Thursday, August 25, 2016

Menjadi Ibu Baru : Belajar Membeli Pakaian Bayi

Banyak yang bilang, menjadi ibu itu dapat mengubah kehidupan seorang perempuan menjadi berbalik 180 derajat. Dulu saya tak memahami itu sampai akhirnya saya menjadi seorang ibu.

Tanpa bermaksud berlebihan, ketika seorang anak lahir sebetulnya seluruh peran orang-orang di sekitar anakpun ikut berubah. Tak hanya seorang yang menjadi ibu, tapi juga ada seorang yang menjadi ayah, menjadi nenek kakek, juga menjadi om tante. Perubahan terjadi pada semuanya dan semuapun ikut belajar menjalani peran tersebut, hanya saja, perubahan yang paling terasa tentu menjadi orangtuanya. Kalau saya banyak cerita tentang ibunya, ya wajar kan ceritanya ini curcolan saya sebagai ibu ibu #eh

Di tengah pembelajaran masing masing menjalani perannya, saya sebagai ibu memang merasa banyak hal yang jauh berubah. Lebih banyak di rumah, dan dunia kita memang seputar anak kita. Ada masa-masa dimana kita merasa terlalu letih, dan ada pula masa-masa kita begitu bahagia. Ada masa-masa konyol, ada pula masa-masa heroik yang harus terlewati. Begitulah.

Tetang membelikan bayi pakaian baru, misalnya. Saya ingat ketika pakaian bayi haidar sudah mulai kekecilan. Saat itu bertepatan dengan masa lebaran. Saya kebingungan tentang : beli nya dimana ya ? Babyshop atau pasarbaru/itc dll ? Mana yang lebih bagus? Mana yang lebih murah ? Mau beli online tapi ngga puas kl buat bayi pengen megang barangnya langsung.
Akhirnya saya ke itc bandung, dan putar2 belanja sambil gendong haidar.

Haidar masih 8 bulan saat itu, dan pikiran saya dipenuhi foto2 bayi mungil yang berkostum seperti abege (liat yang lucu2 di instagram hehe). Maka pencarian saya adalah baju baju semacam kemeja, celana jeans, dll. Bahkan seset celana joger motif army yang sebetulnya baru bisa dipakai di usianya yang ke 1, 2, dan 3.

Tapi beberapa hari lalu, saat menyadari bahwa haidar akan berusia 1 tahun, yang mana ngga lama lagi haidar akan menjadi besar (dan tidak bayi lagi), maka saat ke babyshop saya membelikan pakaian yang modelnya bayi banget. Semacam, "aaa tidaaaak, haidar udah mau gedee!"

Konyol sih. Tapi ya memang masa masa bayi itu kadang terasa lama dijalani dengan segala rutinitasnya. Tapi benar, masa bayi itu sangat singkat, dan harus dijalani dengan penuh syukur dan kesadaran penuh. Ujug ujug udah gede aja nanti teh kerasanya. Hehe.

Begitulah, salah satu kedodolan bunda. Anak bayi mau digede gedein. Udah mau gede malah di bayi bayi in. >.<

Hanya Allah sebagai penuntun kita menjadi sebaik baik orang tua.

Kamis, 25 Agustus 2016
Subuh 05.22 ketika ayah sedang dinas ke surabaya
Tuh kaan, tanggal 8 September udah bentar lagiii :O

No comments:

Post a Comment