Thursday, June 1, 2017

Day 1 : Komunikasi Produktif [Level 1]

Bismillahirrahmaanirrahim

Alhamdulillah

Hari pertama tantangan Komunikasi Produktif dimulai hari ini, tanggal 1 Juni 2017. Bertepatan dengan hari kesaktian pancasila, semoga sakti juga jurus-jurus yang saya lancarkan hehe.

KOMUNIKASI DENGAN PASANGAN
Sedikit terlambat, kami bangun pukul 1 pagi untuk shalat karena malamnya ketiduran. Saya meminta waktu sedikit pada suami untuk memilih kaidah mana yang perlu saya latih pertama kali.


Dari 5 kaidah yang ada, suami saya menunjuk kaidah kedua yang berbunyi "CHOOSE THE RIGHT TIME". Yap, tepat sekali seperti apa yang saya perkirakan. Itu memang problem saya. Saya pun menanyakan waktu yang baginya cocok untuk berdiskusi yang agak serius. Beliau masih bingung menentukannya karena saya tembak mendadak, namun dengan berbagai pertimbangan akhirnya dipilihlah : Selasa dan Kamis pukul 3.00-3.30 pagi dan 5.30-6.30.

Biarpun saya merasa itu sedikit (hehe) tapi cukup, yang penting sudah ada kesepakatan. Saya pun mengingatkan bahwa hari ini adalah hari kamis, "Jadi  mulai hari ini dong ya? Hihi". Lalu beliau menjawab kaget "hah, apaaah hari inii?" Jreng jreng. Beliau pun bilang, "iya mumpung libur, mau diagendain ngobrol sama ayang, pas dede di titipin ke ema ya, sekitar jam 10-12. Hari ini mau belajar dan Mau ngerjain tugas proyek juga."

Oke. Setelah itu Beliau pun minta ijin untuk melanjutkan tidurnya, sementara saya melakukan hal lain. Singkat cerita, setelah menyelesaikan tergetan tilawah pagi bulan ramadhan, sekitar pukul 6-9 kami sama sama tertidur karena bangun terlalu pagi. Hehe

Saya, suami, dan haidar bangun tidur lalu mandi. Saya sih ngga mandi dulu, langsung ke pasar buat belanja. Saya mengkomunikasikan pada beliau untuk tidak menunggu saya pulang dari pasar, daripada lama lebih baik mengerjakan yang perlu dikerjakan dulu.

Dengan segala drama akhirnya kami baru mulai siang hari. Beliau segera menggendong haidar dan membawanya ke ema dan aki uyut nya. Rumahnya dekat dan kami memang terbiasa seperti itu, karena ema dan aki uyut nya "protes" kalau sehari saja haidar ngga main disana.
Saya melihat, wah ayah sigap nih. Mau rapat harus enak diliat, saya udah mandi dan dandan ondel ondel dikit hehe.



Tibalah waktunya berbincang.
Tapi satu sama lain bingung apa yang mau dibicarakan. Ketawa ketiwi Saling menyuruh lawan bicaranya ngomong. Jujur di kepala saya saat itu ngga ada pikiran apa-apa, yang saya tahu, saya hanya menyiapkan diri mendengar karena ayah mau ngomong. Ternyata si ayah bingung juga mau ngomongin apa. Haha.


Kurang lebih 15 menit kami awkward seperti itu, tapi alhamdulillah gajebo juga nyenengin. Insyaallah pahala ya.
Akhirnya saya minta beliau baca dulu aja tulisan Day 0 saya yang kemarin, supaya tahu dan bisa kroscek mana yang bener mana yang kurang tepat. Hasilnya kurang lebih sesuai.

Setelah itu kami masih bingung mau ngomongin apa. Haha. Tapi akhirnya kami sama-sama nonton video-video singkat nya ust hanan, dan sesi mentoring dari suami tentang ibadah.


Video yang pertama kami tonton berjudul "Be Like Khadijah", bukan karena apa-apa, hanya karena posisi file nya ada di paling atas. Setelah menonton, saya menanyakan pendapat beliau, beliau pun menanyakan pendapat saya tentang video itu. Eeh, saya malah nangis cirambay :"))) Ngerasa jauuuuh banget dari Bunda Khadijah. Dari situ obrolan semakin sosweet dari hati ke hati. Alhamdulillah.



KOMUNIKASI DENGAN ANAK
Haidar masih berusia 21 bulan, problem utama saya masih seputar pengendalian emosi. Karena hari ini saya dan suami lagi so sweet, jadi ngga ada kejadian luar biasa yang bikin saya lepas emosi sama haidar. Happy mom, happy kids :)


#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#KuliahBunSayIIP
#GameLevel1
#BunsayBatch2

#30dwc #30dwcjilid6 #30dwchajah #day16

No comments:

Post a Comment