Sunday, April 3, 2022

Membangun Kebiasaan Baik di Bulan Ramadhan


Bismillah..

Jujur menulis topik ini bukan hal mudah buat aku pribadi. "Membangun Kebiasaan Baik di Bulan Ramadhan", what? Hellow, di 11 bulan lainnya aja lebih banyak amburadulnya 😬✌️

Anggap saja ini bagian dari langkah pertama diri untuk bisa benar-benar membangun kebiasaan baik bagi diri sendiri ya. 

Terkait Habit / Kebiasaan ini, aku pernah ikut suatu training (Habit Trainer) yang diadakan sekitar bulan Oktober 2021 oleh Mba Ellen Kristy, founder dari Charlotte Mason Indonesia. Terkait pendalaman filosofi CM ini jadi bahasan lain waktu aja ya, tapi sejauh ini aku tertarik banget sama CM ini dan ngerasa klik sama banyak hal di dalamnya.

Dari situ, aku makin sadar bahwa yang namanya kebiasaan itu maknanya dalem banget. Topik trainingnya adalah bagaimana orangtua menjadi pendidik bagi anak, tapi justru di awal terasa sekali bahwa yang sangat perlu di latihkan adalah orangtuanya.

"Sebelum pelatihan itu saya berpikir bahwa kebiasaan baik itu adalah suatu PR bagi manusia yang beranjak dewasa. Ketika dia sudah mulai punya banyak amanah, mulai berpikir dan sadar bahwa setiap manusia itu butuh kebiasaan baik. Nyatanya, rasanya begitu berat memulainya dari nol. Dan kalau boleh sedikit memikirkan ulang, tampaknya di usia saya yang 29 tahun ini saya merasa tidak punya habit yang di latihkan oleh orang tua saya kepada saya. Semua berjalan sebagaimana yang saya mau saja. Bila tak suka, kalau bisa konfrontasi, bila tidak bisa sekedar terima saja."

Saya bicara seperti itu karena pada akhirnya dalam kehidupan pernikahan melihat bagaimana keluarga pasangan saya dibesarkan. Tanpa mengatakan mana yang lebih baik/tidak, saya hanya melihat sebuah referensi perbedaan. Ada bedanya, antara yang memang dilatihkan sejak kecil, dan yang tidak.

Saya merasa melatihkan kebiasaan baik ini sangat penting untuk diri sendiri dan anak utamanya,  

Agar ia terbiasa dengan hal-hal baik sejak kecil, agar kelak di masa depan ia tak kerepotan dengan membentuk habit dari nol, dan bisa fokus pada pencapaian-pencapaian hidupnya yang akan bermanfaat bagi dirinya, masyarakat dan sesuai Kehendak Tuhan.

Tentunya, pribadi orangtuanya dululah yang perlu mengazamkan diri untuk melatihkan habit baik pada diri sendiri, kemudian pada anaknya.

Pada akhir training itu, sebetulnya goalsnya hanya 1 morning routine pada anak. Dan ajaibnya, saya merasa cukup berhasil menjalankannya. Memang konsepnya adalah goalnya yang ringan dulu saja namun konsisten.

Nah, Di bulan Ramadhan ini, sejatinya banyak hal yang ingin dibenahi, terutama terkait waktu. Kalau mau bicara kendala, udah aku tulis ya, (banyak! haha), tapi jangan sampai hanya tenggelam terlalu lama disana. Ada masanya diri perlu benar benar berusaha keluar dari kebiasaan yang tidak baik.

Anggap Ramadhan ini jadi batu pijakan pertama untuk kembali menstabilkan hidup ya.. 😆✌️


1. Perbaiki aktivitas rutin pagi

Awali hari dengan memenuhi dulu hak-hak Allah, hak diri, hak keluarga. Biasanya ini saagat memberikan efek positif pada keseluruhan hari itu. Bikin to do list sederhana yang ingin dikerjakan di pagi hari. Apresiasi pencapaian itu, rutinkan. CATET biar keliatan.

Kalau aku : Baca Quran 1 juz, Dzikir Pagi, Olahraga ringan (dulu lari sekarang belum kepikiran buat bumil apa yak), dengar kajian, bikin pict quotes motivasi, siapin masakan, ajak anak mandi (dulu, sekarang lagi dingin jadi kita jarang mandi 😆✌️)

Kalau buat anak : bangun ngobrol ringan/main sama bunda, ramadhan sahur, baca iqro, makan, mandi, bantu membereskan tempat tidur. No nagih jatah main hp sebelum jam 10 siang.


2. Perkuat Strong Why / Alasan 

Semakin kita tahu manfaat, atau keutamaan dari suatu habit, kita akan lebih semangat menjalaninya. Contoh misal kenapa anak harus tidur pukul sekian dan bangun pukul sekian, karena kebutuhan fisiologis tubuh optimal anak sekian jam. Atau kenapa buibu perlu baca quran dulu sebelum baca whatsapp itu karena kalo dari hadits tuh dibilangnya waktu jadi habis ngga berkah, makjleb!

3. Perbanyak Wawasan

Luangkan waktu untuk dengerin kajian/bahasan yang terkait. Ini bikin semangat juga pastinya. 


Sekian dulu ya bahasannya.

Semoga bermanfaat 🥰


Hajah Sofyamarwa R.

#day3 #30dwcJilid36 #pejuangRamadhan

Sebuah Hikmah, Hanami Menjelang Ramadhan di Negeri Sakura

Bismillah,
Musim salju sudah berakhir, kami mulai memasuki musim semi dan bersiap untuk melakukan agenda Hanami bersama. Hanami adalah tradisi jepang dalam menikmati keindahan bunga sakura yang bermekaran, sambil menggelar tikar dan makan-makan di bawah pohon sakura.

Sabtu 2 April 2022 diagendakan sebagai acara hanami keluarga kecil kami di Indonesia. Masing masing membawa alas tikar dan makanan untuk dinikmati bersama sambil melihat keindahan bunga sakura. Pada masa awal ini, yang terlihat masih kuncup bunga, insyaallah pekan depan akan mekar sempurna dan lebih indah :)
Munculnya bunga sakura ini buatku sangat berkesan, mengingat sebelumnya kami mengalami musim dingin/salju, dimana pohon-pohon sudah 'botak' menggugurkan daunnya, dan sejauh mata memandang, tak banyak dijumpai kesegaran hijau hijauan rerumputan, pohon, maupun bunga, kesemuanya diliputi salju.

Tapi tahukah? 
Mekarnya bunga sakura ini tak selamanya, ia hanya bertahan selama 2 pekan saja sebelum akhirnya ia mulai rontok kembali dan tak lagi seindah sebelumnya. Maka tak jarang orang yang berada di sini pergi ke berbagai tempat untuk hunting spot-spot bagus untuk hanami dan berfoto mendokumentasikan keindahannya.

Datangnya ramadhan dan bunga sakura di waktu yang bersamaan ini kemudian mengingatkan ku pada sebuah hal. Betapa Ramadhan juga hanya muncul setahun sekali dari pergantian 12 bulan yang ada. Sebuah bulan yang spesial yang Allah janjikan keberkahan dan taburan pahala sebanyak-banyaknya. Sebuah bulan yang sangat merugi bila kita lewatkan begitu saja.

Ia mungkin tak terlihat seperti mekarnya bunga sakura, ia hanya bisa kita rasakan dalam diri kita sendiri. Suasananya mungkin tak selalu sama karena pertambahan usia, suasana diri kita lah yang akhirnya menentukan pemaknaannya. Gegap gempita keseruan saat masih kecil dulu di kampung halaman, mungkin tak lagi kita dapatkan saat kita dewasa dan sudah melancong ke negeri orang.

Maka pertanyaannya, apakah pendewasaan makna ramadhan sudah kita dapatkan?

Carilah, temukanlah!
Semoga kita semua bisa memaknai Ramadhan kali ini dengan lebih baik, serta bisa lulus dari bulan ini dengan membawa predikat taqwa yang tak henti usai Ramadhan berakhir.

Aamiin :)

Hajah Sofyamarwa R.
Kanazawa, 3 April 2022

#30dwcJilid36 #Day2 #PejuangRamadhan

Friday, April 1, 2022

Bersiap Ramadhan Pertama di Jepang

Bismillah..

Assalamu'alaikum wrwb, konbanwa!

Tak terasa sudah masuk tanggal 1 April 2022, bertepatan dengan detik-detik menuju ke Bulan Ramadhan di tahun 2022 (1443 H). Buat aku yang lahir dan besar di Indonesia selama 30 tahun, menghadapi Ramadhan kali ini rasanya benar-benar deg-degan!

Ada beberapa kondisi yang bagiku menjadi tantangan di bulan Ramadhan kali ini. 

1. Aku masih terhitung baru sebagai pendatang di Jepang
Yes, ini experience pertamaku ya, di tempat baru, nuansa baru, keluarga baru. Wajar yaa kalau nervous hihi

2. Kondisi sedang Hamil
Nah untuk kondisi ini, sebetulnya dulu pun pernah mengalami hamil dan juga menyusui saat Ramadhan. Tapi saat dulu kondisinya aku masih di Indonesia, dan alhamdulillahnya ngga ada masalah apa-apa plus masih bisa shaum full. Kali ini, struggling kehamilannya cukup luar biasa (apalagi di awal trimester 1), yang menyebabkan berat badan justru turun dan susah makan. 

3. Kondisi Musim, Suhu dan Waktu yang Berbeda
Sebetulnya saat ini sudah genap 5 bulan lewat 1 pekan aku berada disini. Bagi sebagian orang mungkin proses adaptasinya bisa cepat, bisa juga tidak. Tapi bagiku, proses adaptasi ini berjalan sepanjang hari hihi. Pertama sampai di Jepang itu sekitar bulan Oktober 2021, musim gugur mendekati musim salju. Di Musim Salju kemarin lumayan struggling, alhamdulillahnya menjelang Ramadhan ini sudah hampir memasuki musim Semi (bunga bermekaran). Semoga lebih bersahabat kondisinya :)

Suhu udah ngga di angka 0 derajat Celcius, alhamdulillah udah di sekitar angka 14. Suhu dingin biasanya ngga gampang keringetan dan kehausan, Tantangannya di mobilitas sehari-hari di dalam rumah aja plus kalau habis wudhu itu rasanya kedinginan banget hihi.

Terkait waktu, aku sempat merasakan "jetlag" karena rasanya jam-jam shalat disini dinamis banget perubahannya. Sebelum ke jepang rasanya di Indonesia shalat subuh masih sekitar pukul 04.30 an, saat ke Jepang, ada masanya subuh itu adzan jam 05.30 an, eeeh sekarang taunya kembali lagi ke sekitar 4.15 an. Buat aku ini cukup challenging, sih. Bayangin suhu dingin, tidur baru sebentar, eh udah mesti bangun lagi hehe. Kenapa aku bilang tidur sebentar, karena seringnya aku tidur larut malam. Perbedaan waktu Indo dengan Jepang itu sebetulnya hanya 2 jam, tapi ketika banyak kerjaan Indo dan kelas belajar yang diselenggarakannya jam 20.00-22.00 WIB aja, di Jepang kan jadi jam 22.00-24.00 ya.. Otomatis jam tidur jadi sedikit kacau.

Kalau dihitung sama waktu menyiapkan sahur, mungkin perlu bangun jam 03.30 atau jam 03.00 amannya sih ya. Sebenarnya dipikir-pikir sama aja jamnya kaya di Indonesia, ngga jauh berbeda. Tapi ya itu sih, jujur jam biologis badanku masih belum stabil. Harapannya habis subuh kan ngga tidur lagi ya, tapi mengingat jam tidurnya terlampau singkat, bumil butuh tambahan jam tidur. 

4. Menu Masakan Disesuaikan
Aku tipe emak-emak yang bukan hobi dan jago masak, jadi masak itu ya sebisanya aja. Di Indonesia kayanya masaknya giu-gitu aja, maka pas pindah kesini kombinasi bahan-bahan juga masih sebisanya aja. Kendala nya di belum banyak eksplor, pembacaan bumbu masak (nihongo gaes), dan kehalalalnya. Pengen gitu rasanya ngelist menu andalan yang bahannya tinggal rikues sama mamang sayur (Sayur lodeh, sayur asem, dkk)

5. Ngga ada Jajanan Ngabuburit dan Gofood
Ini yang pasti kangen banget sih, kebayang kaan serunya jalan-jalan cari mamang jualan buat jajan? Kali ini sabar aja ya. Ngabuburit nya masak sendiri bikin sendiri aja hihi.

6. Masjid Cukup Jauh dari Apato
Disini kami masih belum memilih opsi memiliki kendaraan mobil, jadi selama ini hanya mengandalkan sepeda, bus dan tebengan wkwk. Kalau di Indonesia kan tinggal pilih ya mau ngesot ke masjid mana, disini masjid terdekat sekitar 7 km dari apatoku. Alhasil suasana tarawih di masjid kemungkinan bakal langka. Masa awal pandemi pun kita ngalamin sih ya ngga bisa ke masjid, atau hanya sesekali aja dan berjarak, tapi yang ini jelas beda. Semoga tetep bisa khusyu juga ya meski ngga sering-sering kecelup nuansa jamaah di masjid.

Nah segitu dulu deh unek unek ku memasuki Bulan Ramadhan.
Menurut sidang Istbat pemerintah tadi insyaallah Ramadhan jatuh tanggal 1 Ramadhan ya #eh 3 April 2022, hari Ahad Insyaallah.

Mohon Maaf Lahir Bathin ya semua, 
Semoga bisa memasuki bulan ramadhan dengan hati yang lebih khusyu, dan jiwa yang makin ingin mendekat sama Allah

Hajah Sofyamarwa Rachmawati
1 April 2022

#PejuangRamadan #30DWCJilid36

Adaptasi Suhu di Jepang

ADAPTASI SUHU

Ingin skip nyerita ini tapi rasanya ngga bisa. 😂 

Buat saya yang sepanjang hidup tinggal di Bandung (suhu relatif normal sekitar 23°C kali ya, kadang dingin kadang panas) hidup udah berasa zona nyaman aja. Saya aslinya tipe yang lebih doyan dingin daripada panas (karena gampang keringetan).

Paling ngga doyan pake jaket, even itu naik motor kadang jaketpun sekenanya aja. Pas ke jepangpun cuma bawa 1 jaket itupun ga dipake, di koper aja.

Waktu LDR sama paksu yang lagi salju, ngga kebayang sedingin apa disana. Sampe beliau beliin baju piyama bulu tebel, dalam otak saya cuma mikir "emang bakal kepake ya?" Nyatanya setiap hari sekarang minimal pake baju double, atau triple meski di rumah aja. 🙈😂

Dan aku baru tahu, tipe badanku itu, kalo terpapar udara dingin itu, dinginnya awet banget apalagi di bagian tangan dan kaki, agak beda sama paksu yang badannya lbh cepet anget. Kerasa banget kalo lagi keluar rumah dalam waktu lama.

Disinii suhu nya belum minus, kebayang rangorang yang winternya bersuhu minus 🙈🙈 

Beberapa alat yang wajib ada 
🔥 Penghangat ruangan (AC/heater minyak tanah)
🔥 Penghangat Air kamar mandi
🔥 Penghangat dudukan toilet
🔥 Penghangat wastafel cuci piring (kalo belom ada, bs pake sarung tangan dulu)

Dan khusus aku, karena adaptasi suhunya sambil trimester 1 yang indera penciuman jadi sensitif banget, perubahan suhu dari tiap ruangan di apato itu punya bau yang berbeda. Bau dingin lah, bau dapur/makanan, yang jujurly agak dihindari karena mentrigger mual muntah.

Ajaibnya disini tuh rangorang mandiri banget sih, gada gofood gojek dkk ya. Mo apa apa mesti sendiri. Ya udah terbiasa sih ya sama 4 musim, tapi amaze aja. 

Suhu "normal" aja kadang banyak alesan ya males ngerjain ini itu, apalagi kalo dingin banget alesannya bisa makin banyak. 😪
Ntar musim panas alesannya mager karena gerah deh 😪 wkwk

Pastinya apapun yang kita alami perlu dijalani dengan rasa syukur & sabar ya. Tentunya perbedaan suhu yang ada juga karunia Allah, yang membuat manusia makin berkembang, makin berinovasi untuk tetap bisa hidup nyaman dan ngga mengurangi produktivitas.

Semangat kakaak
Peace love n gavl

Hajah Sofyamarwa Rachmawati
Februari 2022

Was posted in my instagram

Sunday, January 16, 2022

Mentoring Skill - Butterfly Camp Rktim 2022

INSIGHT Modul 5 
Materi Pembuka ZOOM 1

Mentoring adalah suatu metode pendampingan yang sudah banyak dilakukan sejak dulu. Banyak istilah yang muncul, dan seringkali orang kurang paham apa bedanya mentoring, coaching, atau managing.

Sebetulnya ketiganya punya persamaan:
1. Sama-sama ingin tim sukses
2. Sama-sama memberikan support dan challenge pada tim
3. Sama-sama listening dan questioning.

Aku pribadi sebetulnya sudah sangat familiar dengan istilah mentoring ini sejak di bangku SMA, mentoring Agama. Dan ketika berada di dunia bisnis, memang mentoring bisnis pun lazim dilakukan para pebisnis yang sukses.

Namun sedikit merefleksi diri, ternyata selama ini saya belum memaksimalkan metode mentoring ini buat para mitra binaan saya. Yang paling sering tipe klasikal di kelas besar, dan 1 on 1 masing masing saja, namun belum di optimalkan dengan baik.

Insight yang paling mengena buat aku di pertemuan pertama ini adalah mengenai perlunya seimbang antara supporting dan challenging. 

• Seseorang akan menuju bosan, ketika ia hanya diberikan support terus menerus namun tidak diberi/minim tantangan. Kita semua tahu tantangan itu membuat hidup lebih berwarna dan jantung jadi makin berdegup kencang ya, hihi.
• Sebaliknya, tim yang terus menerus ditagih targetan/challenge tanpa support yang mumpuni, akan menjadi tim yang cemas dan tidak nyaman.
• maka dari itu mentor yang baik perlu memahami kombinasi support dan challenge yang sesuai agar bisa mengantarkan tim pada kondisi FLOW, kondisi optimal untuk terus bertumbuh.

Menjadi tantangan tersendiri buatku karena selama ini kurang banyak memberikan challenge bagi mitra binaanku. Bismillah setelah ini lebih baik 💪💪


- Hajah Sofyamarwa R.

#ButterflyCampRktim2021
#RktimSahabatBelajar
#MenguatMelesat
#Modul5Zoom1


======================================
INSIGHT Modul 5 
Materi Day 1 - Mentoring Skill


"Mentor adalah seseorang yang bertindak sebagai pemberi saran dan pendukung untuk orang lain yang lebih sedikit pengalamannya."

Mengapa seseorang itu membutuhkan mentor?
1. Ingin berkembang
2. Ingin mencapai tujuan lebih cepat
3. Menghadapi suatu tantangan
4. Butuh memodel pola-pola sukses

Menjadi mentor yang efektif dan baik ada 3 hal yang perlu di perhatikan:
1. Mindset
2. Toolset
3. Skillset

Insight berharga yang paling saya dapatkan dalam materi ini adalah bahwa memang pada dasarnya manusia itu saling membutuhkan manusia lainnya. Seindividualis-individualisnya orang, untuk bisa lebih sukses mereka pasti membutuhkan orang lain.

Kalau kita lihat orang-orang sukses, meskipun mungkin mereka tak disokong penuh oleh keluarga, tapi ketika ada sesosok guru/mentor yang mendampinginya, ia akan bisa bertumbuh dengan baik.

Dalam kisah fiksi di film-film pun bisa kita saksikan, bagaimana pengaruh dukungan guru/mentor pada perkembangan sang tokoh utama
1. Po dan master shifu dalam kungfu panda
2. Harry Potter dan Dumbledore
3. Luke skywalker dan obi wan kenobi dalam starwars
4. Dan contoh lainnya.

Timbul sebuah pertanyaan dalam diri saya, bagaimana bila seseorang itu merasa membutuhkan mentor, namun tidak tahu bagaimana mengoptimalkan hubungan mentor dan mentee? Mentee perlu tahu adab sebagai mentee, mentor pun perlu tahu bagaimana memposisikan diri dan menemani mentee dengan baik.

- Hajah Sofyamarwa R.

#ButterflyCampRktim2021
#RktimSahabatBelajar
#MenguatMelesat
#Modul5Day1

======================================
INSIGHT Modul 5 
Materi Day 2 - Mindset Seorang Mentor

"Toolset dan Skillset tanpa MINDSET yang benar, tidak berguna."

Pastikan sebagai seorang mentor kita memiliki 5 Mindset ini
1. Konsisten, dapat diandalkan dan peduli.
2. Membangun bukan memperbaiki
3. Rasa penasaran
4. Siap menerima dinamika hubungan
5. Percaya diri namun tetap mau untuk belajar hal baru

Insight berharga yang kudapatkan dari materi ini adalah refleksi mengenai kondisi diri saat ini, dan semangat untuk menuju goal mindset yang tepat. Banyak diantara kita yang merasa diri kurang layak menjadi mentor, merasa diri belum pantas menjadi mentor. Padahal yakinlah bahwa hal kecil yang kita lakukan lama kelamaan akan besar dan mengantarkan kita pada level yang selanjutnya.

Dan yang perlu kita sadari juga pahami, adalah bahwa kita lah yang membutuhkan untuk bisa berbuat baik dengan menjadi mentor. Karena kita tak pernah tahu hal kecil yang kita lakukan, mungkin saja akan berdampak besar bagi mentee-mentee kita.

Semangat menjadi mentor yang baik karena Allah ♥️

- Hajah Sofyamarwa R.

#ButterflyCampRktim2021
#RktimSahabatBelajar
#MenguatMelesat
#Modul5Day2a

======================================
INSIGHT Modul 5 
Materi Day 2 - Toolset Seorang Mentor

Toolset adalah proses, alur, model yang digunakan dalam sebuah sesi mentoring. Mentoring itu dinamis, maka sejatinya tidak ada aturan/struktur baku untuk sebuah sesi mentoring.

Untuk memudahkan proses belajar, kita bisa mengadaptasi GROW MODEL dari Sir John Whitmore:
1. Goal (Tujuan yang ingin dicapai)
2. Reality (Realitas saat ini)
3. Option (Pilihan)
4. Will (Langkah pertama)

Mentoring yang efektif, biasanya memiliki goal yang jelas. Maka di awal kita perlu menyepakati dahulu apakah tujuan yang ingin dicapai dari sebuah program mentoring. 
Perlu sadar dimana kondisi saar ini agar bisa sadar gap yang terjadi dan bisa mempersiapkan nya

- Hajah Sofyamarwa R.

#ButterflyCampRktim2021
#RktimSahabatBelajar
#MenguatMelesat
#Modul5Day2b

======================================
INSIGHT Modul 5 
Materi Day 3 - Skillset Seorang Mentor (Engaging)

Skillset adalah serangkaian keahlian/keterampilan yang perlu dikuasai oleh seorang mentor.

Ada 3 skill yang dibutuhkan oleh seorang pementor:
1. Engaging (menarik)
2. Assisting (mendampingi)
3. Affirming (menguatkan)

Pada bahasan kali ini kita akan mengeksplor terlebih dahulu mengenai Engaging.

Engaging adalah bagaimana kita bisa melibatkan mentee kita di dalam percakapan.

Maka tugas kita sebagai mentor adalah memastikan bahwa mentee kita bisa nyaman terlibat dalam suatu percakapan mentoring.

Salah satu hal yang paling penting adalah Empathic Listening. Mendengarkan bukan sekedar melewatkan gelombang suara di telinga, atau mendengar untuk menanti waktu giliran berbicara. Mendengarkan empatik sebenar-benarnya karena kita benar benar ingin mendengarkan mereka.

Bagaimana cara mendengarkan secara empatik?
1. Presence - Hadir penuh utuh 100%
2. Hold - Diam dan tunggu
3. Empathize - berempati
4. Affirm - affirmasi

Tahap pertama ini merupakan hal yang penting, karena akan menentukan keberlanjutannya.

Insight berharga buat aku, tentu kualitas mendengarkan saat bertatap muka langsung dengan saat di layar hp/laptop akan berbeda. Tapi, dengan segala keterbatasan dan kemudahan teknologi yang ada kita patut bersyukur bahwa kita tetap bisa menjalankannya. Terlebih saat ini posisiku secara fisik memang ada di negeri yang berbeda dengan pada mitra binaan, tentunya tetap berusaha mengagendakan waktu untuk benar-benar memperhatikan mereka meski hanya lewat online.

Dan waktu tak bisa sekedar diberikan sisanya, memang perlu benar-benar mengagendakannya dengan baik 😘

- Hajah Sofyamarwa R.

#ButterflyCampRktim2021
#RktimSahabatBelajar
#MenguatMelesat
#Modul5Day3

======================================
INSIGHT Modul 5 
Materi Day 4 - Skillset Seorang Mentor (Assisting dan Affirming)

Skillset yang kedua adalah assisting/mendampingi mentee.
1. Menyediakan informasi atau saran
2. Membagikan pengalaman
3. Mengajarkan pengetahuan baru
4. Melatihkan keterampilan

Salah satu Metode yang efektif dalam assisting adalah EPE (Explore, Provide, Explore).
Maksudnya, kita biasakan untuk bertanya dahulu, biarkan agar mentee dapat eksplorasi. Kemudian membantu menyediakan apa-apa saaja yang dibutuhkan, lalu tetap biarkan mereka mengeksplorasi kembali 

Skillset yang ketiga adalah affirming/menguatkan mentee.
1. Kenali
2. Affirmasi
3. Mengeksplorasi

- Hajah Sofyamarwa R.

#ButterflyCampRktim2021
#RktimSahabatBelajar
#MenguatMelesat
#Modul5Day4


Monday, December 27, 2021

Membangun Tim Reseller - Butterfly Camp Rktim 2021

INSIGHT BUTTERFLY CAMP Rktim 2021

Zoom 1 : Mukadimah Develop Reseller Team
Merawat Tim Jualan Dengan Bahagia
Seorang EPC Tira punya amanah-amanah yang perlu di jalankan, salah satunya adalah amanah membina reseller. Sebelum membina tentu ada tahap yang ngga bisa dilewatkan, yaitu tahap merekrut. 

Apa sih merekrut itu? Kok kesannya kaya MLM?

Sederhananya merekrut itu memberikan peluang untuk calon customer kita untuk bisa dapat benefit dan penghasilan tambahan dari Tira. Bisa-bisa aja sih kita ngga rekrut, tapi customer tersebut akan membeli serangkaian produk Tira lainnya dengan harga normal. Sebagai customer tentu kita ingin dapat harga spesial kaan? Apalagi biasanya yang udah kenal 1 produk tira, akan merambah ke produk produk berkualitas lainnya.

Nah, problemnya, terkadang sebagai seller ada hal-hal yang bikin kita ngga merekrut orang.
1. Ngga tahu caranya
2. Ngerasa ngga mampu
3. Ngerasa ngga penting buat rekrut 
4. Ngerasa malu, takut ditolak.
Kalau aku boleh nambahin, ada satu lagi sih : ngerasa belum pantes merekrut reseller.

Sekarang kita bedah satu persatu ya..
1. Kalau ngga tahu caranya, tinggal pelajari step by step dan caranya.
2. Ngerasa ngga mampu. Kalau di Tira, Mitra rekrut mitra boleh aja, ngga ada tugas membina karena masih sesama mitra. Tapi tetap tugasnya bertanggung jawab buat ngasi info penting sih. Jangan sekedar ngajak orang tapi ditinggal gitu aja.
3. Ngerasa ngga penting buat rekrut. Jadi emang ada benefit sendiri ketika kita merekrut orang (mitra rekrut mitra, ataupun EPC rekrut mitra). Kita sebagai perekrut berkesempatan dapat tambahan komisi dengan Syarat kitanya juga aktif jualan dan punya minimal omzet ya. Dan kelak rekrutan kita akan jadi regenerasi kita, jadi tim buat tumbuh bersama.
4. Malu, takut ditolak.
Ditolak emang sakit, dan pastinya ada rasa malu. Tapi semua yang berani itu pasti awalnya dari rasa takut dulu. Ketika berhasil menangani rasa takut maka ia baru disebut berani. Ngelatih mental sih ini. Tapi mestinya emang ngga perlu malu atau takut berlebihan ya, toh kita nawarin peluang bagus, buktinya yang berterimakasih dan bersyukur justruu lebih banyak 🤗♥️ 

Kita juga perlu buat upgrade mindset kita yang udah usang, dengan mindset yang lebih baik yang bisa memberdayakan diri kita.

Inget inget lagi, tujuan diri kita mengikuti suatu hal (dalam hal ini RKTim) itu untuk apa? Rata-rata ingin memberi pendidikan terbaik buat anak-anaknya. Dan apakah hanya mau anak kita aja yang berkembang? Tentu ngga ya, kita ingin kita bisa menebar hal baik ke lingkungan kita. It's take a village to raise a childreen, alias butuh orang sekampung untuk mendidik anak. So, jangan mau sukses sendirian ya, berjamaah lebih baik dan lebih menguatkan 😍♥️

- Hajah Sofyamarwa R.

#ButterflyCampRktim2021
#RktimSahabatBelajar
#MenguatMelesat
#Modul4Zoom1


======================================

Insight Materi Day 1 Reseller Journey

Ada 4 tahap yang perlu dipahami dalam mengelola Reseller
1. Attract (menarik)
2. Engage (melibatkan)
3. Develop (membina)
4. Delight (membahagiakan)

Dalam setiap tahap, kita mesti paham betul detail tahapannya. Apa yang membuat calon reseller tertarik? Apakah produknya? Peluang bisnisnya? Melihat rewardnya? Dan dibalik itu semua, apa alasan yang mendasari itu semua? Setiap orang pasti punya alasan masing masing, entah untuk memperbaiki kehidupan finansial keluarganya, memberi pendidikan rumah terbaik bagi anak-anaknya, menabung, membeli rumah masa depan, atau hal hal lainnya.

Sebisa mungkin seorang team leader perlu  memahami proses itu. Karena kita bukan sekedar berjualan, tapi memberdayakan diri para ibu-ibu pejuang keluarga 🤗♥️

- Hajah Sofyamarwa R.

#ButterflyCampRktim2021
#RktimSahabatBelajar
#MenguatMelesat
#Modul4Day1

======================================

Insight Materi Day 2 Attract

Di era pandemi dan teknologi pesat semacam ini, sosial media menjadi salah satu saluran penting untuk mencari calon reseller.

Hanya saja ada hal-hal yang perlu kita pahami. Sosial media adalah media BERSOSIALISASI, bukan media BERJUALAN. Dari sini kita lebih paham, bahwa cara kita promosi perlu di perhatikan. Orang tidak suka dijuali, diiklankan terus menerus.

Kadang kita jualan di medsos dengan cara hardselling. Sekarang bayangkan kalau kita lagi ada di suatu acara perkumpulan, dan kita teriak teriak berjualan "Siapa yang mau beli sini order!" Udah pasti penghuni acara itu bakal menjauh dari kita, pun ketika melirik kita, mungkin hanya sekejap kemudian menjauh (unfollow). So, penting ya kita sadar apasih yang bikin orang nyaman di media sosial.
1. Ngobrol
2. Cerita
3. Berkenalan
4. Mendengarkan dan merespon cerita mereka

Kita perlu menampilkan diri kita apa adanya secara positif, dengan cerita yang menarik. Pribadi yang menarik adalah 
• pribadi yang otentik (apa adanya)
• pribadi bermanfaat (mereka terhibur, terinspirasi, teredukasi)

Dalam menarik calon reseller, kita perlu paham posisi dan kondisi target market kita.
• Belum aware dengan problem - Inspirasikan 
• Sudah Aware - Berikan pertanyaan General
• Tertarik Solusi - Berikan pertanyaan Spesifik
• Tertarik Produk - Jelaskan Benefit dan Valuenya
• Sudah jadi Pelanggan - Berikan info Promo menarik

Jadi ini saatnya kita bebenah perwakilan diri kita di media sosial yaaa. Pastikan untuk memberikan value terbaik agar bisa menularkan hal-hal yang bermanfaat dan positif bagi yang lain ♥️🤗

- Hajah Sofyamarwa R.

#ButterflyCampRktim2021
#RktimSahabatBelajar
#MenguatMelesat
#Modul4Day2


======================================

Insight Materi Day 3 Engage

Kita perlu memahami reseller kita, sebagaimana kita ingin dipahami.
• perbanyak mendengar
• temukan harapan mereka
• temukan bahasan menarik
• temukan cerita update / viral 

Yang terpenting adalah menjaga interaksi dan silaturahim (80%) dibandingkan promosinya (20%)

Dan tentunya setiap hal ada ilmunya ya, negitu pula saat membuat konten di media sosial.
Cara memicu interaksi :
1. Gunakan tipe konten yang populer
2. Tambahakan CTA (Call to Action)
3. Kombinasikan antara logika, emosi dan humor

Edukatif boleh, tapi kemas dengan menarik dan entertaining agar pesan mudah sampai 😘

Sharing, sharing, sharing, No Selling
Berikan Response terbaik
Selipkan Call to action
Sapa siapapun yang memberikan respon

- Hajah Sofyamarwa R.

#ButterflyCampRktim2021
#RktimSahabatBelajar
#MenguatMelesat
#Modul4Day3

======================================
Insight Materi Day 4 Develop

Membangun tim bukan hal mudah, tapi juga bukan hal yang sulit yang tidak bisa dikerjakan. Membangun tim mengaktivasi potensi terbaik setiap orang agar jadi lebih baik

Gali Alasan
Setiap orang pasti punya alasan dalam memutuskan mengikuti sesuatu. Gali Alasan mengapa mereka tertarik bergabung, bantu mereka menetapkan targetnya.

Berikan Pelatihan
Berikan training agar mereka menguasai kompetensi dasar

Dampingi proses Mereka
Seperti bayi yang baru dilahirkan, tentu mereka masih sangat bergantung pada orangtuanya. Begitu pula mitra/reseller baru, mereka perlu didampingi dalam setiap tahapnya selangkah demi selangkah sampai akhirnya mereka biia berdiri mandiri sendiri.

Hal ini cukup menjadi tantangan bagi sebagian orang yang memiliki puluhan bahkan ratusan reseller. Tapi yakinlah apapun yang kita lakukan asal diniatkan karena Allah untuk kebaikan, akan berbuah hal yang baik. 

- Hajah Sofyamarwa R.

#ButterflyCampRktim2021
#RktimSahabatBelajar
#MenguatMelesat
#Modul4Day4

======================================
Insight Materi Day 5 Delight 
Membahagiakan Reseller

Apa sih yang membuat kamu komitmen?
Apa sih yang bikin kamu betah?
Apa sih yang bikin kamu bahagia?

Minimal 3 hal ini yang perlu diri kita jawab untuk diri kita sendiri. Karena bisa jadi itu yang kita rasakan, tapi kita lupa memberikannya pada binaan kita.

Menurut Gallup, ada 12 hal yang bisa membuat seseorang nyaman dan betah dalam tim nya:
1. Mereka tahu dengan jelas apa yang diharapkan dari diri mereka
2. Mereka punya peralatan yang diperlukan untuk melakukan pekerjaannya
3. Mereka punya kesempatan untuk bekerja sesuai kekuatannya
4. Dalam 7 hari terakhir, mereka mendapatkan apresiasi atas kerja baiknya
5. Mereka merasa diperdulikan sebagai manusia
6. Mereka merasa didorong untuk berkembang dan bertumbuh
7. Mereka merasa pendapatnya dihargai
8. Misi perusahaan membuat mereka merasa apa yang mereka kerjakan itu penting
9. Teman kerja mereka berkomitmen untuk bekerja dengan baik
10. Mereka memiliki teman baik di pekerjaaannya
11. Dalam 6 bulan terakhir, ada seseorang yang berbicara dengan mereka tentang kemajuan mereka
12. Dalam setahun terakhir, mereka mendapat kesempatan untuk belajar dan bertumbuh

Menurutku bermanfaat banget hasil riset gallup ini, jadi refleksi mengenai apa yang selama ini sudah dijalankan. Apakah sudah memberikan kenyamanan dan kebahagiaan untuk para reseller? 

Bismillah semangat memperbaiki diri, bertumbuh dan menumbuhkan 💪💪

- Hajah Sofyamarwa R.

#ButterflyCampRktim2021
#RktimSahabatBelajar
#MenguatMelesat
#Modul4Day5

Serba-serbi Hamil di Kanazawa, Jepang

Bismillah..

Jadi insyaallah tulisan dalam postingan ini adalah postingan bertumbuh, artinya insyaallah akan aku update secara berkala hal-hal terkait administrasi (teknis) ketika hamil di Kanazawa Jepang. By the way, mohon do'anya ya untuk kehamilanku :)

1. PERIKSA KEHAMILAN PERTAMA KALI
Sesaat setelah tahu bahwa aku tengah positif hamil, kami berusaha mencari informasi terlebih dahulu dari para warga indonesia yang pernah pengalaman hamil dan melahirkan disini. Pun dari sensei di Bagian International, mereka menyarankan untuk datang ke Iriyou Senta dan bertemu dengan dokter obgyn perempuan yang bisa bahasa inggris disana Jadwal saat ini Rabu dan Jumat.

Berangkat pukul 9 Dari apato di asahimachi, kami naik bus dari halte asahimachi-jutaku, dan turun persis di seberang rumah sakit sekitar pukul 9.45 mungkin ya (maaf aku pas lagi ngga bawa hape)

Pertama kali datang, kami diminta registrasi di Loket 1, dan menunggu sebentar untuk pengurusan registrasi.  Kunjungan pertama tidak di cover asuransi, jadi siap-siap bawa uang ya..

Setelah itu, kami diarahkan untuk mengantri di depan poliklinik obgyn no. 5 Ingat disana semua berbahasa jepang, tulisan poli obgyn pun kanji 😬. Lokasinya cukup dekat dari loket registrasi, hanya luruuuuuus saja.

Proses menunggunya cukup lama juga, tapi wajar ya karena memang banyak pasiennya. Kami dapat nomer 5077. Perkiraan selesai proses itu jam 13 siang, jam 14 sampai rumah.

Kurang lebih prosesnya :
a. Pengisian formulir data kehamilan yang lalu
b. Dipanggil untuk konfirmasi isi formulir 
c. Dipanggil dokter untuk konfirmasi lagi 
d. USG Transvaginal (hanya sendiri, ibunya aja)
e. Dipanggil dokter lagi untuk penjelasan hasil dan penjadwalan berikutnya.

Jadi ruangan dokter, USG, administrasinya itu semacam bilik-bilik gitu, gaes. Bukan tipe ruangan dokter obgyn di indo yang ada kasur baringan buat ibunya. Jadi emang suami ama anak ngga bisa lihat layar hasil USG nya (bagian ini agak sedih ya hihi)

Yang paling menarik ruang USG transvaginalnya. Ibunya masuk sendiri, dan mengondisikan diri untuk lepas bagian bawah baju, dan naik ke kursi yang udah disediain. Kursinya tuh mirip kursi dokter gigi ya, bedanya di bagian kaki emang dibuat "mengangkang" supaya memudahkan proses transvaginal USG nya. Kita diliatin layar usg nya, tapi ya kayanya sih ngga boleh foto/rekam sendiri. Di akhir kita dikasi foto USGnya.

Catatan, dokter obgyn disini ngga memberikan resep vitamin bumil, kalsium, maupun penguat rahim dkk kaya di indo ya. Dokter hanya menyarankan silakan mengkonsumsi vitamil bumil sendiri. Itu peer nya ya..

Setelah selesai, kita dapat jadwal sekitar 3 pekan setelah pertemuan pertama. Lalu Diarahkan ke loket pembayaran deh.
Total biaya yang dikeluarkan sekitar 7450 yen, kalau dirupiahkan sekitar Rp 931.250, lumayan juga yaa.. Tapi, bismillah aja ya Allah.. Allah Maha Kaya, Maka Pemberi Rezeki 🤗♥️

Sekian dulu ya, nanti kuupdate lagi ♥️

2. PERIKSA KEHAMILAN KEDUA
3 pekan setelah pemeriksaan pertama) 5 Januari 2021, 8w6d

Saat datang, kami ke bagian informasi ---> dan di ajak ke mesin antrian ---> Lalu ke loket 2 insurance ----> lanjut ke poli obgyn nya.

Cek seperti biasa,
Perkiraan usia kehamilan 8W6D
Perkiraan due datenya 40w itu 11 agustus 2022.
Kata dokter, ternyata aku caesar lagi, jadi jadwalnya akan dimajukan 2 pekan sebelumnya, kemungkinan akhir juli 2022.

Lalu dokter memberi surat rujukan untuk pelaporan kami ke City Hall. Kabarnya gunanya agar terdata, mendapat kupon pemeriksaan, dan lain lainnya.

Biaya yang dikeluarkan hanya 220 yen saja, masyaallah tabarakallah

2B. LAPOR KE CITY HALL
Setelah usia kehamilan 8week, dokter baru bisa kasih surat rujukan untuk pelaporan ya, kami dapat 2 buah buku
1. Buku KIA jepang (berbahasa indonesia loh)
2. Buku kupon pemeriksaan
Setiap cek nanti mesti dibawa yaa..

3. PEMERIKSAAN KEHAMILAN KETIGA 
2 Pekan setelah pemeriksaan pertama (seharusnya 19 januari, tapi geser jadi 21 jan 2022 09.30 karena mamak lupa jadwal 🤣 lagi fokus jempat jemput anak daycare hihi)

Kali ini bunda datang sendirian, karena ayah harus bulak balik anter iday ke hoikuen.
Seperti biasa langkah pertama adalah minta bantuan informasi buat daftarin kita via mesin pendaftaran (siapin kartu RS aja).

SAMPLING URINE
Lalu langsung diarahkan ke poli obgyn (5), saat menyerahkan tiket, diminta untuk ambil sampel urine dulu.
Caranya :
1. Ke loket blood test sambil bawa berkas
2. Nanti dikasih cup buat sampling urine
3. Sampling urine nya
4. Simpan di tempat penyimpanan urinenya di toilet (sudah di sediakan)

MENGISI DATA POTONGAN KUPON
Ini alhamdulillah dikasi panduan translate eigo nya sih ya. Soalnya asli mumet banget liatnya hha. Cuma kotak atas aja sih.

FORM CONSENT PATIENT
Nah ternyata di pertemuan sebelumnya kita udah dikasih lembar form consent pasien untuk persetujuan beberapa test kesehatan dan *mental health check (nah ini karena belum ngisi, jadi ya ngisi di tempat sekarang hehe.)
Kurang lebih ada 3 poin yang salah satunya beranak:
1. Test HIV
2. Self-expensive blood test 
• Liver and Kidney Function (electrolyte) 1000 yen
• Thyroid Hormone (TSH) 2500-3000 yen
• Toxoplasma (IgM IgG) 1000 yen
• Electrocardiogram  1000 yen
3. Tentang informasi Inspeksi Utrasonik

Kalau ditotal kurang lebih sekitar 6000 yen, atau mungkin setara 750.000 rupiah ya.

MENTAL HEALTH CHECK
TABEL PENILAIAN RESIKO KEHAMILAN SEJAK DINI (scoring gitu)
Nah ini formnya berbahasa jepang, ngga ada versi Eigo nya ya. Tapi alhamdulillah ada google translate. Intinya sih ngecek berapa score resiko kehamilan kita saat ini
CEK TEKANAN DARAH, BERAT BADAN
Ini cek tekanan darahnya gampang banget ya. Tinggal masukin tangan sesuai posisi, terus pencet start deh. Nanti hasilnya keliatan di layar dan tercetak hasilnya (struk gitu). Tekanan darah aku rendah banget 91/45 🙃
Alhamdulillah
pemeriksaan ketiga lancar. Usia kehamilan dan ukuran kepala dede janin nya sesuai. 11w.
Langsung diarahkan untuk pengambilan darah dan EKG. Pengambilan darahnya 8 tube (banyak!) Tapi segitumah lumayan cepet 😄

Dan ternyata biaya yang dikeluarkan dibawah hitung-hitungan tadi, jadi hanya 4220 yen aja, atau setara 527.500 rupiah.. alhamdulillahh.. mungkin ada sebagian yang dicover asuransi kayanya..

Insyaallah 2 pekan lagi ke obgyn lagi untuk pemeriksaan berikutnya dan penjelasan hasil test hari ini.

See you! ♥️


4. PEMERIKSAAN KEHAMILAN KE 4
4 Februari 2022 (13w4d)

Ternyata untuk kehamilan di kanazawa ini, ada jadwal pemeriksaan oleh Bidan (Midwife) juga. Jadi daftar seperti biasa, namun saat di poli obgyn, kita dipanggil sama bidan ke ruangannya. Bidanku tadi namanya Saori-san.

Seperti biasa, sampling urine dulu, cek tekanan darah dan berat badan ya. (Tekanan darah 86/45 rendah bangett dan Berat badanku turun lagi, so sad 😥)

Awal ditanya terkait kesehatan, mual muntahnya, dll. Lalu diminta rebahan di kasur, dan di hitung lingkar perutnya.

Ngga lama dokter dateng dan kita langsung cek USG. Nah bedanya kalo di ruangan ini, ngga transvaginal usg ya. Alatnya mirip sih ya, ada buat crk transvaginal juga. Tapi yang dilakuin USG biasa aja ituu yang sambil baringan. Plus cek detak jantung juga.
Alhamdulillah sehat sehat..

Setelah itu ke ruangan dokter lagi untuk penjelasan beberapa hasil test yang diambil kemarin. Detail banget sih. 

Hasilnya 
• aku anemia (hemoglobin di bawah normal)
• toxoplasma perlu cek lagi 
• antibody rubella nya tinggi 
• mesti ke penyakit dalam buat cek thyroid

Dari itu maka dokter ngasi resep zat besi,
Dan aku di suruh ambil darah lagi.

Pemeriksaan bidan dijadwalkan per 3 pekan kayanya. Tapi waktunya beda sama jadwal ketemu dokter (pengennya sekalian kan hihi)

Ps. Hari ini luar biasa banget.
Berangkatnya telat 4 menit jadi ketinggalan bus, terombang ambing di jalan karena bus yang seharusnya ko ngga nongol aja. 
Tapi pulangnya, Allah kirimin kakek baik hati yang nganter aku pulang naik mobilnya. Masyaallah tabarakallah.

Takuya Hongo-san 😄


5. PEMERIKSAAN KEHAMILAN KE 5 
25 FEBRUARI 2022
Pemeriksaan kali ini dilakukan oleh bidan (midwife). Cukup seru sih karena bidannya interaktif dan saat USG bisa puas banget liat dede janinnya. Mau coba intip gender belum keliatan hihi

6. PEMERIKSAAN KEHAMILAN KE 6
25 Maret 2022
Alhamdulillah kali ini prosesku cukup lancar. Jujur rasanya lama banget nunggu waktu selang sebulan dari bulan lalu.
Saat datang ke RS, aku langsung ke bagian mesin registrasi sendiri dan ke Loket 2 bagian Insurance (ini wajib dilakuin sebulan sekali)

Seperti biasa diminta ambil sampel urine dulu,
Lalu cek berat badan dan tekanan darah.
Kemudian nunggu dipanggil, dan saat di panggil masuk ke ruangan bidan.

Bidan menanyakan beberapa pertanyaan, ngga lama dokternya masuk dan USG perut. Singkat banget hihi. Tapi setelah itu diminta buat UsG transvaginal juga untuk cek cervix.

Karena aku lagi batuk dan dinilai konstipasi, akhirnya di resepin obat.

Biaya RS hanya 200 yen
Biaya obat beli di apotek 1030 yen

7. Pemeriksaan ke 7 

PEMERIKSAAN KEHAMILAN TRIMESTER 3


34 WEEKS
Rabu, 6 Juli 2022 (09.30)
Sebulan sebelumnya dokter mengatakan bahwa aku butuh ambil darah lagi pada hari ini untuk mengecek kadar HB ku, ternyata mungkin ku salah paham jadi ngga ada pengambilan sampel darah. 
• Berangkat sama suami karena kupikir ini pertemuan terakhir sama dokter. Berangkat pukul 9 sampai rumah pukul 3 sore, luar biasa mengantri. 
• pemeriksaan dilakukan seperti biasa (USG buat cek baby, USG transvaginal buat cek serviks) plus ngobrol mengenai persalinan sama midwife.
• diminta mengisi beberapa formulir (persetujuan PCR test dan kondisi bila ibu positif corona).
• mulai di arahkan untuk mengurus asuransi biaya kelahiran (loket 6).
• Kami diberikan form dalam amplop untuk diisi dan dilaporkan ke shiyakuso (City Hall).
dapat map ini dari midwife di obgyn dan diminta menyerahkan ke loket 6
amplop berisi form ini dibawa pulang untuk diisi.
kalau yang ini, pengisian nya di obgyn.

Sudah ada planning jadwal dalam waktu dekat
15 Juli Pemeriksaan Dokter lagi
26 Juli Ke Dept Anastesi dan Gynecology
27 Juli Mulai menginap di RS
28 Juli Operasi sesar

KUNJUNGAN MIDWIFE CITYHALL
Rabu, 13 Juli 2022 (14.00 JST)
Di kali kedua ini, midwife datang untuk menyerahkan form dan informasi terkait fasilitas bantuan ART bagi ibu pasca melahirkan.
❤️ 1 lembar berisi info detil mengenai ART
❤️ 1 buku panduan berbahasa jepang
❤️ 1 form aplikasi yang perlu diisi
35 WEEKS
Jumat, 15 Juli 2022

Lihat nanti yaa

Friday, December 24, 2021

Kehamilan Trimester Pertamaku Di Jepang

Alhamdulillah..
Allah kasih karunia luar biasa buat kami sekeluarga. Belum sempat bahkan menuliskan kisah perjalanan kami sampai ke Jepang, juga kisah keguguran di 2019 lalu, kini sudah ada episode baru yang Allah ingin titipkan.

10 Desember 2021
Hari itu kepalaku terasa berat. Tapi diri ini sekedar memaklumi diri, oh mungkin karena semalam meeting zoom sampai tengah malam, dilanjut mengerjakan pekerjaan lain, dan mempersiapkan makan untuk suami baito sebelum subuh. Praktis hanya tidur setelah subuh hingga sekitar pukul 8 JST.

Sebetulnya sudah ada feeling karena haid juga terlambat 4 hari, tapi rasanya diri tak sanggup buat sekedar collect urine dan testpack. 

Udah mulai ada rasa mual muntah, tapi masih berpikir mungkin karena minum jus jeruk tanpa makan dulu. Ya, aku ngga ingin geer duluan :)

Sabtu, 12 Desember 2021
Seperti biasa, setiap hari sabtu kami ada kelas belajar nihongo di International Lounge sekitar pukul 9-11.30 (plus perjalanan) dan suami full agenda mentoring online. Sambil agak lemes dan mual muntah, aku langsung test urine dan masyaallah tabarakallah positif.
Kalau ditanya test pack nya beli dimana, ini udah sengaja aku beli di Indonesia 4 pack hehe.

Alhamdulillah kami semua bersyukur🤗
Yang lucu responnya suami, saking udah lamanya, pas disodorin test pack beliau lupa garis 2 itu artinya apa hihihi. Iday juga awal awal termasuk yang ngga mau punya adik. Dia ada semacam mindset sendiri kalo anak kecil itu ngga bisa diatur (pernah liat anak tetangga yang masih kecil, yang belum bisa sepenuhnya ikut instruksi #yaiyaa hihi).


Rabu, 15 Desember 2021
Akhirnya kami kontrol ke RS, Iriyoo senta. Ada dokter obgyn favorit orang indonesia disini, karena perempuan dan biia bahasa inggris 😘 Karena cukup jauh, kami bertiga naik bus kesana sekitar pukul 9 dan sampai rumah sekitar pukul 14. 

Alhamdulillah sudah terlihat kantung kehamilannya dan dede fetusnya juga mulai terlihat :) Detail serba serbi pemeriksaan aku share di postingan berbeda aja yaa.
hasil USG Transvaginal.

Sejak saat itu hingga saat ini 
25 Desember 2022, qadarullah kehamilan kali ini awet sekali mualnya. Muntahnya sesekali, karena aku ngejaga banget supaya makanan yang masuk ngga keluar. 

Bunda hampir sepanjang hari mual, dan sangat mudah sakit kepala, dengan badan lemas. Yang biasanya jarang minum panadol, sekarang dalam 2 bulan ini aja udah makan 2 tablet panadol masyaallah. Rebahan banget..

Tapi ya memang setiap kehamilan punya cerita sendiri ya. Karena ada riwayat keguguran, jadi emang perlu lebih menjaga, qadarullah kondisi saat ini pun belum bisa selincah saat hamil iday dulu.

Seperti biasa memang nafsu makan jadi menurun. Makan yang nyaman itu kentang goreng, pisang dikasi cokelat, ayam goreng, makanan berkuah, telur rebus, icecream, yoghurt, jus.

Dan kali ini bunda sangat sensitif dengan bau bau an 🙈 
Telor ceplok ngga bisa
Bawang tumis langsung mual
Minyak harus baru
Bau cuka ngga kuat
Daging sapi lada hitam ngga kuat
Salmon goreng ngga kuat
Bau keringet iday juga padahal biasanya biasanya biasa ajaaa 🙈

Akhirnya bunda pesen essential oil peppermint now yang seger buat sesekali dihirup.

Poatingan kali ini bunda nulisnya kilat dulu ya, supaya ngga lupa. Insyaallah nanti diupdate terus ya 🤗♥️

Jumat, 21 Januari 2021
Alhamdulillah di UK 11 week ini, tepatnya sejak tanggal 14 januari an, mual muntah bunda mulai berkurang. Bunda belum tahu, apakah ini karena efek bunda mulai sering keluar rumah buat jemput kakak iday dan menghirup udara segar, atau memang karena hormonal.

Per 19 januari juga udah mulai makan nasi sementung, karena pesanan rendang dari tante ami juga udah dateng 😆😆 masyaallah nikmatnyaaaaaaa..

Berat badan bunda menurun, total 1.5kg penurunannya dari sebelum hamil. Tapi alhamdulillah kondisi pertumbuhan dede janin baik..

Bunda amaze banget Allah tuh ngga pernah lepas perhatiannya ke kita. Di saat bunda ngurus diri aja repot banget, udah pasti ngga akan bisa kalau disuruh menumbuh kembangkan janin sendiri, tapi Allah yang Maha Baik udah ngatur itu semua 😭


Tuesday, November 16, 2021

INSIGHT MBA - PERCAYA, Miliki Target dan Percayai Prosesnya

Marketing VS Selling

Marketing : Output nya Kolam, Personal Branding

Selling : Outputnya Closing

Bangga dan Berdaya : No Selling, Dying (DEP)


Allah memberikan pada kita 3 poin yang tak terpisahkan. 

1. Peranan

2. Tugas

3. Sumber daya

Ketika kita punya peranan, kita punya tugas, dan tugas kita membutuhkan sumber daya yang sudah Allah titipkan pada kita untuk dimaksimalkan. Terkadang setelah jauh memutar mencari, ternyata sumberdayanya ya adalah diri kita sendiri, atau dari lingkungan sekitar kita. Sejauh mana kita bisa menggali, menemukan dan memaksimalkannya


5 Levels of Leadership (Maxwell)



1. Position (rights) - Orang mengikuti kita karena mereka "HARUS"

2. Permission (relationships) - Orang mengikuti kita karena mereka "MAU"

3. Production (results) - Orang mengikuti kita karena apa yang kamu lakukan untuk organisasi

4. People Development (reproduction) - Orang mengikuti kita karena apa yang kita lakukan untuk mereka

5. Pinnacle (respect) - Orang mengikuti kita  karena siapa diri kita dan apa yang kita tampilkan


PAHAMI HAL ESSENSIAL DALAM HIDUP

Tantangan setiap jaman berbeda, dan sebagai orangtua kita tak bisa menutup mata atas itu semua. Pahami perkembangan jaman yang ada, bekali diri dan anak-anak dengan hal-hal esensial sorang hamba, seorang manusia. 

Nikmati proses gagal dan berhasil. Gagal bukan diri tak berarti, berhasil bukan berarti mulia


MILIKI TARGET

NIKMATI PROSESNYA


Cepat atau lambat bukan ukuran kita

Yakinlah waktu yang tepat adalah kondisi terbaik



INSIGHT


Alhamdulillah bersyukur banget bisa dapat sharing bermanfaat dari teh ririn dan dari teman-teman EPC lainnya. Jadi merefleksi kembali tentang bagaimana posisi diri ini menjalankan amanah sebagai leader tim. Terkadang kita merasa pernah ada di posisi yang prima, namun itu bukan kemuliaan. Sama halnya saat kita sedang dalam kondisi yang kurang baik itupun bukan suatu hal yang tak berarti. Jalani dan nikmati prosesnya dengan perlu tetap mengacu pada tujuan.

Belajar dari teman-teman yang lain bahwa memang terkadang kita dihadapkan pada kondisi yang tidak terduga dan perlu terus menyesuaikan diri. Entah kita sedang berada di atas, di tengah, atau bahkan di bawah sekalipun, ketika kita berani mengungkapkannya dan berbagi rasa, ternyata bisa menghangatkan sudut hati saudara-saudara kita.

Tetap lakukan amanahmu dengan benar.


Semoga Allah memberkahi segala proses bertumbuh kita dan saudara-saudara kita semua.


Kanazawa, 16 November 2021

Pukul 03.33 Dini Hari



Monday, November 15, 2021

Insight Nonton Drakor : Bukan Kebanyakan Drama atau DramaQueen, Kayanya Hidupku Kurang Drama (Jadi Butuh #eh)



BIsmillah
안녕하세요
annyeonghaseyo!


Pastinya takjub kaan wanita semacam aku nyapa pake bahasa korea, haha
Tenang aku cuma searching di google dan copas aja kok hihi.

Padahal saat ini aku udah hari ke 20 berada di Jepang tapi belum mengalirkan rasa mengenai itu ya disini. Gapapa deh ya satu persatu. 20 hari disini cukup jadi hari-hari yang "sibuk" buat aku pribadi. Next post kapan kapan aku cerita deh yaa <3


Sebelum ini aku bukan seseorang yang addict sama hal tertentu. Disaat orang-orang jadi fans berat perjepangan (anime, dorama, manga dan sebagainya) aku biasa aja. Disaat jadi emak-emak dan pada doyan nonton drakor sampe hapal orang-orangnya, aku juga biasa aja. Bukan karena apa-apa sih, aku cuma mengkhawatirkan diriku yang kalau udah nonton sesuatu dan suka, pasti ditonton sampe habis. kebayang kan kalau belasan episode drakor bakalan aku tongkrongin? Cucian, masakan, anak, grup reseller, dll udah pasti dilalaikan. Jadi ini karena tau kapasitas diri aja yang belum bisa memanage nya.


Jujur awalnya sempet penasaran sendiri, kok ada ya yang bisa maraton, ngikutin, bahkan hapal sama semua jalan cerita drakor. Sampai akhirnya mulai tau rekomendasi drakor bagus yang genrenya kusuka, langsung ku tonton marathon hihi

Prestasi Nonton Drakor selama jadi emak-emak 7 tahun:

1. Birthcare Center

2. Squid Game

3. Hometown Cha-cha-cha

keren kann, ini keluar dari zona nyamanku, berani nonton aja meskipun masih tetep ada guilty feeling karena nonton nya marathon wkwk.


Manteman Pernah denger istilah DramaQueen/ "Hidup Lo Kebanyakan Drama",  ngga sih?

Hal itu pernah aku denger dan aku jadi bener-bener waspada supaya aku ngga menjadikan hidupku lebay atau kudramatisir. Aku tipe yang berusaha datar lempeng lurus apapun kejadian yang kualami. Aku ngga mau dilihat orang sebagai orang yang lemah karena "hal" kecil doang. Satu sisi kuanggap itu hal positif, tapi disisi lain, rasanya kok aku malah "mematikan" saraf "rasa"ku sendiri ya?

Jadi disini aku jadi paham, bahwa sebuah nasihat itu mungkin ngga selalu cocok untuk semua orang. Dan tanpa sadar kadang kita ngga tahu apakah nasihat itu beneran cocok buat kita atau enggak, tapi tetep kita dengerin bahkan praktekin. 

Kadang aku ngerasa "nonton" itu adalah sebuah "kesenangan" yang mengganggu produktivitas, bahkan membuang waktu. Padahal ya aku suka, karena banyak hikmah yang didapat langsung secara multimedia. Kebayang kan dengan mindset semacam itu, nonton drakor bukan jadi opsi ku saat ini.

Tapii, di titik ini aku jadi sadar, bahwa, aku yang "garing" ini ya sebetulnya butuh hal-hal semacam itu.
sesuatu yang bisa "menghidupkan rasa kemanusiaan". Inget banget jaman SMP masih suka baca novel teenlit percintaan, persahabatan. tapi semenjak agak gedean dikit, ko rasanya hal semacam itu jadi ngga kulirik.

Ya ngga salah juga sih, namanya perjalanan hidup ya.
toh dari sini aku juga bisa belajar.

Aku justru ngerasa ko cara ku menghadapi hidupku berasa kurang drama yaaa, 
bukan, aku bukan berharap ditambah ujian sama Allah. Aku cuma sadar kalau aku butuh lebih "hidup" dalam merespon setiap kejadian dalam hidup, lebih "pake hati" merespon manusia yang lain. Harapannya dengan ngeluangin waktu buat nonton hal semacam ini bikin diriku ngga kaku-kaku amat kaya tembok ya hihi.


BELAJAR BISA DARI MANAPUN

Kalau dipikir belajar enak dari buku, emang bener. Tapi ada hal-hal lain yang emang ngga secara instan kamu dapatkan sekedar dari buku. Jadi ya buku itu penting, tapi belajar melalui film juga boleh aja. 

Contoh kecil di film Birthcare Center, aku jadi lebih paham sebetulnya hal-hal yang pernah kualami semasa jadi ibu muda itu sesuatu yang lumrah terjadi, aku juga jadi tahu bahwa ada segudang permasalahan lainnya yang aku belum tahu, aku juga jadi tahu bagaimana contoh ideal / hal baiknya.

Atau di film Hometown cha-cha-cha aku jadi belajar gimana sih hubungan 2 orang yang stranger itu bisa sampai jadi sebuah pernikahan (btw kan aku taaruf soalnya proses nikahnya meskipun udah kenal hihi), gimana "pacaran" itu (jadi inspirasi buat pacaran halal setelah nikah kaan haha), atau gimana rekatnya persahabatan, dan masih banyak lagi lainnya.

Yang sebelum nonton itu, karena aku orangnya lempeng, ngga terlalu aku ambil pusing.
Ya intinya jadi terisnpirasi lah yaa

Dalam kehidupan nyata kan ngga semua orang punya akses untuk melihat/ mempelajari berbagai jenis hubungan antar-manusia ya. Kadang contohnya hanya kita lihat dari orangtua atau keluarga aja, tapi kita "kurang jauh mainnya" jadi ngga banyak referensi. Menurutku itu salah satu perwujudan dari iqra sih, bukan sekedar baca  buku aja kan ya, tapi baca kondisi sekitar. Dan lagi pandemi gini kan kadang terbatas ya, jadi manfaatin video atau film inspiratif hihi.


Jadii

Disini aku cuma mau bilang bahwa selama itu bermanfaat buat kita dan kita yakin, ya jalani aja.
Penting untuk tahu batasannya, jangan berlebihan tapi juga ngga perlu terlalu ketat.

Tugas kita menghimpun hikmah yang berserakan

Tujuan akhirnya ya tahu sendiri kan, supaya kita jadi manusia yang lebih baik, yang bisa jalanin amanah dari Allah dengan sebaik-baiknya.
Udah dulu ah, mau nulis yang lain lagi hihi, dadah!



Selasa, 16 November 2021

00.24 

Cihuy bisa begadang! 





Thursday, October 21, 2021

Resume Diskusi Sekolah SD di Jepang

*DISKUSI SD DI JEPANG*
narasumber : mba vika @heningperwita

Saya tambahkan sedikit info yg saya dapat siang ini, Mba Vika ini aktif menulis yah.. sudah ada 3 buka tentang parenting dan kehidupan mamah mamah.. selain itu banyak menulis tips ttg hidup di Jepang.. hari ini salah satu tulisannya direpost salah satu tokoh kepenulisan parenting di Yogyakarta..

Buat awalan, ini saya disclaimer dulu yak 🙏😄

Saya share apa yang saya alami dan saya bisa saja. Dan hanya berlaku untuk wilayah saya di Onojo-Shi, Fukuoka-Ken. Karena setiap ward office bisa jadi berbeda perlakuannya.

Sebagai gambaran. Anak pertama saya pindah ke Jepang saat kelas dua SD. Lalu yang kecil, perempuan masih umur empat tahun saat itu. Sekarang yang besar sudah kelas empat, yang kecil baru saja masuk kelas satu. Anak kedua saya tidak TK Jepang, hanya ikut english school semacam day care berbahasa inggris, jam 14.30-18.30 saja. Pertimbangan saya tidak masuk TK Jepang, karena saya tidak ingin banyak merepotkan orang Jepang, mengingat saya tidak bisa bahasa Jepang, toh saya juga di rumah saja. Maka english school yang saya pilih bersama suami, supaya saya tidak cengoh (hehe), dalam artian bisa ngobrol dengan teachernya, mudah mengetahui perkembangan anak. 


Silakan jika ada kegaulauan yang ingin dibagi

1️⃣
Alur administrasi pindah SD di Jepang itu gmn? Misal anaknya kelas 2 SD, usia 8 tahun kurang, mau naik tanggung, mau turun tanggung..

*Jawab*
Ngga ribet
Coe dkk dituker dengan resident card (KTP JEPANG). Bawa ke balaikota Ward Office (2pekan).
Melaporkan diri bahwa sudah tiba di jepang, tinggal dimana. Lapor alamat.

Anak usia berapa, SD dicarikan yang terdekat rumah.

Ditemani staff wardoffice, plus translator (karena sama sekali gabisa bahasa jepang). 

_Jadi warga negara, yang ngurus ya negara. Rakyat tinggal menikmati aja. Pajak tinggi karena rakyat beneran dilayani. Manut_

SD SIMPLE BANGET
Ngga dilihat raport akademis. Tapi ditanya kebiasaan, gaya anak (aktif/pendiam), kepribadian, kesehatan (alergi makanan/dingin).

2️⃣ 
Mba, bisa share proses adaptasi anak masuk SD yg awalnya tidak bisa bahasa Jepang sama sekali? 

Untuk dokumen dari Indonesia yg harus dibawa dari Indonesia apa saja? Saya dengar bawa riwayat imunisasi ya

Untuk SD negeri, biaya lain2 apa yg keluar setiap bulannya?

*Jawab*
Proses adaptasi anak pasti beda beda, ibunya yang perlu ngerti mereka gimana. Kasih pemanasan panggilin guru bahasa jepang di solo. Anak mudah ngerti karena adaptasi dari bahasa inggris (katanaka)

Dokumen : ngga diminta karena sebenarnya CoE udah lengkap kan ya. Udah terintegrasi untuk semua sistem di jepang. 

SD hanya bawa catatan imunisasi.
Vaksin ketat, ngga mau ditulari banget. Sama sekolah diminta test TBC, ada rekomendasi klinik untuk test lengkap.

Biaya setiap bulan : spp jepang murah (gratis). Yang ngga murah itu perlengkapannya, misal tas khas jepang randoseru (awet banget dipake kelas 1-6) dari 20rb-140rb. Solusi cari di amazon yang online, dapet diskon dari 18rb jadi 8rb, jadi 12rb.

Baju olahraga wajib seragam. 
Kaos olahraga celana dan topi 5500/anak (emang bagus banget) ada musim panas dan musim dingin.

*Buku* gratis dari sekolah ada
*ATK* Buku tulis, alat tulis, gunting dll 5500/orang
*makan siang* susu kroscek dulu susu apa (tanya merk nya apa pilih yang 100%) nagatoshi murah banget pokoknya. Makan siang bento sendiri biar aman.


3️⃣ Vioni
Izin bertanya mba 
Untuk mgejar belajar agama (sholat, ngaji dll), kpn kira2 mba? Pagi atau sore atau pas wiken mba? 
*Dulu pernah mba rekomendasiin buku ngaji makasi mba

*Jawab*
Belajar agama di jepang itu harus mandiri banget. Jujurly belum bisa ngajarin iqro tiap hari. Paling sepekan sekali. 1 lembar aja udah alhamdulillah banget.

Anak udah pulang jam 3/3.30 sore. Diajak main ke taman terdekat sampai jam 5/6. Udah cape. Peer SD jepang itu banyak. 

Math : latihan soal tujuannya Biar si anak lancar mengerjakan matematika.

Bahasa jepang : supaya terbiasa menulis kanji. Anak aktif biasanya bosen, karena suruh ngulang terus.

Semoga nanti udah bisa ke masjid pas ngga corona ya.


4️⃣
Pertanyaan: 
Nanti kalau anak kembali ke Indonesia, gimana rencana matrikulasi pelajaran2 sekolahnya

Belum ngalamin.
Cari sistem sekolah yang ngga terlalu jomplang sama jepang. Jepang manusiawi sekali, 
Ngga ada ranking. 

5️⃣
Pertanyaan:
Untuk Ibu yg tidak bekerja, apakah boleh sewaktu-waktu menitipkan anak di daycare? 
Tips untuk cari daycare Mba

*Jawab :*
Kalo bisa bahasa jepang, BEBAS.
Kalo gabisa, ngga mau ngerepotin  orang lain. Fokus mempersiapkan faira masuk sd, cari daycare yang bahasa inggris, supaya bisa ngobrol sama teacher nya. Pilih jam siang supaya banyak ketemu orang (karena fokus buat sosialisasi).

Kalau yang sekolah nya perempuan, pasti akan dicarikan daycarenya. Segala kebutuhan kita oleh ward office akan di list. Insyaallah udah disiapkan.

6️⃣
Pertanyaan:
Kalau awal mula tinggal di Dormitory kampus terus pindah ke Apato yg daerahnya beda dgn Dormitory, sekolah anak pindah juga atau gmn Mba

*jawab*
Kalau pindah apato, sekolah anak ikut pindah. Dengan catatan apato kita letaknya tidak berada di wilayah apato lama. Sistemnya zonasi. Radius 2Km. Asumsi saat anak berjalan kaki pulang pergi itu masih kuat. Gerombolan berangkat dan pulangnya, yang seblok bareng. 

Fadli : Di sekolah itu dikenalin sama komputer. Tapi programing sederhana. Bukan games ato medsos. Malah disuruh ati ati sama sekolah. Waktunya tergantung kelas nya, misal kelas 2 itu 1x per semester, kelas 3 bisa beberapa kali 

7️⃣
Maaf thriller dikit 😄
Angka bunuh diri di kalangan SD meningkat sejak pandemi, apa anak2 tanya apa itu bunuh diri?

*jawab*
Serem banget, malah baru denger.
Perasaan ngga setres amat. Di jepang ngga ada sekolah online. Jepang itu negara yang bisa bikon teknologi macem macem. Anak sd dikenalin sm gadget gitu malah belum.
Gadget diajarkan untuk mencetak creator🔥😍


#resumehajah

Saturday, October 2, 2021

Syukurku Menjadi EPC Tigaraksa di RKTIM

“Syukur adalah menunjukkan adanya nikmat Allah pada dirinya. Dengan melalui lisan, yaitu berupa pujian dan mengucapkan kesadaran diri bahwa ia telah diberi nikmat. Dengan melalui hati, berupa persaksian dan kecintaan kepada Allah. Melalui anggota badan, berupa kepatuhan dan ketaatan kepada Allah” 
(Madarijus Salikin, 2/244).

Alhamdulillah 
Pagi ini aku sangat bersyukur dengan segala yang telah kau berikan padaku, Ya Allah.
Khilafku yang tek selalu ingat mensyukuri segala nikmatmu, maka Ampuni hambamu ini..
Jauhkan hamba dari kekufuran..

Alhamdulillah
Ini waktunya aku menulis beraneka rasa syukur yang selama ini tak pernah tertuliskan disini.
Sudah hampir 3 tahun ini hajah menambah amanah baru sebagai Pebisnis. Jaraang sekali saya sempatkan menuliskan tentang apa yang saya jalani sekarang, karena ada rasa 'segan' untuk mengekspos nya. Tapi insyaallah, mulai sekarang akan lebih terbuka lagi, karena menulis itu bagian dari menyampaikan hal hal yang bermanfaat dari yang kualami, sekaligus penyampaian rasa syukur atas segala nikmat yang telah Allah berikan.

Alhamdulillah sebagai Ibu Rumah Tangga, saat ini hajah berkarir di PT. Tigaraksa Educational sebagai EPC. Alhamdulillah pencapaian tertinggi sudah dua tahun kemarin berhasil juga mencapai Reward Annual Conference di Bali dan di Jakarta, serta menggapai reward Short Trip ke Singapore-Legoland Malaysia. Allahuakbar, belum pernah terbayang akan bisa keluar Negeri dengan pencapaian pribadi.

Alhamdulillah juga, sesuai mimpi di awal, lewat wasilah Tigaraksa dan RKTIM, perpustakaan kecil buat anak bisa terwujud, bahkan lebih dari yang pernah dibayangkan. Saat ini alhamdulillah haidar (4,5 tahun) dan insyaallah tumbuh kembangnya baik. Udah kritis, dan seneng buat nyerita macem macem.


Tidak dikatakan bersyukur pada Allah bagi siapa yang tidak tahu berterima kasih pada manusia
.” 

(HR. Abu Daud no. 4811 dan Tirmidzi no. 1954. 
Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Terimakasih ku haturkan pada Teh Ririn, kakak kelas ku di SMP, di SMA, dan yang kini menjadi Leaderku, jadi tempat ku berbagi.
Ngga ada hal yang bisa membalas semua kebaikan beliau, semoga Allah memberikan selalu keberkahan pada kehidupannya.

Ditulis 7 Mei 2021 dalam sebuah draft yang tak selesai
Dirilis saja, revisi kemudian :)

Update Kehidupan Dulu

Bismillah, Assalamualaikum! Lama tak bersua, kali ini bahkan aku sudah jadi mamak anak tiga :))) Banyak yang ingin kuceritakan, tapi entah y...