosong nya cuma sedikit, lama kelamaan orang-orang banyak yang lewat situ juga, jadi tanamannya lama kelamaan mati karena gangguan mekanis (langkah kaki).

Foto kedua (18 Oktober) nampaknya ITB sudah melakukan penanaman kembali. Kali ini, untuk melindungi si sanse, dipasanglah itu pita hitem-kuning! Bisa dilihat dengan jelas, sanse-sanse aman dari langkah-langkah kaki orang. Ckckck..

Nah, buat UTS ku cuma sampe sini ngebahasnya. Untuk menegakkan hak hidup si sanse, ternyata musti  pake pita kuning-item yang nyata keliatan kayanya. Tapi, indah gitu?

Lama kelamaan, mungkin ITB sudah merasa aman, markipot (mari kita copot) pitanya!
Eeeh, beberapa saat lalu (14 Desember) saya ambil gambarnya lagi, kondisinya udah ompong lagi..



malangnya nasibmu, sansee..

* * * * 
Pemilihan fenomena  sederhana ini bukan sekedar menyoroti kondisi tanaman saja, melainkan apakah dapat berkorelasi dengan sifat manusia dalam masalah kepedulian lingkungan serta menaati peraturan.
Diawali oleh rasa bersalah dan penasaran. hehe

Pada awalnya, mungkin orang pertama yang lewat situ sedang terburu-buru, berpikir "ah sekali-kali ga akan apa-apa". Tapi mungkin ada yang melihat dan terinspirasi, kemudian meniru. Atau mungkin tanpa pernah melihat pelakunya, langsung lewat situ karena liat kondisinya memang sudah hancur.

* * * *
Kalau dikorelasikan dengan bagaimana perilaku kita sehari hari, kita ga bisa dengan egois berpikir "ini hidup gue, terserah gue, urus aja diri lo sendiri". Karena bagaimanapun juga, yang kamu lakuin itu pasti punya dampaknya ke lingkungan. Ya, mungkin ga secara langsung sih, tapi setelah belajar ekologi saya percaya banget kita ini hidup itu saling memengaruhi satu sama lain.

Sebuah efek multiplikasi yang jelas. Efek multiplikasi buruk lebih tepatnya. berkali lipat juga mungkin dosanya.

Jadi, kalo mau bikin efek multiplikasi, bikinlah efek multiplikasi yang baik! :D
Yuk jah, lebih peduli sekitar!
Semoga bisa, aamiin..
         

tuntas, totalitas : don't give up!


Ga totalitas itu adalah sama ketika kamu lagi ngedownload film dari youtube.
Persen downloadnya lama-lama nambah kan ya? Anggaplah saya mau download film buat tugas ekologi yang durasinya 59 menit ato video lain, tentu  downloadnya jadi lumayan lama.

Di tengah jalan, tiba-tiba koneksi internet kamu terputus, entah itu terpaksa kamu putus karena koneksinya nge hang, atau memang dari sananya.

Walhasil proses download kamu berhenti, dan ga tuntas.
Film yang kamu download jadi ga full, ada sih sedikit, tapi kamu tetep harus ngulang dari awal, atau (kalo masih bisa) nerusin downloadnya.

Udah mah lama prosesnya, hasilnya ga maksimal juga.
Udah gitu downloadnya pake modem yang kuota nya terbatas lagi.

Bayangin juga kalo itu terjadi berkali kali
Habislah waktumu, kuota modemmu


__________________________________________
Kuota modem ibarat waktu hidup kamu di dunia, sangat terbatas.
Download film ibarat kerjaan atau amanah yang kamu pegang di dunia.

Ya rabb, sadar selama ini belum mencurahkan segala totalitas dan kerja dengan super tuntas, masih suka nunda dengan berbagai alasan, mudahkan ya Allah, mudahkaann.. >,<


* * *
jangan bilang "makanya pake yang unlimited ato jaringan ITB dong" yaa!
Hehe
 
* * *

"Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain." (94:7)

“Kemenangan abadi ada di akhir perjalanan. 
Maka celakalah mereka yang gugur dalam perjalanan tersebut..”
Muhammad Asy-Syafi’i
(from puteri-fadillah, via kurniawangunadi's tumblr)

Sunday, December 16, 2012

Kepala Keluarga Baru :D


Allahu Akbar!
mungkin bisa dibilang pada akhirnya kami lega.
setelah berbagai lika liku, 'perseteruan' mengenai siapa calon kepala al hayaat selanjutnya akhirnya menemukan jawaban.
Setelah hearing massa SITH yang dihadiri sekitar 40 orang pada jumat (14/12) lalu, ahad ini (16/12) musyawarah digelar dan mendapatkan hasil.
Ketiga calon :
(1) M. Irfan Hilmy Yusuf BM'10
(2) Herry Sabarudin BI '10
(3) Luhur BI '10

Insyallah hasil musyawarah adalah hasil yang terbaik. Bukan hal mudah menentukan siapa yang paling terbaik diantara yang terbaik.
Bisa dibilang, kehendak Allah mah ada aja. Salah satu calon (Irfan) tidak bisa hadir saat musyawarah karena sehari sebelumnya kakinya nyelup di kawah (92 derajat Celcius ._.) Si calon super sibuk ini jadi tidak bisa dipertimbangkan dalam musyawarah akhir. Irfan ini gaul kemana mana, ga bisa diem hehe

herry itu adek kelasku di sma 20! hehe. anaknya cerdas. gaul, doyan maen, dan paling loyal kalau kerja. supel dan gaul! Ide ide nya brilian :D

dan Luhur, sosok pemalu yang sederhana. terlihat pendiam, namun ternyata sangat suka bercerita. mudah bergaul sama siapapun. dan ternyata sempat jadi ketua rohis waktu SMA nya dulu. Sifat pemalunya ngingetin sama khalifah ustman yang pemalu. (yah mudah-mudahan bisa niru beliau ya luhur..)

Ah, kisah mereka super lah!

Ditambah korwat terpilih Shabrina Nida Al Husna (BM '10) yang shalihah, pinter ga ketulungan, aktif di keprofesian dan pengabdian masyarakat.

 * * *

Hari ini super! ditambah tim formatur yang semakin hari semakin antusias, kawan kawan 2010 lainnya yang insyaallah akan siap jadi tim, kawan kawan panitia pemilu al hayaat (al hayaat SITH 2011) yang superduper solid, kakak kakak kelas yang selalu hadir mendampingi, adik 2012 yang sudah menunjukkan kepeduliaannya pada kemajuan muslim SITH, dan tentu saja BPH 2009 yang tak pernah kenal lelah menebar kebaikan..

 * * *
Gimana ga optimis coba?

 * * *

Namun ini belum berakhir kawan, LPJ! --___--
UAS dulu deh hehe

superdupershock : salah nyatet jadwal!


Yah, lagi lagi :)

waktu adalah kehidupan.
Kejadian di hari kemarin menambah daftar renungan saya. Sebuah evaluasi mungkin, mengenai pemaknaan waktu.

Orang yang merasa akan hidup terus menerus akan santai dalam menjalani hidupnya. Terus berpikir bahwa masih ada hari esok. Bahwa kebaikan-kebaikannya direncanakannya untuk dilakukan nanti.
Dampaknya terlihat dari bagaimana ia menjalani kehidupannya. Terlalu santai.

Sampai suatu ketika ternyata ia keliru. Waktunya tak selapang yang ia pikirkan.
Semua yang direncanakan segera kandas, yang tersisa hanya napasnya yang terus terengah engah mengejar ketertinggalan.

_________________________
Ditulis karena pekan lalu sempat salah menulis jadwal ujian. Sudah jauh jauh hari saya menulis semua jadwal ujian saya. Seharusnya senin tanggal 10 (10/12), saya malah menulis nya hari rabu tanggal 12. Senin pagi saya bak kebakaran jenggot karena jam 9.15 ujiannya. Sehari sebelumnya ngerjain tugas presentasi mandiri yang sejatinya belum selesai juga walau udah seharian, ditambah tugas presentasi kelompok untuk mata kuliah yang sama. It's really something!
Allahu Akbar!  >,<

Tapi alhamdulillah badai sudah berlalu :)
Bersama kesulitan ada kemudahan..
____________
Di usia ini semakin harus belajar manajemen diri yang baik..
>,<

Thursday, December 13, 2012

Nonton dan DIskusi Sistem Pendidikan Finlandia "The Finland Phenomenon"

http://commonroom.info/2012/pemutaran-dan-diskusi-film-the-finland-phenomenon-rabu-12-desember-2012/
MENCERAHKAN! :D

nanti ya ceritanya hehe

Table manner training


on the table (copyright photo by Destry nurfitri arisandi)

training table (copyright by destry nurfitri arisandi)

flower boquet (copyright photo by destry nurfitri arisandi)

Cukup tercengang melihat di papan pengumuman adanya pelatihan "table manner" bagi mahasiswa SITH ITB. Yang saya tahu, table manner itu semacam tata cara makan resmi yang diakui secara internasional dengan seperangkat alat makan yang banyak, makanan berurutan yang tersajikan, serta etika etika tertentu yang agaknya membuat sedikit pegal.

Bukan maksud ingin berlebih-lebihan, tapi tak ada salahnya untuk tahu dan mengalami bagaimana rasanya, kan?

* * * * * *

Bertempat di grand ballroom hotel Aston pasteur, Senin (10/12/12) lalu mahasiswa SITH (khususnya tingkat akhir) mengikuti pelatihan. Iseng banget ya, fakultas ngadain acara begini? Hehe. Jadi tujuan sebenarnya adalah agar setidaknya anak-anak tahu bagaimana tata cara makan yang berlaku di internasional. Poinnya pada etika dan bagaimana kita menjaga sikap. 

Awalnya ada semacam tour hotel, setelah itu baru masuk ke training. Begini ini nih table set up nya kurang lebih, segala garpu ada, segala pisau ada. yang harus diperhatiin bahwa semua punya kegunaan berbeda, jadi musti dipelajari satu-satu.


Intinya sih makanan akan tersaji dalam 4 tahap:
1. appetizer
2.  soup
3. main course
4. dessert
mengawalinya, mulai dari alat makan yang posisinya terluar.

Nah, penasaran kan makanan-makanan apa aja yang disajikan?
1. Bread
Yap, roti! disajikan paling awal. mungkin semacam cemilan. Eit! ternyata makannya gabisa langsung. Disitu disediakan pisau dan butter. Pertama colekkan pisau ke butter, simpan di pisin. Ambil rotinya, potek roti seukuran yang akan dimakan, sisanya disimpan lagi ke pisin. potek-an roti dioles dengan pisau yang sudah di colek butter. baru bisa makan. Dan begitulah seterusnya, siklus berulang. (agak kurang efisien dan memakan waktu ya hehe. padahal kan tinggal olas oles, gigit deh! tapi itulah yang kemarin diajarkan.)
bread (copyright photo by Destry nurfitri arisandi)

2. Appetizer
Ini dia makanan pembukanya. Tidak terlalu kuat rasanya, bertujuan untuk menggugah selera makan, alat bantunya pake pisau dan garpu. Yah begitulah cara makannya. buahnya mudah dimakan karena udah dipotong. "mangkok" nya itu yang susah dipotong. (masalahnya emang ga boleh diambil langsung pake tangan). nikmati saja.
fruit salad with tortilla (copyright photo by hajah)
3.  Soup
cream soup! biasa disajikan dengan roti kering. nah ini makannya pake sendok yang di sebelah kanannya pisau itu loh. nyendokinnya dari arah dalem ke luar. dan inget, makanan yang nyamperin mulut, bukan kepala yang nyemperin makanan. srupuuttt!
Mushroom cream soup (copyright photo by destry nurfitri arisandi)
berhubung udah jam 4 dan kami belum pada shalat ashar, acara di break dulu sekitar 15-20 menit. alhamdulillah

4. Main course
Mungkin ini yang paling ditunggu-tunggu.. diawali dengan demo masak daging oleh chef (lupa namanya). diberi penjelasan tentang tingkat kematangan daging, jenis daging dll. aromanya udah kerasa banget. tadaa! Nah ini makannya pake pisau di tangan kanan dan garpu di tangan kiri. Harus diingat bahwa makan harus dengan tangan kanan, jadi dagingnya bisa dipotong dulu kecil-kecil, lalu pindahkan garpu ke tangan kanan, lalu makan dengan tangan kanan. :9
well-done tenderloin steak (copyright photo by destry nurfitri arisandi)
5. Dessert
Yummy, semakin kenyang disini, tapi dessertnya sudah datang. :9
so sweet blueberry cake (copyright photo by destry nurfitri arisandi)

 dan sedikit tambahan, karena kami semeja sama tonton dan teguh yang dapet coffee latte gratis,
blueberry coffee latte (copyright photo by hajah)


* * * *

Terlepas dari segala aturan dan etika yang diberlakukan di table manner, sebetulnya memang poinnya adalah pada etika/adab dalam makan yang baik. Materi table manner bisa lah ya kalau mau dicari. Sejatinya islam juga telah mengajarkan semua hal baik tersebut. Sebelum mulai training ini, salah satu sahabat saya mengingatkan untuk beberapa hal
1. mengawali dengan bismillah
2. makan dengan tangan kanan
3. makanan dihabiskan, jangan mubadzir
4. ingat waktu shalat

sedikit menambahkan, makannya duduk.
Jadi table manner menurut saya bisa dilakukan, adabnya baik kok. hanya kalau dengar sejarahnya katanya dari jaman raja louis (lupa keberapa) yang melakukannya dengan foya-foya yang tidak disetujui rakyatnya, apa kita mau ikut landasan yang itu?
cukuplah makan sebagai sebaik-baik muslim, dan meyakini bahwa kita memang diperintahkan Allah untuk menjaga adab makan kita.

semoga ada hikmahnya.
by the way, jadi laper? :)

Sunday, December 9, 2012

yang terendah dalam bersaudara


Seseorang telah menyatakan, bahwa tingkatan terendah dalam bersaudara adalah engkau ridha padanya. Bahwa engkau berprasangka baik padanya.
Kini semakin kusadar, bahwa ada dari diri kita yang memang tak bisa diungkapkan. Dan saat itu terjadi, mungkin satu-satunya hal yang kau harapkan dari saudaramu adalah prasangka yang baik padamu
Jumat, 7 Desember 2012
 
Ya, ada suatu masa dimana saudaramu diam tak bersuara, gelisah dalam hatinya, hanya berharap bahwa dirimu tidak berpikiran negatif sedikitpun tentangnya, bagaimanapun buruk tingkahnya di luar. 

"kalau ada sesuatu dengan saudaramu, cari 77 alasan untuk berbaik sangka. kalau semuanya tetap tidak masuk akal juga, berarti yakinlah bahwa ia punya suatu alasan yang memang tidak kita ketahui."
-Salim A. FIllah

Thursday, November 29, 2012

belum resmi masuk 'geng motor'


Bismillah
Tak terasa sudah 1 minggu saya tergabung dalam geng motor. Ternyata ga kalah seru sama di angkot.

Iya, bukan 'geng motor' beneran, ceritanya karena ada satu lain hal, saya kemana-mana jadi bisa pake motor buat ngampus.

Pengalaman pertama parkir di kampus, masih kikuk. Bingung musti masuk lewat mana, ambil tiket parkir gimana, bayar parkir gimana, markir gimana, dll.
Cukup sudah lah membuat efek domino dari rentetan motor karena secuil senggolan motor saya. (maaaaf banget ga bisa minta maaf langsung sama empunya motor). Alhamdulillahnya ada mas-mas baik yang mau bantuin saya ngembaliin semua motor ke posisi normal.

Di hari lain saya ngga bisa ngeluarin motor karena mepet banget sama motor sebelah. Datanglah si kak adib (kakak taplok PROKM 44, yang kayanya udah lupa sama saya hehe) ngebantu ngeluarin motor. Alhamdulillah, pokonya selalu ada yang bantu.

Saat nyetir, ternyata banyak banget yang saya pikirin. Seolah pengen mengaitkan dan mencari analogi dari mengendarai motor dengan kehidupan real. hehe

BELUM JAGO KALO BELUM PERNAH JATOH
Satu hal, sebelum benar-benar naik motor di jalanan raya sendiri ini, saya pernah berpikir bahwa:
"Belum terbukti jago namanya, kalo belum pernah jatoh dari motor!"
Pas saya bilang gitu saya dibilang aneh sama kakak saya. Padahal bener loh menurutku, maksudnya, kita tuh bener-bener nguasain kalo udah makan asam garam jatuh dari motor, karena udah ngerasain gimana rasanya jatuh itu.
Aneh sih, tapi ya saya pernah mikir gitu hehe.
Terus dikasi jatoh deh sama Allah, gara gara pas ngebut di jalanan, ada motor di depan hampir kutabrak, ngerem, ujan, licin, gubrag.
*ehem* pelajaran aja, setidaknya jadi bener-bener ngerti arti "Hujan, awas licin" itu apa.

KAMU BISA MATI KAPAN AJA
Serius, ngendarain motor itu butuh konsentrasi full. Meleng dikit bisa bahaya, jalanan rusak juga bisa jadi sumber bahaya.
Entah kenapa dengan helm bertengger di kepala, saya selalu jadi kepengen nyanyi. Pas  saya nyanyi (kadang lagunya aneh-aneh). Sedetik kemudian saya terlintas "kalo saya kecelakaan sekarang, terus kondisi akhir saya lagi nyanyi ga jelas kaya gitu, gmn? Hiiiiy!
Akhirnya saya ganti senandung lain yang biasanya lebih bikin insyaf dan inget mati. Karena bener deh,  celaka bisa dateng dari mana saja.

KALO PUNYA SALAH, PASTI GA AKAN TENANG
Yak, saya belum resmi. Semua perangkat lengkap dan saya tertib lalu lintas kecuali yang satu itu. Selalu nga-deg-deg kalo liat yang ijo-ijo-stabilo. Mo segimana pura-pura tenang tetep aja ga bisa. Kalo ditilang, sudahlah, tak bisa bela diri, memang dalam posisi bersalah. Paling nangis kaya waktu itu -_-
Yang parah, nantinya alarm deg-deg saya bisa mati rasa kalo kesalahan ini saya lanjutin terus.

SIKAPMU HARUS JELAS, NGGA BOLEH ASA ASA
Kerasa banget kalo ada mobil di depan kita yang arah geraknya ga jelas. Kanan ngga, kiri ngga. Karagok. Berkendara juga harus punya sikap.
Saya kadang suka jalan di tengah, makanya sering di klakson.



Lama juga ngga nulis, mungkin ini pemanasan dulu.
Lagi banyak banget yang dipikirin hehe
:)

Thursday, November 15, 2012

Idul Adha Tahun Ini (1433 H, 2012)


Atas ki-ka : T' intan, oeloen, adam, diba, farid. Bawah ki-ka : Saya, Debi, Shegi, gendhis, ipal




Judulnya Idul Adha, tapi diawali dengan foto beberapa dari kami. Bukan Kami yang diqurbanin kok hehe :)
 Idul adha tahun ini saya kembali ke Masjid Tercinta di dekat Rumah, masjid Al-Muhajirin, Margahayu Raya. Tahun ini sapinya mencapai 17, dan kambing (kalau ngga salah) 40an.
Cukup makmur bukan? Alhamdulillah.
Kami anak-anak seperti biasa bertugas membantu pencacahan, penimbangan, pembungkusan dll. Kali ini lebih ramai dari biasanya. Dan dengan jumlah hewan sebanyak itu, prosesnya bisa dibilang cepat.

Salah satu yang saya selalu soroti ketika membagikan daging qurban disini, banyak sekali warga yang mengantri dengan sangat berdesakan. Tidak sedikit juga yang datang dengan dandanan bak akan ke undangan. Mekanisme penjatahannya adalah dengan kupon dan di cap. Mereka harus menunggu di luar pagar, kemudian perlahan beberapa orang dimasukkan ke dalam halaman masjid. Entah kenapa saya selalu miris, terkesan sangat agresif. Beberapa harus dicurigai karena mengantri 2 kali, ingin lebih, takut kehabisan.
Kondisi para pengantri daging qurban di luar masjid. (Captured by : Hidayat Sudrajat, 2012
Saya belum tau, sebenarnya mekanisme pembagian daging qurban itu seperti apa seharusnya ya?

 * * * * * *

Nah ini kalo Qurban di kampus saya, tepatnya di Fakultas SITH ITB
Alhamdulillah respon kawan-kawan sangat luar biasa, dan waktu acara masak-makan-makannya, responnya lebih luar biasa (hehe)
Panitianya super, massa SITH juga super ! :D


Semoga segera bisa berqurban sendiri :)

manusia perak di dago


miftah (bisnis-jabar)
Bismillah..
Berkali kali liat manusia perak di sepanjang jalan dago dalam perjalanan pulang. Sepanjang tubuhnya memang dicat perak, dan yang saya wawancarai hanya memakai celana pendek tanpa baju, membawa kardus bertuliskan Peduli Yatim Piatu. Biasanya Cuma kepo-kepo aja curi-lirik diem diem ngeliatin.

Kemarin beda! Berkesempatan untuk ngobrol face to face! Hihi. Reporter-wannabe. Dia  duduk di angkot yang saya tumpangi.

Ternyata mereka mahasiswa peduli anak Yatim Piatu dari STSI. STSI itu Sekolah Tinggi Seni Indonesia, letaknya di jalan buah batu (biasa saya lewati waktu masa-masa SMP dulu). Dasar mahasiswa seniman kreatif, kegiatan amalnya juga ngga biasa :) Dan mereka tetep kuliah loh.

Saya ngga ngobrol banyak sih, katanya hasilnya disumbangkan ke anak yatim piatu di daerah dekat Hotel Horison (kurang tau tepatnya).

Terus saya tanya tentang cat perak di badannya, katanya aman ko, pake body painting gitu dengan suatu campuran tertentu. (Iya juga ya, ko saya pikir di piloks -_- hehe)

******
browsing browsing ternyata mereka menamai dirinya Komunitas Silver Peduli.
Yah terlepas dari bagaimanapun caranya, asal halal dan berkah.
Sumber foto disini bisnis-jabar
Soalnya saya lupa ngga ambil foto hehe

Tuesday, November 13, 2012

takut ngebangunin (kulap story)

Bismillah..
Cuplikan kisah lama, dalam perjalanan pulang dari kulap (kuliah lapangan).  Saya lupa persisnya, entah kulap proeko atau kulap biper. (maap lupa hehe..)

Pagi itu di keheningan dan kelelapan tidur kami, kami dibangunkan. Bus yang dingin ber-AC ini berhenti di sebuah tempat perhentian. Sedikit untuk melepas lelah, mencuci muka serta mengambil wudhu untuk persiapan shalat subuh yang masih 1 jam lagi.

Setelah selesai kami kembali ke bus dan melanjutkan perjalanan. Sambil terkantuk kantuk, dikasih bangun sama Allah (tumben bisa bangun), ternyata waktu sudah menunjukkan waktu shalat subuh. Saya bangunin temen sebangku dan karena tadi sudah wudhu, saya solat aja seperti biasa (padahal kalo ngga salah sebelumnya sempet ketiduran -_- batal ga ya? Semoga ngga Ya Allah ._.)

Sebelum shalat saya sempatkan lihat kondisi para penghuni bus yang hening (kebanyakan pada tidur saking capeknya), sempat terpikir untuk membangunkan teman-teman, supaya pada bangun untuk bisa shalat subuh, tapi saya takut, takut mengganggu teman-teman yang lagi capek banget. Akhirnya saya urungkan niat, shalat sendiri, dan tanpa sadar sudah tidur lagi.

Mata saya kemudian terbuka, matahari terik sudah menusuk. Dan saya tidak tahu  apakah teman-teman saya sempat bangun semua untuk solat subuh tadi pagi?

* * * * *

Bulan ramadhan lalu, saya berkesempatan bekerja bareng teman saya dalam sebuah acara buka bersama himpunan. Sampai pada suatu perbincangan, dia cerita :
X : E"h jah, tau gak? Pas kulap kemarin itu, yang pas di bus itu, aku ga solat subuh loh jah, ketiduran capek bangeet, ngga ada yang kebangun dan ngebangunin juga.. Sedih banget.."
H : . . . . . . . . . .

Ah Sahabatku, saat itu aku bangun dan seharusnya bisa membangunkan kalian..
 

* * * * *

Salah satu hal yang benar-benar disesali, dan sampai kapanpun sepertinya tidak akan saya lupakan. Terbukti bahwa memang kita itu ada untuk saling mengingatkan.  Terkadang saya ragu-ragu dalam mengajak kebaikan, ketakutan tak beralasan yang mengindikasikan belum kokohnya 'sesuatu' di dalam diri ini.

Padahal solat udah jelas wajib gitu, tapi saya sama sekali ga ada usaha buat ngebangunin temen-temen. Bikin kegaduhan kek, ato bangunin pake cara apa kek, atau apa lah gitu yang penting temen-temen bisa bangun. Padahal kita diperintahkan untuk menyampaikan, mengusahakan, perkara teman kita bisa bangun atau enggak itu lain hal kalo kita udah sekuat tenaga.

Tadinya ini akan saya pendam terus, mungkin hanya akan saya ceritakan pada teman- teman seangkatan saya di akhir kelulusan nanti, atau momen tertentu saja, atau bahkan tidak sama sekali. Tapi saya pikir, hal semacam ini mungkin akan sering terjadi dalam kehidupan teman-teman lainnya. Setidaknya dengan adanya cerita ini dapat diambil hikmahnya.
Maafin saya yang belum berani ini..

"Teman2 karib pada hari itu saling bermusuhan satu sama lain kecuali mereka yang bertakwa" ( 43:67)
"Sungguh manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran." (103:2-3)


* * * *

Untuk siapapun yang masih sering ragu dalam kebenaran,
Untuk teman-teman yang mencintai sahabat-sahabatnya,
Untuk yang suka bepergian jauh,
Untuk yang akan melalui kuliah lapangan,
Tulisan ini dipersembahkan :')

Selasa, 13 November 2012