Wednesday, July 12, 2017

Kata Ajaib : Mengajarkan Balita Sopan Santun

"Bunda, tooo.. long..",
"Kaciiiih.."
"Maaa..aap"
Itulah kata-kata yang diucapkan anakku, haidar (22m).

Saya selalu jadi bertambah gemas pada haidar, saat dia menirukan saya mengatakan kata-kata itu. Hehe

Saya mempercayai manfaat mengatakan 3 kalimat ajaib itu (terimakasih, tolong dan maaf), maka saya pun berusaha membiasakannya pada anak saya yang masih berusia dini.

Kata-kata itu nampak sangat sepele, namun akan sangat kita rasakan keajaibannya. Disaat seseorang mengucapkan kata-kata itu pada kita, biasanya otomatis pembicaraan akan berjalan baik, sedangkan di waktu lainnya, bila seseorang tak mengucapkan sepotong kata itu pada kita, mungkin darah kita bisa naik seketika.

Kata-kata ajaib itu terlihat sepele, tapi kalau dipraktekkan insyaallah membuat anak-anak kita lebih sopan. Ada konsep yang tidak sederhana dari kata-kata itu.

Layaknya sebuah spons, otak bayi menyerap semua hal dari sekitarnya. Maka pada usia tertentu mungkin ia masih sekedar meniru tanpa memahami betul maknanya, dan ketika beranjak lebih besar ia akan memahami maknanya.

TERIMAKASIH
Bersyukur pada manusia, salah satu tanda bersyukur pada Allah.
Sependek pengalaman saya, diantara tiga kata itu, kata "terimakasih"lah yang paling mudah diajarkan. Ketika sang anak diberi sesuatu dari oranglain, sang anak diminta berucap terimakasih pada sang pemberi, sembari mengucap syukur "alhamdulillah" kepada Allah. Dalam perjalanannya, ada masa-masa dimana anak lupa, atau menolak mengucap kata itu, wajar. Namun sebagai orangtua, kita harus memegang betul prinsipnya, serta tak patah arang untuk selalu mengingatkan dan menuntunnya.

TOLONG
Ada perbedaan ketika kita menyuruh seseorang melakukan apa yang kita minta dengan cara yang baik, dan dengan cara yang kurang baik. Dengan menggunakan kata tolong, orang yang kita minta bantuannya akan merasa lebih dihargai. Menurut saya ini berlaku pada semua kalangan. Entah dari yang secara kedudukan lebih tinggi atau lebih tua, sesama, maupun sebaliknya.

Sebuah pengingat bagi saya pribadi. Saya akan selalu menggunakan kata ini sekalipun saya sedang menyuruh anak saya nantinya. Karena kalau saya tidak menggunakan kata "tolong" ini nantinya, buat apa saya mengajarkan anak saya sejak bayi?

Dalam penerapannya, haidar masih harus diingatkan untuk mengucapkan kata "tolong" ini, tentu saja. Namanya anak kecil, belum mengerti hak dan kewajiban setiap orang, jadi masih semaunya, wajar.

MAAF
Dalam hidup, kita mungkin menyakiti orang lain. Sadar bahwa kita punya potensi menyakiti orang lain, akan membuat kita lebih berhati-hati dalam bersikap dan berkata-kata. Anak harus paham bahwa ketika kita menyakiti orang (sengaja maupun tidak), kita harus memperbaikinya. Dengan kata "maaf", hati akan saling terbuka.

Saya membiasakan untuk meminta maaf duluan pada haidar dengan mengatakannya. Namanya ibu-ibu, diusahakan menjaga lisan pun terkadang masih ada saja intonasi atau kata-kata yang menyakiti anak. Pun ketika anak yang memang salah, tempatkan bahwa mereka masih kecil dan belum memahami.

Biasanya setelah saya meminta maaf duluan, haidar saya bimbing untuk mengucapkan maaf pada saya. Awalnya agak sulit, tapi lama kelamaan bisa. Tanpa orangtuanya yang meminta maaf duluan, akan sulit anak belajar meminta maaf dengan tulus.

Akhir kata, anak adalah peniru yang baik. Maka model yang ditiru ya orangtua dan orang-orang sekitar. Mari biasakan mencontohkan hal-hal yang baik ya. Bismillah, semangat!

* * *

"Please" makes grown-ups much more willing to help your toddler or to give her something she wants.

"Thank you" pleases grown-ups by letting them know that your toddler likes what they have given her or done for her—and makes them even more willing to do more favors in the future.

"Excuse me" or "Pardon me" allows your child to get the attention of an adult who is having a conversation or is otherwise absorbed in something other than the child herself; also has the power to move adults who are blocking your toddler's way or to win forgiveness from someone she bumps into.

"I'm sorry" perhaps the most magical of all, because it actually helps to fix hurts, whether your child has injured someone by accident or on purpose.

(https://www.familyeducation.com/life/manners/magic-words-teaching-your-toddler-manners)

* * *

Rabu, 12 Juli 2017
Hajah Sofyamarwa R

#30dwc #30dwcjilid7 #30dwchajah #day7

No comments:

Post a Comment