Showing posts with label Kerja Praktek. Show all posts
Showing posts with label Kerja Praktek. Show all posts

Friday, May 24, 2013

epilog kerja praktek

Bismillah

Mau menggenapi kisah KP (kerja praktek) ku.
Sudah hampir setahun lewat ya? Tidak apa, yang penting sudah selesai kulewati prosesnya hingga akhir, dan serial KP ini jadi lengkap deh hehe

Setelah kerja praktek berlalu, saatnya menyusun laporan. Sebetulnya sembari kerja praktek aku mulai menyicil bikin laporan. Alasannya, sambil mengisi waktu dan supaya ga keteteran.

Wejangan banget nih, setelah KP selesai, selesaikan juga semua laporan sesegera mungkin. Kalau enggak, virus malesus bangetus akan segera menjangkiti. Akibatnya hidup jadi tidak tenang dan ngos-ngosan.

Sebelum kembali dari tempat kerja praktek, jangan lupa cek semua kelengkapan administrasi yang harus dilengkapi. Cem cem form nilai dll (bisa cek sendiri ya apa aja). Apalagi kalo tempat KP nya jauh, kau repot juga kalo mesti bulak-balik. Balitsa mah da deket hehe.

Biasanya setelah kerja praktek selesai, akan ada deadline-deadline dari dosen kordinator KP. Nilai harus masuk, dan laporan KP kita pun harus melewati berbagai proses (konten diperiksa pembimbing KP, penulisan di periksa sama dosen evaluator dan dosen kordinator). Proses ini ga sebentar loh, harus siap ngedit-ngedit dan print ulang. Yah mungkin sama kalo ntar nyusun skripsi #eh

Nah, pengalamanku, setelah dievaluasi sama dosen evaluator, sempet tuh aku kena virus malesus bangetus tadi. Alesannya karena waktu itu lagi punya kesibukan lain (namanya juga alesan -,-).
Alhamdulillah ga parah, setelah editan terakhir, udah tinggal di print aja. Bu Rina (Dosen Kordinator KP) nya juga cukup kooperatif kalo kitanya kooperatif. Tinggal dijilid, beres deh! Yeeeee senangnyaaa :D :D

3 paket laporan hardcover udah jadi, sekarang saatnya ditandatangan, besok bisa diambil dan bisa dikasihin ke Balitsa. Yiha!!

Lancar? Lancar.
Disini nih kejadian yang sama sekali ga terduga.

****
Pagi itu aku ambil 2 paket laporan KP dari TU, 1 nnya udah diambil bu Rina untuk disimpan di perpustakaan. Rencananya insyaallah besok mau ta' kasihin ke balitsa. Sorenya aku ada jadwal ngajar privat. Hihi saat itu lagi bawa motor sendiri ke daerah karang setra.
Sekitar jam 8 malem, aku udah sampe soekarno hatta, deket depo bangunan. Singkat cerita, tasku dijambret. Ya, tas. Tas yang isinya ada laporan KP (dan lain-lain tentunya).

Akibatnya?  
Semua softfile laporan ikut hilang bersama laptop di dalam tas, sama sekali ngga ada backup an nya. See? Kita ngga pernah tau takdir apa yang Allah siapkan. Habis itu saya mesti curhat dulu sama bu rina, terus pinjem laporan 1 nya buat saya kopi ulang.

Laporan KP saya jadi tambah jelek deh karena potokopian hehe.

****
Ya sudah lah ya, semua pasti ada hikmahnya.


Serial kerja praktek, selesai! :D

Tuesday, September 25, 2012

met new people : another way to found yourself


"Bertemu dengan orang-orang baru adalah salah satu jalan menemukan dirimu. Terkadang memang proses yang terjadi hanya di permukaan saja. Tapi percayalah, selalu ada pelajaran untuk dirimu."
--Jalan Setiabudhi, 19 September 2012

Sebuah catatan yang kutulis dalam buku catatanku seusai pulang dari Balitsa Lembang, terkait pengumpulan laporan KP.

Pembimbingku disana memberikan form penilaian kinerja ku di sana beberapa waktu lalu.  Sesuatu yang awalnya kupikir sebuah formalitas saja, tapi ternyata ngga sepenuhnya begitu.

Hasil akhirnya, aku diberi sebuah nilai yang cukup baik. Cukup lah, mungkin juga tak jauh beda dengan nilai teman-temanku yang juga KP di tempat berbeda. Namun yang lebih menarik buatku adalah bagian "Catatan".

Di situ tercatat bahwa secara umum kemampuanku cukup baik, namun perlu meningkatkan kemampuan ilmiahnya

Mungkin terdengar biasa-biasa saja bagi kalian, namun bagiku, terasa seperti ada bayangan lampu menyala di atas kepala kanan, kemudian terdengar "aha!"

Yah, itu semua jadi lain kawan, kalau kau merasakan ada sesuatu yang rasanya cocok.

Interaksi dengan pembimbing ku selama lebih kurang 45 hari itu, tentu menimbulkan sebuah kesan, apalagi mungkin setelah melihat draft laporan KP ku. Kemampuan ilmiah salah satu skill yang sangat diperlukan di berbagai bidang, kupikir. Jadi mungkin setelah ini harus lebih keras berusaha!

Yak dibantu yak temannya dibantu yak! :D

Tuesday, July 24, 2012

Timeline Selama KP

Timeline Kegiatan Kerja Praktek di Lab Virologi Balitsa (Juni-Juli 2012)

Beginilah kira-kira yang saya lakukan selama Kerja Praktek di Balitsa Sana. Jam kerjanya dari pukul 8.00-16.00 dan istirahat siang jam 12.00-13.00. Terkadang masuknya bisa siang (jam 9 tergantung penelitinya, karena biasanya beliau ada pengamatan dulu), dan pulangnya bisa lebih cepat kalo memang sudah ngga ada apa-apa.
:)


Monday, July 16, 2012

Kerupuk si Bubur dan Swing Fooders


Hari ini berangkat agak terlambat 30 menit, seharusnya pukul 6 sudah berangkat menumpang motor mbak ovie. Sarapan singkat jadi semakin singkat karena harus diakhirkan dengan mengembalikan kembali setumpuk nasi di piring ke dalam tempat nasi.

Sampai di jalanan sekitar lembang tempat yang biasa saya lalui untuk berganti angkot terdapat sekitar 6-7 penjual bubur ayam. Saya niatkan untuk mampir dan membeli semangkuk bubur dahulu, antara kangen bubur ayam dan kelaparan :)

Dari sekian banyak penjual bubur yang bisa saya pilih, akhirnya saya menjatuhkan pilihan pada kakek-kakek tukang bubur  yang lokasinya tak jauh dari perempatan.
Tidak ada alasan khusus, hanya memilih.

Bubur disajikan, hmmmm.. Yummy!
Ada yang sedikit berbeda dari bubur ayam biasanya. Kerupuknya bukan kerupuk yang biasa, warnanya pink dan kuning dengan bentuk mie dan lembaran. Agak unik.
saya sempat berpikir apakah mungkin kerupuk ini lebih ekonomis? Saya tidak tahu, mungkin saja.

Kemudian sedikit merenung lagi, dari sekian banyak tukang bubur, saya ditakdirkan untuk  membeli disana. Padahal gerobak tukang bubur yang lain lebih bagus dan lebih menarik.

Yah, emang rejeki udah ada yang ngatur ya.
Saat menjadi pengusaha kelak, mungkin pembeli kita juga akan punya beragam alasan memilih produk kita, terlepas dari bagaimanapun produk kita. Bahkan swing fooders* macam saya tadi juga termasuk jalan rizki loh hehe :)

*Swing fooders adalah pembeli makanan yang tidak banyak ambil pusing masalah apapun. Kemana kakinya melangkah ya itu makanan pilihannya.  Singkatnya, mana aja hayu. Istilah yang muncul dari otak saya ini memang agak maksa dan sepertinya dipengaruhi oleh ramainya suasana pilkada cawagub DKI Jakarta
Hehe :D

bubur ayam dan kerupuk pink-kuning

6 Pekan Lebih 3 Hari

Kerja praktek resmi saya sejatinya sejak tanggal 4 Juni sampai 4 Juli 2012, tapi sampai saat ini (16 Juli 2012) masih harus dilanjut KP nya. Mengapa? Karena data pengamatannya yang dibutuhkan. Tanggung kalau ngga diselesein, setidaknya penelitiannya rampung deh.
Nah jadi kalau dihitung-hitung, efektifnya 33 hari kerja, selama rentang 6 pekan lebih 3 hari.
Jauuuuh  sekali dari perkiraan awal. Hehe

Lama ngga nulis tentang KP, berarti kayanya hari-hari kemarin di sana kurang seru, hehe, maksudnya, mungkin sudah sampai di titik stasioner dan grafiknya lagi turun. Yah, manusiawi kok. Dan maksudnya di hari-hari terakhir itu bukan yang saya cemberut ato gimana, tetep asik, tapi ya itu, banyak hal lain yang lebih menarik dan KP beberapa hari kemarin ngga terlalu menarik pikiran saya buat ditulis hehe  :)

Hari Ini mulai ngelakuin ELISA ASSAY lagi, tapi bedanya, sampel yang diuji sekarang itu sampel percobaanku! (akhirnya..) ^^
Pagi-pagi sampling daun tomatnya dari 450 taneman, siangnya diekstrak pake coating buffer, terus lanjut dipipetin ke plat microtiternya. Habis itu diinkubasi di 4 derajat di dalem kulkas, dan besok kita ketemu lagi sama itu plat! :D

Udah ya :)
 
Di hari ke 43 rentang masa KP
Cikole, 16 Juli 2012
Sampaikan salamku buat saudara-saudara yang sedang menyukseskan IMSS di ganesha :')

Thursday, June 21, 2012

Pulang Naik Bus Indramayu-Bandung :D

Harus saya akui, untuk hari kamis dan jumat besok tidak ada jadwal KP. Kenapa? Para penghuni laboratorium virologi Balitsa lagi pada kunjungan penelitian ke daerah Jawa Tengah. Otomatis pagi ini saya dan silat hanya absen ke sana, lantas pulang ke bandung.

Kali ini beda, setelah denger ada bus AC 5000 perak dari Indramayu ke Bandung yang lewat Cikole, darah saya mendidih (lebay) dan pengen pulang ke bandung naik itu. Rencananya Silat mau nebeng sama riksa (yang ternyata bareng koko levi).

Secara harga ngga jauh beda dengan naik angkot biasa

Jalur Angkot dari Balitsa sampe ledeng :
Cikole - St. Hall Lembang : 5000-6000 rupiah
Jalur Bus Indramayu sampe ledeng:
5000 (tadi ternyata 6000)

Tapi jadi punya pengalaman baru lah naik bus dari sini hehe.

Jadi bus ini biasanya memang lewat sekitar jam 8.10; 9.10; 10.10
2 kloter pertama udah ngga mungkin, jadi berharap banyak dapet kloter 3 yang jam 10.10

Alhamdulillah, sambil ditemenin silat, riksa, dan koko levi, jam 10.05 itu  bus nongol deh! Sambil teriak kegirangan (lebay) saya lari dan nyetop bus nya.

DADAH TEMAN!! MAKASI YAA UDAH MAU NUNGGUIN:D

DI DALAM BUS
Wah ternyata ga seenak yang dibayangkan. Bus sedang dalam keadaan penuh, otomatis penumpang baru ngga bisa duduk. Masih tetep berharap penumpangnya pada turun cepet, jadi bisa duduk. Hehe.

Bus nya ber-AC, ada tirainya, nyaman deh aslinya (apalagi kalo dapet kursii). Ukurannya kecil sih sebenernya. Lorongnya hanya bisa dilalui 1 orang atau 2 orang tapi sempit. Herannya sampe pengamen aja lagi riweuh begini masih sempet ngamen disini, mengiringi perjalanan sampai ke bandung.

Yak, 30 cm pengamen itu nyanyi di hadapan saya.
Ternyata sama sekali ngga romantis dinyanyiin begitu (yaiyalah)
(ada fotonya, ada rekaman suaranya kalo mau denger, minta aja ya hehe iseng)

BEBERAPA TIPS YANG KEPIKIRAN  
1. Waspada barang bawaan (dimanapun memang harus waspada. Apalagi kalo barang bawaannya banyak.) 
 2. Make it simple semua barang bawaan. Supaya ngga bikin repot diri kita juga siapapun yang ada di dalam situ, siapapun.
3. Penumpang perempuan yang dapet tempat, bisa nawarin perempuan yang baru naik untuk nyandar di kursinya. Ya, kadang suka canggung. Perempuan yang berdiri suka ngerasa ngga nyaman juga loh kalo berdiri deket banget sama laki-laki. Bener deh, was was. Jadi yuk, lebih perhatian lagi.  
4. Pakai baju yang nyaman dan ga bikin was-was juga. Meskipun udah terlindung dengan baju, rok dan kerudungan yang lebar buanget, biar bagaimanapun, perempuan pasti merasa was was. Ngga enak kalo diliatin. Beneran deh.
5. Harus nyiapin mental untuk berdiri terus selama perjalanan!:D

* * * * * * * * * * *
Mencoba sesuatu hal yang baru.
Saya sangat suka sekali dengan hal-hal  baru,
Tapi harus terus menyeimbangkan kesenangan dengan hal-hal lama yang menjadi rutinitas
:)


Di Hari kedelapanbelas KP
406,
21 Juni 2012
Dan sekarang harus packing keluar dari asrama :(

* * * * * * * * * * * 
dalam label angkotstory karena pengangkot ini lagi nyobain naik yang selain angkot hehe
maksa :D 

A'a Patrick yang Suka Bercanda


Hampir dua minggu disini. Saya sering sekali mengajak orang berkenalan. Tapi yang ini beda. Beliau bekerja membersihkan ruangan dengan sangat rajin. Menyapu, mengepel, mencuci jendela.. Sejak awal masuk, bahkan saya tidak mengajak berkenalan, saya juga heran.

Awal kemunculannya  tidak diduga, kejadiannya lucu dan aneh sekali.


Jadi saat itu lab Virologi sedang kosong, saya masih bertugas melakukan pencucian plat mikrotiter. Dalam suasana hening itu, tiba-tiba ada suara "Haa!" saya jelas kaget dan spontan menengokkan kepala ke arah sumber suara di belakang. Beberapa detik saja saya melihat sesosok laki laki mucul di jendela, dan kemudian seolah tenggelam (sepertinya jongkok hingga tidak kelihatan lagi di jendela). Saya kaget dan berharap sosok itu akan kembali muncul di jendela sambil tertawa bercanda. Namun tahukah? Dia tidak muncul lagi!

sedikit berdegup, dia masuk lewat pintu belakang, langsung muncul saja tanpa rasa apa-apa, sambil sembari mengepel.  Saya bersyukur. Tapi yang jadi aneh adalah karena, seharusnya setelah muncul di jendela, dia bisa dilihat sedang berjalan menuju pintu belakang. Baru kemudian muncul.
Tak tahu bagaimana.

Akhirnya di hari jumat ini kami berkenalan. Dan dia mengenalkan dirinya sebagai patrick. Saya iya iya aja, setengah percaya setengah tidak, karena selama ini saya pikir itu bukan namanya.

Ketika kami mau pulang, dia berkata TITI KAMAL yaa (belum tahu akronimnya)
wah, aa patrick suka bercanda rupanya.


Hari keduabelas dan keenambelas KP
15 & 19 Juni 2012
Hari ini tidak gabut, memang tidak ada yang bisa dilakukan, semua yang di lab sedang pergi. By the way, nama aslinya kang dadan (ato yayan ya?)
:)

Friday, June 15, 2012

Bulos, Batik dan Rencana Ngumpet di Rumah Kasa

Motif Batik Pekalongan
Bulos adalah bukan ulos, memang bukan. Bulos itu Bule Ostrali (Bule Australia, singkatan yang dibuat sama silat hihi). Jadi hari kesebelas KP ini BALITSA kedatangan tamu dari Australia, saya kurang tau tujuannya apa, tapi perkiraan sih studi banding.

Isu adanya tamu dari Australi ini udah dari lama, dari beberapa hari lalu. Sehari sebelum kedatangannya,  ada 2 pencitraan berbeda yang saya dan Silat (temen KP bareng) pikirkan tentang itu, dalam perjalanan pulang kami berbincang :
Silat  (S)    : Disangkain teh besok kita disuruh pake baju batik. Besok pake batik ah..
Hajah (H) : Hahaha bodor lah kepikiran itu!
S : Tapi tadi ibunya ngga bilang apa-apa ya?
H : Iya sih, siapa tau lupa bilang kalo kita harusnya pake batik. Tau ga aku mikir apa tadi, Sil?
S : Apa?
H : Aku ngebayangin hari ini kita lembur di lab, sampe malem. Karena harus ikut bantuin beres-beres lab  karena besok ada tamu dari Australi tea. Hihihi
S dan H : Hahahihi bersama

Saya mikir gitu bukan karena ngga beralasan (atau karena memang mental tukang bersih-bersih? Hehe), sebelumnya kami pernah ditugaskan membereskan lemari es berisi sampel-sampel. Padahal lab juga ga berantakan sih, tapi ya saya kepikiran itu aja hehe.

Hari ini, akhirnya kami berdua pake batik. Silat pake baju atasan batik cokelat, saya pake rok batik biru. Siapa tau aja sih hehe.

Sehabis istirahat makan siang, kami kembali ke lab, dan ternyata sang bulos sedang mampir ke lab kami. Masuk jangan ya?
S : Tapi takuut. Emang gapapa gitu?
H : Emangnya kenapa? Tapi bisi kenapa-kenapa sih ya
S : Yaudah kita tungguin aja di rumah kasa dulu. Taunya teh bule nya dateng ke rumah kasa!
H : Trus ntar teh ditanya, "What are you doing here?" Aaah tidak! (secara kita ngga ngapa-ngapain). Kan ga mungkin kita bilang "we're just hiding from you!"

Hehe. Imajinasi.
Belajar ngomong inggris makanya, jah.. hehe


Hari Kesebelas KP
Balitsa, 14 Juni 2012
Sembari nunggu pintu lab dibuka, Ibunya lagi nganter sang bule keliling-keliling :)

image source : http://contohmodelterbaru.blogspot.com/2012/02/motif-batik-indonesia-macam-macam.html

Thursday, June 14, 2012

Baso Tikus Pujaan Hati yang Senantiasa Dinanti

Baso. Sumber : foods-recipe.com
Sejak awal kedatangan kami KP di Balitsa, kantinnya belum buka, Ibu kantinnya (Ibu Tri) lagi bantu hajatan kakaknya, jadi masih capek katanya.

Selama seminggu pertama kami masi belum tau makan dimana, tapi di dekat Jaslit (Jasa Penelitian-semacam kantor penerimaan tamu) selalu ada tukang baso bertengger di daerah sana.

Gerobaknya bertema biru silver (seng), warna basonya putih, dan kita suka iseng ngomong itu baso tikus (karena kelihatannyaputih banget), ato baso tepung. Penasaran, tapi kita belum jadi juga nyobainnya. Seinget saya, saya pernah bilang "yaudah ayo cobain aja, sekali-sekali, daripada selama disini kita ngga pernah nyoba baso itu!".

Saya inget juga suatu kali sempat mau beli, tapi ngga jadi dan malah beli syomay yang ditraktir Silat (5 Juni lagi milad hoho). Abis itu besok-besoknya kita ngga nyari-nyari tu tukang baso lagi.

Minggu kedua saya sama silat jadi nyariin terus mang baso itu. Setiap paginya berbincang dengan penuh harap, "Hari ini ada baso tikus itu ga ya?"

Yah, itu terus kami harapkan, setiap hari, setiap paginya, hingga saat ini. Namun batang gerobaknya pun memang tak kunjung muncul. Mendadak juga Gerobak-gerobak lainnya ngga pada ada.
Sebenarnya di lingkungan dalam balitsa ada juga tukang batagor, tukang ketan bakar, tapi tetep aja beda.
Wah ini mungkin karena kantinnya udah mulai buka, jadi tukang-tukang yang biasa nongkrong depan jaslitnya ngga jualan lagi disini.
Hiks.. Hiks..

Tuh kena batunya, di awal gengsi-gengsi mau beli ngga jadi-jadi, pake dikatain segala lagi, sekarang malah dicari kan? Hehe.

Semoga laris manis dan berkah ya 'mang jualan baso nya, kami tau itu bukan baso tikus. Maaf atas kesalahan yang tidak 'mang ketahui. semoga kelak bisa berjumpa lagi :D


Hari kesepuluh KP
Cikole, 13 Juni 2012
Masih berharap datangnya gerobak 'baso tikus' :)

Wednesday, June 13, 2012

Belajar Metode Elisa : Harus Percaya yang Ghaib!


Ide tulisan ini dilatarbelakangi oleh salah satu pekerjaan yang saya lakukan selama KP di Lab Virologi, Balitsa. Suatu metode andalan (kojo, istilah sundanya hehe) pengujian berbagai virus yang sering dilakukan di lab virologi. Namanya Elisa, walau bukan Elisa Khoerunisa teman saya di kampus hehe. Eenzym-linked Immunosorbent Assay.

Seluruh pekerjaan dilakukan menggunakan plate microtiter yang memang khusus, dan menggunakan mikropipet. Hasil akhirnya dapat dilihat di plat  microtiter itu, secara kualitatif dari konsentrasi warna yang muncul, dan secara kuantitaif dari nilai absorbansinya.
Microtiter Plate. http://www.bio-world.com/productinfo/2_18_158/121097/Poly-Lysine-coated-microplates.html


Ada dalam metodenya, beberapa kali langkah pencucian plat dengan PBS-Tween. Pencucian plat disini bukan bertujuan membersihkan plat sampe kinclong bersih, karena masih ada "sesuatu" yang tetap menempel di dasar lubang. (Dan percayalah,  di plat itu kau tidak bisa melihat apapun!).

Cara kerjanya plat dibersihkan dibuang cairannya (buffer dll), diketrok di semacam lipatan kertas  saring beberapa kali, diisi full oleh PBS-Tween, kemudian di shaker dengan speed 3 dalam waktu 3 menit. 1 siklus prosesnya diulang 6 kali! (yeah)

Pencucian plate itu memang dilakukan setiap akan diganti larutannya. Selama proses itu, karena saya ngga tau ilmunya, dirundung rasa khawatir dan takut  sampelnya akan ikut larut terbuang, dan selama itu pula saya musti yakin bin percaya bahwa sampelnya tetap menempel. (walaupun percayalah sama saya, di platnya ngga keliatan apa-apa! T_T)

Saya masih berpikir, ini sampelnya masih ada atau ngga, apa kebuang ato enggak. Masalahnya ini bukan sampel punya sendiri, tapi punya orang lain.

Tibalah tahap akhir, dimana ditambahkan substrat buffer dan P-Nitrophenil (ngga usah tanya itu apa ya) sebagai pemuncul warna indikator. 1 jam berlalu, dan ternyata, plate nya berubah warna, pertanda memang ada sesuatu di dasar plate-yang-kelihatan-kosong-itu ! Alhamdulillah..
:D


****************
Jadi Metode Elisa itu salah satu metode serologi untuk ngedeteksi virus yang sering banget digunakan karena cukup sederhana, mudah, cepat, sensitif, akurat, dan bisa digunakan untuk sampel yang jumlahnya besar. Metode tersebut berdasarkan pada konjugasi antara VIRUS (antigen) dengan ANTIBODI dan enzim, dengan menambahkan substrat pewarna maka ikatan konjugasi antibodi-enzim mengkatalisasi perubahan substrat kromogenik menjadi produk yang berwarna (Dari Buku magang virus sayuran balitsa, juli 2006). 

kalau masih bingung, tanya mbah google aja ya, atau lihat video dari youtube ini, bisa jadi ilustrasi tentang apa yang sebenarnya terjadi di plate microtiter itu disini. walau masih belum terlalu ngerti semua tahap, tapi setidaknya ada bayangan.
Dulu kayanya sempat pake plat mikrotiter itu waktu praktikum Proyek Biselmol, tapi dasar saya katro (eh maksudnya belum belajar), jadi ngga tau prinsip plat itu hehe 
:D

* * * * * * * * *
Sempat terpikirkan, pantas saja ada orang yang tak percaya Tuhan. Mereka tak percaya tuhan karena salah satu alasannya adalah mengandalkan hanya inderanya saja (baca di suatu sumber). Mungkin karena tidak melihatnya, jadi tak percaya. Atau mungkin juga memang karena hatinya sudah ditutup. Naudzubillah..


Hari keempat KP,
Balitsa, 7 Juni 2012
Sembari menunggu 3 menit fase pencucian plate di shaker :)

Perihal Gabut di Tempat KP

Awalnya saya takut banget kalo di tempat KP ini, saya akan gabut. Jadi saya itu dapet labnya di Lab Virologi, yang ngurusin virus-virus itu loh. Dari pengamatan di dua hari pertama, rasanya ngga ada kegiatan aneh-aneh di lab nya.

Beda sama dua temen saya di lab lain. Di lab Kultur jaringan, katanya nguljar  setiap saat, dan di lab Hama Penyakit juga kerjaan terus. Jadi makin takut gabut

Kata dosen saya, pilihlah tempat KP yang justru merepotkan. Maksudnya, banyak aturan, banyak tugas, disiplin dll. Kenapa? Karena kalo dapet yang biasa-biasa, ya kitapun akan merasa biasa-biasa, dan dampak etos kerja kita jadi kurang bagus. (iya pak intan, bener banget)

Lanjut yang tadi, Sistem kerjaanku di lab virologi itu sebenernya mengikuti alur penelitian kitanya. Waktunya kayak waktu pencil (penelitian kecil) ituloh, ada persiapan, perlakuan dan pengamatan yang waktunya memang bergantung dengan desain penelitian (lihat postingan Hari Pertama KP). Selain itu sebenernya kita ngga diharuskan ngapa-ngapain.

Tapi, sayang banget kalo Cuma itu aja. Bukannya menyepelekan, tapi justru masa kerja praktek kita bisa banyak belajar dari tempat kita. Akhirnya saya minta kerjaan deh. Soalnya kalo ga minta sendiri, mungkin ya itu tadi, hanya ngerjain penelitian sendiri, dan sistem datengnya jadi suka-suka.

Hari ketiga dapet kerjaan ngelakuin pengujian sampel planlet kentang, dengan uji elisa (Elisa Assay). Untuk langkah pertama kerjaannya menggerus, dan kebanyakanya mipet-in pake mikropipet. Lumayan juga rada cangkeul hehe. Hari berikutnya dilanjut lagi metode Elisa nya sampai selesai di hari ketiga.

Jadi kesimpulannya, KP itu akan ngga gabut-gabut amat kalo kita minta kerjaan. Beda kalo kitanya udah minta kerjaan, tapi tetep ngga ada yang bisa dikerjain, berarti emang tempat KP mu emang ngga ada kerjaan atau memang terlalu sulit dilakuin bagi kita-kita mahasiswa. Hehe :D

Hari Keempat KP
Lab Virologi, 7 Juni 2012

Alasan Memilih Tempat Kerja Praktek

Bismillah.. 
Tempat kerja praktek kita tentu akan menentukan jenis kerjaan yang akan kita lakukan selama masa kerja praktek (KP). Jujur, dalam menentukan tempat KP ini, saya sebenarnya Cuma ingin 2 pilihan :  (1) Perusahaan susu/keju, (2) Tempat Penelitian.

Alasan untuk opsi (1), saya memang ingin tahu cara bikin susu/keju! Hehe. Terus ingin tahu, tentang penentuan kadar gizi susu dan kok bisa zat bergizinya tetap bertahan. (fyi, kalo belum liat kayanya belum bisa percaya. Padahal saya suka susu)

Alasan untuk opsi (2), karena jujur lagi, berkaitan dengan bayangan saya di masa depan. Bukan, bukannya saya mau jadi peneliti, justru saya itu ngga mau (loh?). Alasannya? 
Saya ngga membayangkan nanti akan kerja di lab atau sebagai peneliti, saya bosenan dan sukanya jalan-jalan (#eh?). Yah seperti itu. Jadi saya pengen liat bagaimana peneliti bekerja. Terus pengen tahu bagaimana nanti kehidupan berumah tangganya (#eh?), bakal sibuk kayak gimana, punya waktu bebas ga, dll.
Selain alasan di atas, yah itung-itung ningkatin sense ke-hayati-an, dan latian buat Tugas Akhir nanti.

Keduanya punya plus minus masing-masing, nanti coba dicari ya apa ajanya.

Akhirnya saya KP di Balitsa, Balai Penelitian Tanaman Sayuran di Cikole Lembang. Awalnya karena denger teman udah mau ngajuin kesana (silat), ada kenalan juga jadi aksesnya lebih mudah. Singkat cerita, dapet tempat KP relatif lebih cepat dari teman-teman lain.
(tapi jadi ngga ngalamin perjuangan ditolak sana-sini nya sih sayangnya. Hehe dikasih mudah malah nyari sulit, jah.. Jah..)

Hari ketiga KP
Cikole, 7 Juni 2012

Hari Pertama KP


Tulisan ini justru diketik di hari ke-9 KP (Padahal judulnya Hari Pertama KP)
Soalnya saya emang baru mulai nulis pas hari keduanya hehe, tapi kurang enak kalo hari pertama ga di post, jadi saya post deh :) Dan setelah posting ini, akan ada beberapa tulisan yang sempat ditulis pada minggu pertama, tapi baru sekarang sempat dipost hehe

* * * *
rumah kawat (tampak luar), rumah kawat dalam (tempat tomatku), isi lab virologi
.
tampak luar Lab. Virologi
KP Hari pertama masuk-masukin tanah ke dalam pot. Jumlah potnya 225, dan nantinya akan diisi dengan 450 butir benih tanaman tomat.

Awalnya saya shock, jumlah taneman yang akan dicoba-kan sebanyak itu, tapi ternyata emang buat percobaan mah harus banyak jumlah tanamannya dan jumlah ulangan juga harus disesuaikan.

Insyaallah judul KPnya:

PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN BIJI TOMAT (Solanum lycopersicum L.) DALAM EKSTRAK DAUN PAGODA TERHADAP INFEKSI CMV (Cucumber Mosaic Virus) DI BALAI PENELITIAN
TANAMAN SAYURAN (BALITSA), LEMBANG

Total ada 15 perlakuan dari kombinasi faktor Konsentrasi dan Lama Perendaman
Konsentrasi:
  • Kontrol
  • 0,5 %
  • 1 %
  • 5 %
  • 10 %

Lama Perendaman:
  • 30 menit
  • 60 menit
  • 1 hari

Masing-masing perlakuan ada 10 tanaman, dan pengulangannya sebanyak 3x (dari situlah angka 450 muncul hoho). Nanti kalo udah pada gede-gede, dioles pake virus CMV deh daunnya, dilihat kombinasi perlakuan yang mana yang paling tokcer :)
Oh ya di hari pertama ini ternyata ngga ada pengenalan staf, lokasi, alat bahan, atau yang resmi kayak begitu-begitu.  Langsung mulai aja. mungkin biar kita ngenal sendiri hoho

Yah semoga hasilnya baik ya, do'akan! :D

Ditulis pada hari kesembilan KP
Cikole, 13 Juni 2012 
 .

Sunday, June 10, 2012

Terasering

Dalam sebuah les privat, sedang diadakan tes untuk menguji anak-anak

Guru : Bentuk persawahan di tanah yang miring?
Murid A : Huruf depannya, bu!
Guru : T!
Murid B : Huruf terakhirnya, bu!
Guru : ing, belakangnya -ing
Murid A : hmm.. apa ya? Ah aku tau! (menulis di kertas jawabannya)
Haha, itu looh. si tera sering ya! (memberi clue dengan bangga)
Murid B : apa gitu?
Murid A : itu loh, si tera sering ya! (masih dengan bangga memberi clue dengan SANGAT jelas)
Murid B : (diam saja lalu menulis)
Guru : (melihat jawaban anak-anak) Loooh kok retsleting!

********************
Kejadian nyata ulah anak-anak muridnya tante Ana di lembang. Tiap jam 6.30 pagi udah semangat banget dateng buat les. bocah2 kelas 5 SD. hihi senyam senyum saya dengernya dari lantai 2 :)

Kerja Praktek di Balitsa, Lembang

Sudah rentang 1 minggu KP (Kerja Praktek) di BALITSA (Balai Penelitian Tanaman Sayuran), Cikole, Lembang. Terhitung 4 Juni-penelitiannya selesai
Yah, mudah-mudahan banyak yang bisa didapat, dipelajari, dan bermanfaat :D

Tuesday, June 5, 2012

Hidup bersama, berlabuh selamanya?


Seketika setelah permohonan KP diBalitsa, yang terpikirkan adalah mengenai tempat tinggal. Tidak terlalu jauh sebetulnya Margahayu Raya-Lembang, namun yang musti dipikirkan adalah efisiensi waktu. Hal itulah yang menjadi latar belakang mengapa akhirnya saya minta izin untuk ikut menumpang di rumah saudara, Om Sigit dan Tante Ana.

Jujur, tidak ada persiapan berlebihan menjelang KP, karena kalaupun ada sesuatu yang tertinggal, toh dapat dengan mudah pulang ke rumah. Dengan packing seadanya (1 tas baju besar, tas ransel dan jingjingan) kamipun berangkat.

Ada satu yang harus benar-benar diperhatikan. Walaupun saudara, menginap di tempat orang adalah sesuatu yang tidak biasa bagi saya. Yang saya soroti adalah mengenai menyatukan lingkup kehidupan yang berbeda-beda. Hidup saya, hidup teman saya, hidup Om saya, hidup Tante saya dan kehidupan berumah tangga Om dan Tante saya. Karena semuanya memang berbeda.

Saya bersyukur karena mungkin 1 bulan ke depan merupakan 'pesantren' bagi saya (karena kedua anak om-tante saya ini emang lagi pada pergi, nyantri, keduanya di Gontor hehe).

Kebiasaan, kultur, kesukaan, dan berbagai macam cerita lainnya akan terasa sangat berbeda. Kebiasaan kecilpun akan terasa, dan masing-masing pihak akan menyadari, beradaptasi kemudian saling menghargai.

Mungkin nanti akan ada masa dimana sebuah keinginan membantu malah jadi merepotkan
Mungkin nanti juga akan ada masanya dimana sikap cuek sibuk sendiri, terlalu sombong kelihatannya
Mungkin nanti juga akan ada masanya dimana kau kehabisan kata-kata dan tidak ada lagi kata-kata yang bisa kau lontarkan bahkan untuk sekedar berbasa-basi

Yah, ini baru akan menumpang sebulan..
Lantas, bila tiba saatnya nanti  berlabuh selamanya?

Wallahu'alam..

Hajah Sofyamarwa
Cikole, 5 Juni 2012

Sunday, June 3, 2012

pesawat sederhana

Guru : Sebutkan jenis pesawat sederhana!

Murid : Pesawat Sukhoooi!!

Guru : ?

* * * * * * *
Salah satu snapshot waktu berkunjung ke rumah Om Sigit dalam rangka survey tempat KP, saat tante ana lagi ngajar les mapel IPA bocah-bocah kelas 5 SD
ckck aih lucunya
anak-anak ngikutin berita :)

Update Kehidupan Dulu

Bismillah, Assalamualaikum! Lama tak bersua, kali ini bahkan aku sudah jadi mamak anak tiga :))) Banyak yang ingin kuceritakan, tapi entah y...