Monday, September 23, 2013

Jempol sakti si tukang jarkom

Yaa ini mungkin hanya sebuah cerita konyol mengenai diri saya, namun saya berharap masih ada kebaikan di dalamnya, sehingga yang membaca dapat menyerap manfaatnya.

Bismillah..
Awal karir saya (halah) sebagai penjarkom dimulai di KRIMA, sebuah organisasi remaja masjid di RW saya, yang saya ikuti sejak saya di bangku SMP kelas 3. Kalau dihitung-hitung hingga saat ini, berarti hampir 8  tahun saya tetap berada di sana. WOW 8 tahun!

Saya lupa, dengan HP jenis apa saya menjarkom teman-teman KRIMA. Yang pasti, belum ada fasilitas grouping, yang mengharuskan saya meng-klik nama mereka satu persatu. Ya, saat itu mungkin hanya sekitar 40 orang yang harus dijarkom, dan dalam sepekan bisa 3 kali jarkom untuk kumpul dan olahraga (plus ngeliwet dll hehe)

Tak lama, fasilitas kirim ke group mulai ada, tapi HP saya masih belum bisa. Sempat terpikir, mengapa tidak dijarkom sama teman yang hapenya lebih canggih? Tapi pikiran itu tak lama, karena kau tahu, SAYA BEGITU MENIKMATI TUGAS SAYA SEBAGAI TUKANG JARKOM :D

Saya tau mungkin sebagian menganggap saya lebay hehe. Mungkin sebagian lagi menganggap "biasa aja kalee, nge sms in info doang". Tapi tidak bagi saya, dan ini dia alasan kenapa saya begitu  menikmati tugas itu :
1. Kalau tidak salah saat itu saya bertugas juga sebagai PJ kumpul krima yang mengorganize agenda-agenda kumpul,  jadi kuantitas orang yang akan datang begitu saya nantikan.  Memastikan pemateri merasa nyaman dengan anak-anak yang banyak, antusias dan semangat adalah salah satu kepuasan saya hehe.
2. isi SMS nya bisa saya karang-karang sendiri. Itung-itung belajar marketing dengan mikirin isi sms yang menarik. (mungkin Temen-temen masih pada inget sms alay dan kampring saya?? Hehe B-) )
3. Batin saya tenang (halah) karena merasa sudah menginfokan kabar gembira (agenda kumpul) pada seluruh teman2.
4. Mendapatkan respon bermacam-macam dari teman-teman yang membalas. Jadi tahu kabar mereka, apa alasan mereka yang lagi ngga bisa kumpul.
5. Konsekuensi harus ngebalesin merupakan hal yang justru saya senangi :D

Memang, hanya bermodalkan HP dan pulsa semua bisa dengan mudah berjalan, namun saya pikir dibutuhkan keistiqomahan, inisiatif dan ketidak-cepat-lupaan (?) tingkat  tinggi. Karena terkadang sebagai tukang jarkom kita juga manusia (yaiyaa), kita juga punya banyak peer, tugas2, agenda main (?), rasa malas, dan lupa. Menjarkom mungkin jadi aktivitas yang membuang waktu kita,  tapi skrg teknologi udah makin canggih, sms per group udah ada, sarana lain juga banyak. Masya Allah, semakin mudah!

Jadi plisssss, teman-teman yang punya amanah menjadi penjarkom, hayatilah dengan sungguh-sungguh. Percayalah bahwa teman-teman kita sangat menantikan kabar dari jarkoman-jarkoman kita meskipun alay dan kampring seperti apapun. Percayalah meskipun banyak yang tidak menggubris sms kita, akan merasa ada yang kurang bila sms jarkom kita ada yang miss 1 saja. Percayalah bahwa setiap gerakan jempol-jempol sakti kita, dengan niat yang tulus karena Allah, akan bernilai pahala di sisi-Nya..

Sekecil apapun yang kamu lakuin, berarti banyak.
Karena bukan tanpa alasan kita hadir disini,
Dan kita ngga tau, amalan kita yang mana yang akan menyelamatkan kita.

SEMANGAT "THE JEMPOLERS TUKANG JARKOOOOM"!

*mulai alay lagi -_-*



Barangsiapa menyeru orang lain kepada petunjuk (kebenaran), maka ia memperoleh pahala seperti pahala orang-orang yang mengikuti seruannya dengan tidak mengurangi pahala mereka sedikit pun. Dan barangsiapa menyeru orang lain kepada kesesatan, maka ia memperoleh dosa sebanyak dosa orang-orang yang melakukannya dengan tidak mengurangi dosa mereka sedikit pun.
(HR. Muslim)

1 comment: