Saturday, February 4, 2012

hari ini adalah harimu


Apalah gunanya terus meratapi yang sudah berlalu
Yang sudah berlalu tak mungkin kembali, bagaimanapun usaha mu melakukannya.
Kupikir mungkin ada kenikmatan tersendiri ketika dalam kondisi buruk kau terus meratap, menangisi kelemahan diri, mencari cari berbagai alasan.
Aku tahu bahwa ini memang sedang terjadi, dan tak mudah untuk berpura-pura dalam keadaan yang baik.
Namun kau tahu kan dampaknya?
Ya, kau terus berada dalam masa lampau, dan tak berani bermimpi untuk kehidupanmu hari esok, bahkan hari ini.

Hari ini adalah harimu
Sebuah ungkapan yang kudapatkan dari buku Laa Tahzan yang berbicara mengenai waktu lampau, waktu sekarang dan waktu yang akan datang.

Aku tidak akan pernah menangisi masa lalu ku, biarlah ia tenggelam menjadi sebuah kenangan, yang nanti nya akan menjadi pelajaran bagi siapa saja.  Dan kau tak akan melihatku termenung sedikitpun tentangmu.
 
Dan masa depan, Kau adalah suatu kegaiban. Hal yang belum pasti ada!
Aku tak akan menyiksa diriku dengan mengkhawatirkan masa depan secara berlebihan.  
Karena esok belum tentu ada! Dan mungkin saja besok tidak ada sesuatu.

Aku hidup hari ini,
Dengan segala kenikmatan yang telah Allah berikan.
Dan karena aku hanya hidup hari ini, maka aku akan melakukan segala hal dengan sebaik-baiknya, melempar senyum kepada setiap orang, menolong yang jatuh, bersikap baik, bersungguh sungguh, tidak berputus asa, merapikan kamarku, menyelesaikan tugasku, menghubungi orangtuaku dan sahabat-sahabatku untuk bilang betapa aku mencintai mereka.


4 Februari 2012
18:01
406

No comments:

Post a Comment