Friday, April 1, 2022
Adaptasi Suhu di Jepang
Sunday, January 16, 2022
Mentoring Skill - Butterfly Camp Rktim 2022
Monday, December 27, 2021
Membangun Tim Reseller - Butterfly Camp Rktim 2021
Serba-serbi Hamil di Kanazawa, Jepang
Friday, December 24, 2021
Kehamilan Trimester Pertamaku Di Jepang
Tuesday, November 16, 2021
INSIGHT MBA - PERCAYA, Miliki Target dan Percayai Prosesnya
Marketing VS Selling
Marketing : Output nya Kolam, Personal Branding
Selling : Outputnya Closing
Bangga dan Berdaya : No Selling, Dying (DEP)
Allah memberikan pada kita 3 poin yang tak terpisahkan.
1. Peranan
2. Tugas
3. Sumber daya
Ketika kita punya peranan, kita punya tugas, dan tugas kita membutuhkan sumber daya yang sudah Allah titipkan pada kita untuk dimaksimalkan. Terkadang setelah jauh memutar mencari, ternyata sumberdayanya ya adalah diri kita sendiri, atau dari lingkungan sekitar kita. Sejauh mana kita bisa menggali, menemukan dan memaksimalkannya
5 Levels of Leadership (Maxwell)
1. Position (rights) - Orang mengikuti kita karena mereka "HARUS"
2. Permission (relationships) - Orang mengikuti kita karena mereka "MAU"
3. Production (results) - Orang mengikuti kita karena apa yang kamu lakukan untuk organisasi
4. People Development (reproduction) - Orang mengikuti kita karena apa yang kita lakukan untuk mereka
5. Pinnacle (respect) - Orang mengikuti kita karena siapa diri kita dan apa yang kita tampilkan
PAHAMI HAL ESSENSIAL DALAM HIDUP
Tantangan setiap jaman berbeda, dan sebagai orangtua kita tak bisa menutup mata atas itu semua. Pahami perkembangan jaman yang ada, bekali diri dan anak-anak dengan hal-hal esensial sorang hamba, seorang manusia.
Nikmati proses gagal dan berhasil. Gagal bukan diri tak berarti, berhasil bukan berarti mulia
MILIKI TARGET
NIKMATI PROSESNYA
Cepat atau lambat bukan ukuran kita
Yakinlah waktu yang tepat adalah kondisi terbaik
INSIGHT
Alhamdulillah bersyukur banget bisa dapat sharing bermanfaat dari teh ririn dan dari teman-teman EPC lainnya. Jadi merefleksi kembali tentang bagaimana posisi diri ini menjalankan amanah sebagai leader tim. Terkadang kita merasa pernah ada di posisi yang prima, namun itu bukan kemuliaan. Sama halnya saat kita sedang dalam kondisi yang kurang baik itupun bukan suatu hal yang tak berarti. Jalani dan nikmati prosesnya dengan perlu tetap mengacu pada tujuan.
Belajar dari teman-teman yang lain bahwa memang terkadang kita dihadapkan pada kondisi yang tidak terduga dan perlu terus menyesuaikan diri. Entah kita sedang berada di atas, di tengah, atau bahkan di bawah sekalipun, ketika kita berani mengungkapkannya dan berbagi rasa, ternyata bisa menghangatkan sudut hati saudara-saudara kita.
Tetap lakukan amanahmu dengan benar.
Semoga Allah memberkahi segala proses bertumbuh kita dan saudara-saudara kita semua.
Kanazawa, 16 November 2021
Pukul 03.33 Dini Hari
Monday, November 15, 2021
Insight Nonton Drakor : Bukan Kebanyakan Drama atau DramaQueen, Kayanya Hidupku Kurang Drama (Jadi Butuh #eh)
BIsmillah
안녕하세요 annyeonghaseyo!
Pastinya takjub kaan wanita semacam aku nyapa pake bahasa korea, haha
Tenang aku cuma searching di google dan copas aja kok hihi.
Padahal saat ini aku udah hari ke 20 berada di Jepang tapi belum mengalirkan rasa mengenai itu ya disini. Gapapa deh ya satu persatu. 20 hari disini cukup jadi hari-hari yang "sibuk" buat aku pribadi. Next post kapan kapan aku cerita deh yaa <3
Sebelum ini aku bukan seseorang yang addict sama hal tertentu. Disaat orang-orang jadi fans berat perjepangan (anime, dorama, manga dan sebagainya) aku biasa aja. Disaat jadi emak-emak dan pada doyan nonton drakor sampe hapal orang-orangnya, aku juga biasa aja. Bukan karena apa-apa sih, aku cuma mengkhawatirkan diriku yang kalau udah nonton sesuatu dan suka, pasti ditonton sampe habis. kebayang kan kalau belasan episode drakor bakalan aku tongkrongin? Cucian, masakan, anak, grup reseller, dll udah pasti dilalaikan. Jadi ini karena tau kapasitas diri aja yang belum bisa memanage nya.
Jujur awalnya sempet penasaran sendiri, kok ada ya yang bisa maraton, ngikutin, bahkan hapal sama semua jalan cerita drakor. Sampai akhirnya mulai tau rekomendasi drakor bagus yang genrenya kusuka, langsung ku tonton marathon hihi
Prestasi Nonton Drakor selama jadi emak-emak 7 tahun:
1. Birthcare Center
2. Squid Game
3. Hometown Cha-cha-cha
keren kann, ini keluar dari zona nyamanku, berani nonton aja meskipun masih tetep ada guilty feeling karena nonton nya marathon wkwk.
Manteman Pernah denger istilah DramaQueen/ "Hidup Lo Kebanyakan Drama", ngga sih?
Hal itu pernah aku denger dan aku jadi bener-bener waspada supaya aku ngga menjadikan hidupku lebay atau kudramatisir. Aku tipe yang berusaha datar lempeng lurus apapun kejadian yang kualami. Aku ngga mau dilihat orang sebagai orang yang lemah karena "hal" kecil doang. Satu sisi kuanggap itu hal positif, tapi disisi lain, rasanya kok aku malah "mematikan" saraf "rasa"ku sendiri ya?
Jadi disini aku jadi paham, bahwa sebuah nasihat itu mungkin ngga selalu cocok untuk semua orang. Dan tanpa sadar kadang kita ngga tahu apakah nasihat itu beneran cocok buat kita atau enggak, tapi tetep kita dengerin bahkan praktekin.
Kadang aku ngerasa "nonton" itu adalah sebuah "kesenangan" yang mengganggu produktivitas, bahkan membuang waktu. Padahal ya aku suka, karena banyak hikmah yang didapat langsung secara multimedia. Kebayang kan dengan mindset semacam itu, nonton drakor bukan jadi opsi ku saat ini.
Tapii, di titik ini aku jadi sadar, bahwa, aku yang "garing" ini ya sebetulnya butuh hal-hal semacam itu.
sesuatu yang bisa "menghidupkan rasa kemanusiaan". Inget banget jaman SMP masih suka baca novel teenlit percintaan, persahabatan. tapi semenjak agak gedean dikit, ko rasanya hal semacam itu jadi ngga kulirik.
Ya ngga salah juga sih, namanya perjalanan hidup ya.
toh dari sini aku juga bisa belajar.
Aku justru ngerasa ko cara ku menghadapi hidupku berasa kurang drama yaaa,
bukan, aku bukan berharap ditambah ujian sama Allah. Aku cuma sadar kalau aku butuh lebih "hidup" dalam merespon setiap kejadian dalam hidup, lebih "pake hati" merespon manusia yang lain. Harapannya dengan ngeluangin waktu buat nonton hal semacam ini bikin diriku ngga kaku-kaku amat kaya tembok ya hihi.
BELAJAR BISA DARI MANAPUN
Kalau dipikir belajar enak dari buku, emang bener. Tapi ada hal-hal lain yang emang ngga secara instan kamu dapatkan sekedar dari buku. Jadi ya buku itu penting, tapi belajar melalui film juga boleh aja.
Contoh kecil di film Birthcare Center, aku jadi lebih paham sebetulnya hal-hal yang pernah kualami semasa jadi ibu muda itu sesuatu yang lumrah terjadi, aku juga jadi tahu bahwa ada segudang permasalahan lainnya yang aku belum tahu, aku juga jadi tahu bagaimana contoh ideal / hal baiknya.
Atau di film Hometown cha-cha-cha aku jadi belajar gimana sih hubungan 2 orang yang stranger itu bisa sampai jadi sebuah pernikahan (btw kan aku taaruf soalnya proses nikahnya meskipun udah kenal hihi), gimana "pacaran" itu (jadi inspirasi buat pacaran halal setelah nikah kaan haha), atau gimana rekatnya persahabatan, dan masih banyak lagi lainnya.
Yang sebelum nonton itu, karena aku orangnya lempeng, ngga terlalu aku ambil pusing.
Ya intinya jadi terisnpirasi lah yaa
Dalam kehidupan nyata kan ngga semua orang punya akses untuk melihat/ mempelajari berbagai jenis hubungan antar-manusia ya. Kadang contohnya hanya kita lihat dari orangtua atau keluarga aja, tapi kita "kurang jauh mainnya" jadi ngga banyak referensi. Menurutku itu salah satu perwujudan dari iqra sih, bukan sekedar baca buku aja kan ya, tapi baca kondisi sekitar. Dan lagi pandemi gini kan kadang terbatas ya, jadi manfaatin video atau film inspiratif hihi.
Jadii
Disini aku cuma mau bilang bahwa selama itu bermanfaat buat kita dan kita yakin, ya jalani aja.
Penting untuk tahu batasannya, jangan berlebihan tapi juga ngga perlu terlalu ketat.
Tugas kita menghimpun hikmah yang berserakan
Tujuan akhirnya ya tahu sendiri kan, supaya kita jadi manusia yang lebih baik, yang bisa jalanin amanah dari Allah dengan sebaik-baiknya.
Udah dulu ah, mau nulis yang lain lagi hihi, dadah!
Selasa, 16 November 2021
00.24
Cihuy bisa begadang!
Thursday, October 21, 2021
Resume Diskusi Sekolah SD di Jepang
Saturday, October 2, 2021
Syukurku Menjadi EPC Tigaraksa di RKTIM
“Tidak dikatakan bersyukur pada Allah bagi siapa yang tidak tahu berterima kasih pada manusia.”
Ngga ada hal yang bisa membalas semua kebaikan beliau, semoga Allah memberikan selalu keberkahan pada kehidupannya.
Monday, July 26, 2021
Review dan Insight Film Hichki
Sunday, June 20, 2021
Kehilangan Memori
Buat manusia semacam saya yang cukup mudah lupa pada banyak hal, dokumentasi lama berupa foto, video, atau tulisan adalah suatu yang berharga. Ketika udah ngga bisa diakses di otak, dokumentasi di luar otak akan sangat membantu saya mengakses memori itu. sayangnya memang kelalaian diri ini yang kadang membuat dokumentasi di luar otak pun ngga terselamatkan.
You don’t just take a picture with a camera, you take it with your heart.
Seumur hidupku, ada pengalaman kehilangan yang cukup banyak, sekalian flash back aja yaa
1. Hilang HP smp-sma-kuliah. Ini pasti sedih saat itu tapi masih termaafkan. Yang disedihkan saat hp ilang itu saat itu masih seputar kontak phone book hilang, sms chat kenangan hilang,
3. Hilang Laptop di TIngkat 4 Saat lagi TA (Jambret). Kisah ini juga agak memilukan. Pulang dari kampus malam sekitar bada magrib. Sepanjang jalan ngedengerin ceramah aagym yang ngademin. Qadarullah jam 19.00 di depan puteran lotte mart, ada motor yang ngambil tas ku (disimpen di bagian kaki) sekaligus nendang motorku. Jatuh dan wassalam semua termasuk Laptop. Laptop nya waktu itu juga termasuk baru, dari uang beasiswa.
Kalau ngga salah waktu itu lagi ngurus pembuatan sim dan berkasnya ada di tas itu, Hasil jilid an laporan Kerja Praktek (KP) dan lagi persiapan Tugas Akhir tapi alhamdulillahnya belum mulai ambil data apapun. Banyak sekali konsekuensi yang jadi harus dilakukan. Laporan KP mesti minjem ke perpustakaan dulu untuk dipoto kopi, dan jilid ulang buat di kasiin ke BALITSA (tempat KP), dan aku udah ngga punya soft file nya #sad banget gaa. dan yang pasti, semua file matkul, laporan praktikum tugas dll tingkat 3 ke tingkat 4 juga hilang. Sedih nggga, sedih ngga, sedih nggaa? Sedih lah masa enggaaa hihi
4. Video nikahan ngga dikasih sama vendor karena harddisknya rusak.
5. HP Rusak. Asus mati total dan data foto hilang juga T_T Ini kondisi udah jadi emak emak yang galeri hp nya isinya anak semuaaa hiks
6. Laptop Acer Rusak. hardisknya ada, tapi belum di amankan ke google drive. suamiiiii i need youuu so muchhhh buat urusan backup data giniii hihi
7. HP Xiaomi Note 8 Kena air dan musti install ulang. banyak yang jadi ga ke back up.
8. HP Poco, Whatsapp nya tetiba kosong ngga ke backup, semua riwayat chat habis. masyaallah. Ini kondisi udah jadi mamak bisnismen
Itulah kompilasi kesedihan kehilangan banyak memori berharga.
yang semaunya sebenarnya karena kelalaian diri. Kalau ngga ada perbaikan diri, ya besar kemungkinan akan menghadapi hal yang sama kelak. Sebenernya, hilang memori ngga akan membuat kita jadi masuk neraka, atau kalau semua memori ada ngga membuat kita jadi bisa ke surga. tapii itu tadi, buat orang semacam aku, hal-hal itu tuh buat ngingetin dan nguatin aku, karena ngga semua bisa diakses di kepala langsung. Ya Allah maapkan hamba yang belum memaksimalkan kapasitas dan kapabilitas otak dengan baiiiikk.
Udah ikhlas? Bismillah insyaallah ikhlas
Semoga jadi perbaikan buat aku pribadi supaya bisa ada perubahan yang lebih baik lagi.
Makanya kenapa kadang suka upload upload foto/video anak atau keluarga, atau apapun gitu, karena ingin suatu saat bisa dilihat lagi dan sebagai salah satu back up kalau sesuatu yang tak diinginkan terjadi. Bukan karena mau pamer atau gimana, hanya ngga mau menyesal lagi aja kalau semua hilangg.
Begitu :)
Update Kehidupan Dulu
Bismillah, Assalamualaikum! Lama tak bersua, kali ini bahkan aku sudah jadi mamak anak tiga :))) Banyak yang ingin kuceritakan, tapi entah y...
-
" Mencuci dengan MamaLime atau Sunlight, mendapat Hadiah Blender 3in1 Holmes. SELAMAT ..! " Saya ga berniat bikin postingan...
-
Alhamdulillah, ini sharing sedikit pengalaman waktu ikut serta dalam pelatihan Wirausaha Baru Jawa Barat 2015. 1. INFORMASI, DAFTAR, SELEKS...
-
Bismillah, Assalamualaikum! Lama tak bersua, kali ini bahkan aku sudah jadi mamak anak tiga :))) Banyak yang ingin kuceritakan, tapi entah y...

