Saturday, March 4, 2023

Mendengarkan Cerita Orang : Dapat Insight Mengasuh Anak Perempuan

Malam ini Aku kembali sadar dan ingat kembali, bahwa aku, SANGAT SENANG bertemu dengan orang baru. Bukan sebagai orang yang ramai bercerita, melainkan sebagai pendengar setia.

Bagiku, mendengar cerita orang lain 'memberi makan' bagi laparnya pikiranku. Terlebih Apalagi kalau bisa mendengar cerita orang yang sudah "sepuh". Bagaimana hidupnya dulu, sekarang, bagaimana mendidik anaknya dulu.


* * *

Ya, kesenanganku bertemu orang baru, dulu pernah membuatku merasa diriku adalah seorang yang ekstrovert (yang mendapat energi dari perkumpulan orang orang). Di lingkungan keluarga kecil, seingatku aku selalu berusaha menjadi "badutnya" agar membuat yang lain senang. Ngga garing ya, beneran yang really makes another family member happy. Hasil test MBTI ku dulu pun ESFP (Ekstrovert, Sense, Feeling, Perceiving) Sang Performer.

Seiring waktu berjalan, nyatanya aku tak merasa seperti itu lagi, aku lebih banyak menjadi bumbu-bumbu saja dalam sebuah perkumpulan, gen resesifnya dari para orang orang dominan. Anehnya aku tetap menikmatinya.

Semakin tua, aku semakin merasa kalau aku tuh sebenernya introvert (self claim ini mah ya hihi). 
Tapi apapun itu namanya, kategori jenis itulah yang menggambarkan bagaimana aku merasa. 

* * *

Tulisan ini tercetus sesaat setelah menghadiri undangan syukuran lahiran seorang teman. Teman yang usianya 30 an yang sedang kedatangan kedua orangtuanya. Dari situ aku jadi bisa melihat "lebih dalam" bagaimana kehidupan keluarga mereka.

Aku takjub betapa doktrin "Anak perempuan harus bisa masak" itu bukan "ilmu usang yang kuno". Itu tuh memang baik adanya, apalagi bila ditambah dengan bimbingan dan ruang yang besar untuk bisa praktek, eksplorasi dan diberi tanggung jawab. Perkara apakah kelak sang anak perempuan akan menikahi suami yang juga jago masak dan siap membantu urusan domestik ataupun tidak, skill itu butuh di asah dengan bahagia sih sejak kecil ya..

Nah, jah, karena sekarang udah ada anak perempuan, Mikir deh tuh mikirr, hihi. Hal fundamental apa aja yang perlu di ajarkan ke anak perempuan.

Bismillah, temani aku ya Allah <3

No comments:

Post a Comment