Thursday, May 5, 2011

orang asing terombang ambing

(saya kasih judulnya lebay sih)

Ba'da magrib itu saya mampir ke Masjid salman dulu buat ketemu sama temen, sekitar jam 18.30 kamudian saya bergerak pulang naik angkot kelapa dago dari depan boromeus.
Eh diangkot ketemua acha marsha temen SMP yang sekarang kuliah di ITB juga, jurusan arsitektur. trus ngobrol-ngobrol kaya biasa.
ternyata di angkot itu ada beberapa orang dari malaysia yang ketawa-ketawa saat lihat angkot itu penuh to the max.
mereka tanya sama acha pake bahasa inggris:

(sudah ditranslate)
Turis malaysia (TM) :"Biasanya angkot ini memang sampai sepenuh ini ya? berapa orang?"
Acha (A) : "bisa sampai 14 orang, mas"

saya ngga tau sih, mungkin bagi mereka angkot sekecil itu kalo diisi 14 orang kayanya kepenuhan banget.

singkat cerita turun lah kami di jalan riau, untuk naik angkot margahayu-ledeng.
ternyata mereka juga turun di situ.

trus mereka nanya lagi:
TM : "excuse me.."
saya dan Acha : "ya?"
TM : "kalo ke the summit jalannya lurus terus saja?"
saya dan acha kontan menjawab : "yes"
kemudian pergi, jalan duluan.

Nah, apa sih yang sebetulnya mau saya bilang? (daritadi ko kesannya ga penting banget ceritanya hehe)

Kalau kalian bayangin jalan antara BIP sampai The Summit banda, itu emang jalannya lurus doang, tinggal ikutin jalan aja. Yang jadi masalah adalah sebetulnya perjalanannya aga jauh kalo jalan.
itu yang ga kami bilang ke mereka.
sbetulnya sempet mau bilang sih
"Madam", atau "sir" blablabla gitu
tapi ragu-ragu

pas saya dapet angkot margahayu dan lihat mereka kebingungan di jalan yang tak kunjung sampai, saya nyesel..


huhu
maksudnya, ya kasian aja sih,
seharusnya ya saya kasih info "how to get there, by foot ato by car"

kasian sama turisnya..
maaf ya saya kurang baik penerimaannya.
takut dzalim :(


==================================================================================
nah, buat yang ketemu turis di jalan terus dia ngajak ngobrol, tetaplah bersikap ramah dan santun ya.
saya inget kata seseorang, orang asing di negeri kita itu ya asing disini, perlu petunjuk dan orang-orang yang welcome sama kehadirannya.
ga peduli siapa kita, siapa mereka, dari negara manapun.
karena suatu saat nanti, ketika kita melancong ke negeri orang, kita juga pasti butuh penerimaan yang baik dan bantuan dari warga pribumi.

: menuai apa yang ditabur :


yoo, mau ke negara mana dulu nih?
:')

sumber gambar: http://oncom.22web.net/2010/08/22/tips-perlengkapan-saat-berpergian-menjadi-backpacker/

2 comments:

  1. waah :D

    iya hajah, aku juga pernah ketemu sama turis di angkot.. orang arab atau iran kayaknya.. terus dia nanya "permisi, apakah benar kalau ke sini (dia bilang suatu tempat) naik angkot ini?" nanyanya bukan ke aku, tapi ke ibu-ibu di sebelah aku. dan ibu itu jawab.. tapi nggak cuma jawab, abis itu si ibunya (yang kebetulan guru bahasa inggris, hoho) ngajak ngobrol dengan ramahnya.. si ibunya nanya, "anda datang dari mana?" bla bla blaa dan obrolan pun berlanjut. hebaat yaa ibunya, hehe.. :)

    ReplyDelete
  2. iya tan
    bahasa inggris ku juga kayanya udah bekarat nih
    payah payah

    pingin ngobrol lancar sama bulee
    hehe
    :D

    ReplyDelete