Sunday, June 3, 2012

Analogi Si Kulit Martabak : Fokus

Manusia terkadang serakah, banyak maunya, ingin semuanya bisa.
Padahal jelas bahwa sesuatu yang setengah-setengah, hasilnya tidak akan satu, bahkan harus bekerja dua kali. Sedangkan waktu yang kita miliki menuntut sebuah efisiensi dan efektifitas dalam menjalaninya.

Dari sekian banyak hal yang kita inginkan terjadi dalam hidup kita, atau yang kita inginkan untuk kita kuasai, pada dasarnya kita harus tetap berfokus pada satu hal.

image source : http://artikelkedokteran.net/foto/martabak+manis.htm

Seperti kulit martabak.
Dengan volume adonan yang sama, kulit martabak yang akan dibuat sangat lebar hasilnya pasti akan tipis. Dengan topping yang kita taburi di atasnya, semakin banyak yang kita taburkan, ketika martabak harus diangkat, besar kemungkinan kulitnya akan sobek.
Lain dengan kulit martabak yang dibuat proporsional, tidak terlalu meluas, hasilnya akan lebih tebal dan kuat. Topping yang kita taburi akan sesuai dengan ukuran kulit martabaknya. Dan ketika martabak harus diangkat, kulitnya akan lebih cukup kuat dengan isinya, tidak mudah sobek.

Begitulah kisah si kulit martabak

*  *  *
 inspirasi dari MTGW

Kamar,
28 mei 2012

No comments:

Post a Comment