Showing posts with label Hadits. Show all posts
Showing posts with label Hadits. Show all posts

Friday, November 21, 2014

Shalat Berjamaahnya Perempuan dan Laki-Laki yang Bukan Muhrim


Bismillah..
Berawal dari ketidaksengajaan membaca sebuah artikel di konsultasisyariah.com tentang haramnya shalat berjamaah berduaan dengan yang bukan muhrim, sekitar 4 bulan yang lalu.
OOOH TERNYATA NGGA BOLEH TOH YA? OKE.

"Apabila seorang lelaki berduaan dengan wanita yang bukan mahram, maka haram baginya untuk menjadi Imam bagi wanita itu. Karena segala yang bisa mengantarkan kepada yang haram, hukumnya haram ."
(As-Syarh Al-Mumthi', 4/251)

Setelah tahu itu, saya jadi lebih waspada. Ini beberapa pengalaman yang masih saya inget terkait hal ini
  • Pernah suatu ketika saya berpeluang untuk bisa berjamaah (waktu beres wudhunya bareng), namun dengan seorang laki-laki yang bukan mahram saya, karena inget hadits itu, tanpa babibu saya langsung shalat sendirian (hanya bisa berharap itu orang juga ngerti, dan ngga nge judge kalo saya "orang-yang-males-jamaahan" hehe). STATUS : AMAN
  • Pernah suatu ketika saya berpeluang untuk bisa berjamaah (sudah masuk waktu shalat dan karena lokasi yang terbatas). Ada lelaki yang bukan mahram mau shalat, terus saya deg-deg an ini gimana bisi haram (:O) kondisinya saat itu saya numpang sholat soalnya (nahloh). Alhamdulillah ternyata ada adek kecil yang juga ikut sholat berjamaah. Kita jadi ngga berdua, karena adek kecil itu. Tapi kaya gitu teh udah menghapuskan keharaman nya belum ya? STATUS : DIPERTANYAKAN
  • Kemarin saat magrib saya masih di atas motor. Takut kelewat, nyimpang ke mushola SPBU Pertamina (cintailah ploduk ploduk Indonesia meskipun subsidi BBM dikurangi hehe). Ada petugas mau shalat juga, waktu shalatnya bareng. Pikiran saya saat itu : mepet waktunya, ngga ada orang lain lagi, berjamaah pahalanya lebih gede. Saat itu shalatnya pak petugas itu juga di jahr kan (dikeraskan, beliau sudah memposisikan diri sebagai imam). Terus jadinya berjamaah ,_, STATUS : DIPERTANYAKAN
Setelah dipikir-pikir kalau ketemu kondisi seperti itu, bisa aja saya gantian, nunggu orang itu beres (tapi takut kelewat magribnya)

JADI SEBENERNYA HARAMNYA TEH KENAPA YA?

Jangan sampai seorang lelaki berdua-duaan dengan seorang perempuan, kecuali dia ditemani mahramnya. 
(HR. Bukhari 5233 dan Muslim 1341)

Jangan sampai seorang lelaki berdua-duaan dengan seorang perempuan. Jika terjadi makhluk ketiganya adalah setan
(HR. Ahmad 177, Turmudzi 2165, dan dishahihkan Syuaib Al-Arnauth)


Ya intinya kegiatan apapun, mau shalat sekalipun, laki-perempuan ngga boleh berduaan. Kalau sekitarnya masih ada orang-orang, ngga masalah. Usahaiiin banget ngga berduaan doang. Apalagi mushola SPBU kadang memang berkururan minimalis.

BERJAMAAH SAMA SI PACAR?
Terus barusan dapet Inspirasi dari blog orang (novianindinindi.blogspot.com). Judul artikelnya kocak asik aja sih "Yang Elo Banggain Itu Haram Looh". Disitu ngebahas tentang perempuan yang seneng banget kalo shalat diimamin pacarnya. Disini saya ngga bahas tentang pacarannya ya, pasti bisa ambil kesimpulan sendiri kok.

Ini saya ajak jalan-jalan sedikit ya, barangkali belum pernah atau lupa tentang hal ini :
Suatu hari datang seseorang bernama Abu Huraiz menemui Abdullah bin Mas'ud. Ia berkata "sesungguhnya aku baru saja menikahi seorang gadis. "Aku takut sekali kalau-kalau dia membenciku."
Ibnu Mas'ud mengatakan : Sesungguhnya rasa kasih itu dari Allah, sedang kebencian itu dari syaitan di mana ia bekeinginan untuk membencikan kepada kalian apa yang telah Allah halalkan bagi kalian. Maka apabila istrimu datang kepadamu, maka perintahkanlah ia Shalat di belakangmu dua rakaat dan berdoalah…
"Ya Allah berkahilah bagiku dalam keluargaku, berkahilah bagi mereka dalam diriku. Ya Allah, kumpulkanlah antara kami selama engkau kumpulkan dalam kebaikan dan pisahkanlah diantara kami jika Engkau memisahkan menuju kebaikan." (Hr. Ibnu Abi Syaibah)

YAAP! AKAN ADA SAATNYA SHALAT BERJAMAAH BERDUA DENGAN ORANG ASING YANG TELAH MENJADI MAHRAM. DAN COBA BAYANGKAN KEBERKAHANNYA. Masyaallah. :"))

Mungkin bukan artikel yang cocok kalau mau cari dalil-dalil shahih, atau penjelasan mengenai fikih-fikihnya. Cuma tulisan blog untuk menangkap hikmah, mengikat makna hehe.
Pokonya tulung banget kalo ada pemahaman yang salah-salah, dikoreksi ya :D

Karena siapapun kita, memang berproses untuk dapat memahami suatu hal :)

Kamar, 21 November 2014
Hajah Sofyamarwa R.

________

Friday, January 31, 2014

bagaimana perjalanan shalatmu ke langit?

this visualization is what i am thinking about shalat khusyu.

Ketika khusyu, rasanya kau melesat tepat ke langit, kau terpaut ke langit dan menambah energi jiwamu. Namun bila shalatmu sekedar menggugurkan kewajiban, sangat wajar bila shalatmu tidak mempunyai efek yang dahsyat pada kehidupanmu.

* * * *
*Awal mula hanya tentang shalat khusyu, ternyata nemu haditsnya juga tentang shalat yang melesat ke langit dengan terang dan hitam kelam :)
**mohon maaf, saya hanya butuh gambar bumi dan langit untuk memvisualisasikan ini, karena gambar ini yang ada di laptop, makanya saya cuma edit aja. semoga empunya tidak keberatan :)

Monday, July 23, 2012

Sebaik-baik shaf wanita, shaf yang di belakang

Kok waktu shalat di masjid salman, shaf perempuannya dimulai dari belakang dulu sih? Bukannya shaf paling depan yang paling utama?

"Shaf wanita berada dibelakang shof pria, dan sebaik-baik shaf wanita adalah shaf yang di belakang." (HR. Muslim)

Akhirnya nemu juga haditsnya, alhamdulillah. Shalat di Masjid Salman itu emang paling unik. Shaf perempuan selalu dimulai dari tengah belakang, kemudian ke kanan kiri sampai shaf terisi penuh, baru dibuat shaf baru di depannya. Hal ini yang kadang ditanyakan beberapa teman seperti pertanyaan di atas.

Dari majalah Hidayatullah (Juli 2007), ketentuan tersebut memang baku sampai ada hal-hal tertentu (situasi) yang bisa mengubahnya. Bila perempuan diberi tempat khusus di masjid dengan tabir tersendiri yang terpisah dengan laki-laki, maka shaf terbaik bagi perempuan adalah yang paling depan, sebagaimana shafnya laki-laki.

Nah tabir tersendiri yang dimaksud itu seperti apa? harus tinggi atau pembatas yang pendek pun masih termasuk tabir? Kalo lihat kondisi di salman, pembatasnya rendah (perempuan bisa terlihat oleh laki-laki), dan shaf perempuan dimulai dari paling belakang, berarti (mungkin dugaan saya) pembatas itu belum disebut tabir tersendiri yang memisahkan dengan laki-laki. Wallahu 'alam

By the way, bagus juga kayanya kalo ada tempelan tulisan hadits nya di masjid, jadi yang mau shalat mengerti dan paham ilmunya, landasannya.

Terimakasih pada  Mbak Rini dan Bu Idar yang selalu merapikan shaf akhwat sampai rapi dan rapat shafnya.
Barakallah :)

* * *

Update Kehidupan Dulu

Bismillah, Assalamualaikum! Lama tak bersua, kali ini bahkan aku sudah jadi mamak anak tiga :))) Banyak yang ingin kuceritakan, tapi entah y...