Sunday, June 10, 2012
Thursday, June 7, 2012
Lindungi anak-anak, masa kini, masa depannya..
Entah ini salah
siapa. Atau kebingungan mencari siapa yang salah. Lihat gambar di atas saya
miris. Mengiyakan, sekaligus refleksi. Belum, saya belum punya anak, adik saya
pun sudah sangat besar, tapi saya punya 3 keponakan yang lucu-lucu yang kisaran
usianya masih sekitar pra TK, TK, dan kelas 1 SD.
Kalau liat anak kecil, perempuan, dibajuin macem-macem,
didandanin macem-macem kayanya lucu ya. Emang dari sananya anak kecil
diciptakan masih sangat lucu, ditambah hasrat doyan main barbie, jadi dipakein pakaian yang lucu-lucu.
Warna pink untuk perempuan, dan warna biru untuk laki-laki, rasanya jadi template di pikiran saya.
Sebetulnya tidak ada
yang salah dengan itu, dampak positifnya anak jadi punya selera seni, tau
warna, tau matching, tau berpakaian
pantas. Tentang perilaku mereka juga, terkadang kita orang dewasa menganggap
lucu hal-hal aneh yang mereka lakukan. Tarian, goyangan, atau nyanyian
aneh-aneh yang sering kita dengar sekarang (dangdut, artis dengan pakaian minim
dll) jadi terasa lazim dan lucu kalau anak-anak itu bisa mempraktekkannya. Memang lucu kan?
Tapi jadi ngga lucu
kalo inget gambar di atas. Ngga selalu begitu sih alurnya, tetep aja orangtua punya peran penting untuk
membimbing. Tapi bayangkan, faktor
lingkungan saat ini dapat mendorong munculnya alur semacam itu kan?
Contoh kasus, anak
SD jaman sekarang sering nonton TV. Mungkin kesukaannya kartun dan beberapa
film superhero indonesia (yang wonderwoman, catwoman, betmen, kolor ijo jadi
satu itu loh) yang aneh-aneh. Udah mah
jalan ceritanya aneh, bajunya juga aneh-aneh. Sehabis itu, ada iklan. Dan
iklan-iklan di Indonesia tea juga suka ada yang aneh-aneh, ditambah cuplikan
film-film yang pemainnya pake baju kurang bahan. Anak-anak tuh merekam dalam
memorinya, dan lama kelamaan meniru. Hasilnya? Lebih suka pake baju terbuka dan
gayanya macem-macem. Ckck
Kasus lain, beberapa
hari yang lalu saat saya sedang di rumah tante, datang 2 anak murid privat
tante saya. Namanya Adul kelas 2 SD, dan Opik kelas 1 SD. Karena tante saya
lagi ngga ada, saya suruh aja mereka nunggu sambil baca-baca buku (sayangnya
belum lancar baca, jadi ngobrol hehe). Mereka sempet cerita, temennya ada yang
nonton film jojorangan (apa jorang2an ya? Lupa). Saya ngga tau ini bahasa apa,
(sunda?) tapi dari alur ceritanya, intinya film anonoh lah. Katanya temennya
itu liat di Hpnya anak ini. Yang jadi aneh adalah, ni anak cerita seolah-olah
mengadukan perilaku temannya, tapi film yang ditonton itu dari HP nya -_-)
Serem lah pokonya.
Mungkin kasus serupa
masih banyak. Yang simpel-simpel kaya ngikutin gaya artis, dan apal banget ama
SM*SH ama CHERRYBELE hehe. Chibi chibii (eh kalo ini kadang saya suka ngikutin
gayanya buat poto rame-rame hehe)
Semacam itulah. Saya
serem aja kalo ngebayanginnya. Maksudnya sekarang kan emang belum ngerasain
punya anak dengan segala kesibukannya. Yah semoga ada yang bisa diambil
pelajaran buat para calon orangtua.
Ya, lindungi masa kininya, masa depannya..
Hari keempat kerja praktek
Balitsa, 7 Juni 2012
sumber gambar: punten lupa, dari sebuah situs, sempat banyak dishare di salah satu jejaring sosial
sumber gambar: punten lupa, dari sebuah situs, sempat banyak dishare di salah satu jejaring sosial
Tuesday, June 5, 2012
Hidup bersama, berlabuh selamanya?
Seketika setelah
permohonan KP diBalitsa, yang terpikirkan adalah mengenai tempat tinggal. Tidak
terlalu jauh sebetulnya Margahayu Raya-Lembang, namun yang musti dipikirkan
adalah efisiensi waktu. Hal itulah yang menjadi latar belakang mengapa akhirnya
saya minta izin untuk ikut menumpang di rumah saudara, Om Sigit dan Tante Ana.
Jujur, tidak ada
persiapan berlebihan menjelang KP, karena kalaupun ada sesuatu yang tertinggal,
toh dapat dengan mudah pulang ke rumah. Dengan packing seadanya (1 tas baju
besar, tas ransel dan jingjingan) kamipun berangkat.
Ada satu yang harus
benar-benar diperhatikan. Walaupun saudara, menginap di tempat orang adalah
sesuatu yang tidak biasa bagi saya. Yang saya soroti adalah mengenai menyatukan
lingkup kehidupan yang berbeda-beda. Hidup saya, hidup teman saya, hidup Om saya,
hidup Tante saya dan kehidupan berumah tangga Om dan Tante saya. Karena
semuanya memang berbeda.
Saya bersyukur
karena mungkin 1 bulan ke depan merupakan 'pesantren' bagi saya (karena kedua
anak om-tante saya ini emang lagi pada pergi, nyantri,
keduanya di Gontor hehe).
Kebiasaan, kultur,
kesukaan, dan berbagai macam cerita lainnya akan terasa sangat berbeda.
Kebiasaan kecilpun akan terasa, dan masing-masing pihak akan menyadari,
beradaptasi kemudian saling menghargai.
Mungkin nanti akan
ada masa dimana sebuah keinginan membantu malah jadi merepotkan
Mungkin nanti juga
akan ada masanya dimana sikap cuek sibuk sendiri, terlalu sombong kelihatannya
Mungkin nanti juga
akan ada masanya dimana kau kehabisan kata-kata dan tidak ada lagi kata-kata
yang bisa kau lontarkan bahkan untuk sekedar berbasa-basi
Yah, ini baru akan
menumpang sebulan..
Lantas, bila tiba saatnya nanti berlabuh selamanya?
Wallahu'alam..
Hajah Sofyamarwa
Cikole, 5 Juni 2012
mau kesal juga jadi susah :')
Beberapa hari lalu
saya berniat mengikuti sebuah kegiatan. Sampai hari H, mind set saya masih
mengasosiasikan bahwa lokasinya di Wisma Unisba Ciburial (berdasarkan info di email). Berangkatlah saya ke Ciburial
dengan modal nekat karena memang lupa jalan dan angkot. Angkot Ciburial ini
berjalan lambat karena menunggu penumpang. Jantung saya berdegup kecang takut
nyasar karena rute nya agak terpencil.
Singkat cerita
sampai di Wisma Unisba tersebut ditemani hembusan angin dan deburan debu.
Sampai di aula, hati saya mulai ga enak. Kok sepi? Saya sms panitia..
"teh wisma
ciburial yang sebelah mananya ya teh?"
Balasan sms yang
masuk bikin saya speechlees, ternyata tempatnya bukan disini, tapi di mesjid
Pindad di kircon
Apa?! KIRCON? O_O
Kalau digambarkan rutenya, seperti ini lah kira kira:
Apa?! KIRCON? O_O
Kalau digambarkan rutenya, seperti ini lah kira kira:
![]() | |
| Googlemaps, 2012 Saya dari Margahayu (B ketutup gmbrnya) seharusnya ke Pindad (C), tapi ke Ciburial (A) dulu hehe |
Seketika mata saya
meleleh, hehe, bukan kenapa-kenapa, lemes aja. Sedikit menyalahkan diri sendiri
, merasa sayang di waktunya, mengingat tertinggal materi yang semakin jauh.
Habis itu, apa yang
saya pikirkan? Saya Cuma berharap saat sampai nanti muka saya ga ketekuk, ato
tiba-tiba nangis kalo ditanya apa-apa #sedikitlebay
But, you have to
face it, jah! Hehe
Akhirnya naik angkot arah balik deh.
TAPI (PASTI) TERSENYUM
Akhirnya naik angkot arah balik deh.
TAPI (PASTI) TERSENYUM
Tiba-tiba beberapa
anak SMP Babussalam naik, sebelumnya saya sempet jajan richeese sip dulu, trus
saya tawarin aja ke mereka biar bisa ngobrol (hehe). Ga tau kenapa, saya seneng
banget liat bocah-bocah SMP itu. Dan kalo diinget inget, saya emang seneng sama
bocah-bocah usia SMP, gemes! Hehe (bukan pedofil -_-)
Pokonya part ini
bikin senyum-senyum sendiri deh.
Tiba-tiba (lagi)
angkot kami diserbu anak-anak SD yang baru pulang sekolah. Saking takutnya ga
dapet angkot kali ya, semuanya maksain masuk. Ada yang berdiri di lorong
tengahnya, duduk di pintu, gelantungan. Sampai kalo dihitung-hitung, total
orang di angkot ini 24 orang #yeah
selesai deh ceritanya :)
Dalam suatu waktu saat kita sedih/tidak suka, tunggu saja beberapa saat -tak lama- akan ada sesuatu yang membuatmu jadi bersyukur dan tetap tersenyum lebar :D
berterimakasihlah pada Dia yang membuat akhir yang terlalu indah hingga sulit membuatmu mengeluh
Angkot, 2 juni 2012
Sunday, June 3, 2012
pesawat sederhana
Guru : Sebutkan jenis pesawat sederhana!
Murid : Pesawat Sukhoooi!!
Guru : ?
* * * * * * *
Salah satu snapshot waktu berkunjung ke rumah Om Sigit dalam rangka survey tempat KP, saat tante ana lagi ngajar les mapel IPA bocah-bocah kelas 5 SD
ckck aih lucunya
anak-anak ngikutin berita :)
Analogi Si Kulit Martabak : Fokus
Manusia terkadang
serakah, banyak maunya, ingin semuanya bisa.
Padahal jelas bahwa
sesuatu yang setengah-setengah, hasilnya tidak akan satu, bahkan harus bekerja
dua kali. Sedangkan waktu yang
kita miliki menuntut sebuah efisiensi dan efektifitas dalam menjalaninya.
Dari sekian banyak
hal yang kita inginkan terjadi dalam hidup kita, atau yang kita inginkan untuk
kita kuasai, pada dasarnya kita harus tetap berfokus pada satu hal.
![]() |
| image source : http://artikelkedokteran.net/foto/martabak+manis.htm |
Seperti kulit
martabak.
Dengan volume adonan
yang sama, kulit martabak yang akan dibuat sangat lebar hasilnya pasti akan
tipis. Dengan topping yang kita taburi
di atasnya, semakin banyak yang kita taburkan, ketika martabak harus diangkat,
besar kemungkinan kulitnya akan sobek.
Lain dengan kulit
martabak yang dibuat proporsional, tidak terlalu meluas, hasilnya akan lebih
tebal dan kuat. Topping yang kita taburi akan sesuai dengan ukuran kulit
martabaknya. Dan ketika martabak harus diangkat, kulitnya akan lebih cukup kuat
dengan isinya, tidak mudah sobek.
Begitulah kisah si
kulit martabak
* * *
inspirasi dari MTGW
Kamar,
28 mei 2012
Saturday, June 2, 2012
My Personality Test : Nakula, ESFP - Performer, Tipe Rasa (dedydahlan.com)
NAKULA SANG PENGHIBUR
ESFP performer
SIFAT ; Ekstrovert;
Sense Fakta; Menggunakan Perasaan; Terbuka pada Kemungkinan
Performer memiliki
sifat yang mudah menyenangkan orang- orang disekitarnya, seringkali melalui
kemampuannya dalam komunikasi yang hangat, lelucon, musik, atau drama.
Seringkali ketertarikan mereka adalah dalam memancing orang terdekatnya untuk
melupakan sejenak beban pikiran pekerjaan dan kekhawatiran, dan rileks untuk
menikmati hidup.
Performer tidak
nyaman dengan kesendirian, dan selalu mencari teman dimanapun mereka berada.
Hidup bebas tanpa hambatan, Performer sering menjadi pusat pesta, mendorong
tamu lain untuk makan, minum, dan menikmati acara. Kesukaannya pada kesenangan
hidup juga menjadi kelemahannya, karena ini membuatnya seringkali bertindak
tanpa banyak memikirkan konsekuensinya.
Memusatkan diri pada opimisme, Performer cenderung menghindari kekhawatiran dengan mengacuhkannya dan pura- pura tidak tahu, selama masih mungkin.
TIPE RASA
Memusatkan diri pada opimisme, Performer cenderung menghindari kekhawatiran dengan mengacuhkannya dan pura- pura tidak tahu, selama masih mungkin.
TIPE RASA
Tipe Rasa
Para tipe Rasa,
adalah orang- orang yang memusatkan perhatian dan ketertarikannya pada kepuasan
emosinya. Mereka selalu mencari apa yang menenangkan, menyenangkan, dan
mengerjakan yang mereka suka. Passion sangat penting bagi mereka, dan
karenanya, tujuan hidup mereka pun seringkali tidak diukur dari materi, tapi
dari kepuasan pribadi.
Emosi dan rasa
(termasuk intuisi) menjadi dasar dalam mengambil keputusan, interaksi sosial,
dan dalam menjalani proses hidup. Karena kontak yang sangat erat dengan sisi
emosional mereka, tipe Rasa terkadang mudah mengalami gejolak emosi. Baik
senang, tenang, marah, sedih, dan lainnya.
Tapi Smiley yang
dapat mengendalikan emosinya bisa selalu mendapatkan ketenangan dan kesenangan
dalam setiap hal kecil.
Handling RASA
Menangani seorang
tipe Rasa adalah dengan memberinya ‘makanan hati’. Artinya, beri dia ketenangan
dan kesenangan. Ajak dia bicara soal minat dan hobinya, temani dia dalam
bermain atau mencari hiburan. Atau beri dia waktu sendiri untuk mendapatkan
ketenangan.
Seorang tipe Rasa
paling cocok ditempatkan di posisi yang membuatnya nyaman, atau sesuai dengan
hobinya. Kerjanya akan lebih efisien bila ia dapat menyukai pekerjaannya.
Balancing
Seorang tipe Rasa
bisa jadi bermasalah kalau ia tidak menangani Raga dan Rasionya. Ia bisa mudah
terjebak di ‘zona nyaman’ tanpa ia sendiri menyadarinya. Jadi untuk
menyeimbangkan Trimonynya, seorang tipe Rasa harus belajar membuat rencana
dalam hal yang dia sukai dan mengeksekusi secara fisik hal itu. Ia harus
belajar mengembangkan passion- nya dalam pekerjaan nyata, karena membayangkan
nikmatnya suatu situasi atau menikmati moment saat ini saja tidak cukup.
My Personality Test (ipersonic.net)
- Saya lebih senang ada banyak orang di sekitar saya.
- Perhatian saya mudah teralihkan.
- Saya merasa mudah mendekati orang lain dan menjalin hubungan baru.
- Saya sering membuat keputusan-keputusan seketika.
- Saya lebih senang berada di pusat sesuatu; saya memiliki banyak teman dan menyukai kegiatan dan ditemani.
- Saya senang mengatur waktu luang saya dengan aktif dan bersama-sama dengan orang lain.
- Saya tidak pernah membiarkan orang lain meragukan pikiran dan pendapat saya.
- Perasaan-perasaan saya persis seperti saya - penuh semangat dan spontan.
- Liburan bersama atau bepergian bersama sekelompok teman baik adalah hal yang tepat bagi saya.
- Saya lebih senang mendiskusikan masalah dengan orang lain
test kecil-kecilan :D
My Personality Test : ESFP - The Entertainer (mypersonality.info)
ESFP - The Entertainer
SP Temperament - The "Creators"
SPs are observant,
experiential and primarily driven by sensation.
They are flexible, aesthetically-aware, "here and now" people that,
with hardly a moment's notice, will go where their senses lead. SPs naturally
make an effort (with a realistic approach) not to miss an opportunity that may
prove to be thrilling, pleasing or otherwise valuable. SPs are are laid back,
open-minded and love to feel alive. They have a tendency toward athletics and
anything that involves creating or crafting.
Extraverted (E)
Extraversion is a
preference to focus on the world outside the self. Extraverts enjoy social
interactions and tend to be enthusiastic, verbal, assertive, and animated. They
enjoy large social gatherings, such as parties and any kind of group activity.
Extraverts are likely to enjoy time spent with people and find themselves
energized by social interaction.
Extravert Characteristics
- Gregarious
- Assertive
- Talkative
- Social/outgoing
- Likes groups, parties, etc.
- Energized by interaction
- Expressive & enthusiastic
- Volunteers personal information
- Distractable
- Has many friends
- Easy to approach
Sensing (S)
Sensing people process data with their five senses, so the Extraverted Sensing function allows a person to process life through their experiences. It is the ability to be keen to what is seen, smelled, touched, heard and tasted. It is energized by experience and it is able to live "in the moment."
Sensing people process data with their five senses, so the Extraverted Sensing function allows a person to process life through their experiences. It is the ability to be keen to what is seen, smelled, touched, heard and tasted. It is energized by experience and it is able to live "in the moment."
Sensing Characteristics
- Concrete
- Realistic
- Lives in the present
- Aware of surroundings
- Notices details
- Practical
- Goes by senses
- Factual
Feeling (F)
Feeling refers to
how people make decisions. Feeling people are subjective and make decisions
based on principles and values. They are ruled by their heart instead of their
head. Feeling people judge situations and others based on feelings and
extenuating circumstances.
Feeling Characteristics
- Decides with heart
- Dislikes conflict
- Passionate
- Driven by emotion
- Gentle
- Easily hurt
- Empathetic
- Caring of others
- Warm
Perceiving (P)
Perceiving is the
preference outwardly displayed. Perceiving people are flexible, like to keep
their options open and think randomly. They like to act spontaneously and are
adaptable. Perceivers like to keep things open ended.
Perceiving Characteristics
- Adaptable
- Relaxed
- Disorganized
- Care-free
- Spontaneous
- Changes tracks midway
- Keeps options open
- Procrastinates
- Dislikes routine
- Flexible
ESFPs are
cooperative, "here and now" people-persons that enjoy excitement and
love new adventures. Because of their highly social nature, they are especially
lively when they are the center of attention and hate being alone. ESFPs have a
practical side that allows them to finish work efficiently and are often good
problem solvers.
ESFP Career Matches
ESFPs are often happy
with the following jobs which tend to match well with the Entertainer/Creator
personality.
|
|
EXPERT QUOTES
"For the ESFP,
the entire world is a stage. They love to be the center
of attention and perform for people. They're constantly putting on a
show for others to entertain them and make them happy. They enjoy stimulating
other people's senses, and are extremely good at it. They would love nothing
more than for life to be a continual party, in which they play the role of the fun-loving host."
- Portrait of an ESFP (The
Pesonality Page)
"They love the
excitement of playing to an audience, and they try to generate a sense of
"showtime" wherever they are. Performers are not comfortable being alone most of the time..."
- The
Portrait of the Performer Artisan (Keirsey)
"outgoing, social, group oriented, dislikes science fiction, does not like to be
alone"
- Jung Type Descriptions (ESFP)
(similarminds.com)
"ESFP like action and excitement,
and are able to link together people and resources. Because they accept and
deal with people as they are, they are able to understand what is necessary in
order to motivate them to get jobs done. They prefer a work setting that is lively, action oriented, and harmonious."
- ESFP
- The Joker (Lifexplore)
"The dominant
function of ESFPs (Extraverted
Sensing) is concerned with the reality that is perceived through the
senses. This type's prime directive is to examine
the tangible through taste, touch, sight, feelingand hearing. ESFPs' need for new experiences surely results from
this function."
- ESFP Profile (TypeLogic)
Friday, June 1, 2012
Opini : Tembakau vs Rokok
Bismillah..
Pagi-pagi sehabis subuh lihat berita di televisi, channel Trans TV. Beritanya tentang Hari Anti Tembakau Sedunia (World No Tobbaco Day) pada hari Kamis kemarin (31/5). Mahasiswa mengadakan aksi ke jalan sebagai pengingat bagi masyarakat dengan menukarkan sebatang rokok dengan buah jeruk.
Pagi-pagi sehabis subuh lihat berita di televisi, channel Trans TV. Beritanya tentang Hari Anti Tembakau Sedunia (World No Tobbaco Day) pada hari Kamis kemarin (31/5). Mahasiswa mengadakan aksi ke jalan sebagai pengingat bagi masyarakat dengan menukarkan sebatang rokok dengan buah jeruk.
Jujur saya baru tahu
ada hari itu, ternyata juga sudah ditetapkan sejak lama oleh WHO. Sebagai warga
Indonesia yang baik, saya senang-senang aja.
Kemudian berita berganti, dengan topik yang masih serupa. Namun kali ini, aksi massa yang MENOLAK Hari Anti Tembakau Sedunia. Kejadian yang disorot saat itu di Medan, kalau saya tidak salah dari komunitas kretek. Dari sebuah website (Antaranews.com) saya mengutip pernyataan salah satu kordinator aksi yang menolak Hari Anti Tembakau Sedunia:
Kemudian berita berganti, dengan topik yang masih serupa. Namun kali ini, aksi massa yang MENOLAK Hari Anti Tembakau Sedunia. Kejadian yang disorot saat itu di Medan, kalau saya tidak salah dari komunitas kretek. Dari sebuah website (Antaranews.com) saya mengutip pernyataan salah satu kordinator aksi yang menolak Hari Anti Tembakau Sedunia:
"Hari Anti
Tembakau Sedunia merupakan agenda perusahaan asing."
Lantas saya jadi
ingat dengan video yang beberapa saat lalu saya tonton, mengenai fakta di balik
industri rokok
Dari video itu jelas
terlihat bahwa Indonesia jadi sasaran empuk industri rokok terbesar, dengan
segala konspirasinya. Yang diuntungkan? Pihak asing.
Loh?
Jadi bagaimana sebenarnya?
Kalau kata teman saya, paradoks.
Jadi bagaimana sebenarnya?
Kalau kata teman saya, paradoks.
Mungkin, tapi
sebenernya titik temunya itu dimana? Solusinya gimana ya?
TEMBAKAU VS ROKOK
Permasalahan tentang rokok, dampak negatif merokok, fatwa haram merokok, dll juga sering kita dengar . Alasan kenapa rokok masih terus ada di Indonesia ini sangat dikaitkan dengan permasalahan ekonomi. Petani tembakau, industri rokok indonesia, buruh-buruh pabrik, pedagang rokok asongan, dan berbagai faktor lain yang tetap ngga bisa kita lupakan. It's Real. Walaupun sebenarnya alternatif pekerjaan lain banyak, tapi tetap saja, mungkin ngga semudah itu. Yang jadi tantangan adalah, gimana supaya dengan dibumihanguskannya rokok, para pekerja bisa tetap menafkahi keluarganya. Karena menurut saya, kalau itu berhasil dipecahkan, harusnya udah ngga ada alasan lagi.
Permasalahan tentang rokok, dampak negatif merokok, fatwa haram merokok, dll juga sering kita dengar . Alasan kenapa rokok masih terus ada di Indonesia ini sangat dikaitkan dengan permasalahan ekonomi. Petani tembakau, industri rokok indonesia, buruh-buruh pabrik, pedagang rokok asongan, dan berbagai faktor lain yang tetap ngga bisa kita lupakan. It's Real. Walaupun sebenarnya alternatif pekerjaan lain banyak, tapi tetap saja, mungkin ngga semudah itu. Yang jadi tantangan adalah, gimana supaya dengan dibumihanguskannya rokok, para pekerja bisa tetap menafkahi keluarganya. Karena menurut saya, kalau itu berhasil dipecahkan, harusnya udah ngga ada alasan lagi.
nah terus saya
mikir, oooh, mungkin tembakau memang selalu diidentikan dengan rokok, makanya
kesannya jadi negatif. Atau gimana? (Saya ngomong gini dalam kondisi ngga tau
apa-apa loh tentang tembakau, jadi awas sesat juga. Hehe)
Apakah hasil dari petani-petani tembakau tadi bisa
mendapat alternatif lain selain memasok industri rokok?
Pasti ada.. Pasti ada..
Just share what's on my mind
fell free to discuss :)
Kamar, 1 Juni 2012
Wednesday, May 30, 2012
Samurai High School (movie)
Setelah sekian lama
akhirnya saya menonton film juga. (beneran ini padahal saya dulu doyan banget,
tapi sekarang jadi jarang nonton teh). Kali ini film beruntung yang ditonton adalah "Samurai
High School". Film jepang yang ngga sekali habis, tapi ada beberapa
episode.
Menurut saya filmnya
bagus, recomended buat adik-adik SMA
yang mau ujian. Bukan karena semangat belajarnya tapi, jadi justru tokoh
utamanya disini bisa dibilang bodoh banget
karena emang ngga pernah belajar, dan di kelas pun biasanya tidur aja. Namanya Mochizuki Kotaro.
Kotaro ini bisa
dibilang anaknya biasa-biasa, dia ada di kelas paling bontot, 3 F, dengan kelas
3 A yang paling baik dan berprestasi. Jadi boleh sambil dirasakan ya bagaimana
perasaan tokoh utama. Kotaro ini kalo ujian juga selalu dapet E. pendapat saya sih,
karena memang dia tidak belajar, serta mungkin tidak
punya alasan khusus/ motivasi untuk belajar.
Singkat cerita, dia
dikasi baca sebuah buku kuno tentang perjuangan seorang samurai, yang ternyata
berumur 17 tahun juga, dengan nama yang sama juga, Mochizuki Kotaro!
Pengalamannya semakin aneh dan beragam karena dia akhirnya "dirasuki"
samurai itu di kala memang dibutuhkan. Sampai teman nya curiga kalau kotaro ini
berkepribadian ganda, karena sifat yang biasa dikenal adalah Kotaro yang bodoh,
cengengesan, penakut. Beda sekali sama sifat dari samurai yang pemberani, jago
bertarung, behave, dan berprinsip.
Kelanjutannya nonton
sendiri aja ya, biar seru! Hehe
Ini beberapa
snapshot yang saya ambil dari film itu, yang nyolek
pikiran saya
- Kotaro jadi punya sahabat dekat yang setia, Nakamura. Karena kerasukan semangat samurai itu mengawali persahabatan mereka. Sahabatnya ini bisa dibilang "paling subordinat" karena anaknya penakut, tidak bersosialisasi dan mudah ditindas. Tapi beberapa adegan di akhir-akhir, nunjukkin kalo dia juga berani bersuara, berani membela. Dasarnya adalah sayang sama sahabatnya, jadi segala yang takut jadi berani.
- Walaupun kelas terburuk, teman-teman kelas Kotaro setidaknya ternyata memiliki impian. Bahkan sahabatnya tadi itu pun punya impian. Kotaro kaget karena ternyata dia tidak punya impian. Ya, dia benar-benar bingung. Jurusan-jurusan di universitas tidak ada yang menarik di pikirannya, ya dia bingung sama apa yang sebenarnya dia inginkan terjadi dalam hidupnya.
- Samurai itu punya maksud, dan seiring berjalannya waktu Kotaro belum ngerti juga maksud dari Samurai merasuki dia itu apa. Yang pasti, saya sebagai penonton juga melihat adanya perubahan ke arah lebih baik pada diri Kotaro, suatu hal yang membangun.
- Semangat dari film ini yang saya dapat, FIGHTING TILL THE END!
- Tapi sayang, kalo tadi saya bilang ini cocok buat anak SMA yang mau ujian, ga juga sih karena di akhir pun kurang digambarkan bagaimana proses dia belajar. Karena agak kurang rasional aja, bayangin, dalam film ini digambarkan dia bodoh dan jarang belajar , trus kebanyakan adegan menceritakan bahwa dia banyak memecahkan permasalahan orang lain, banyak kejadian heroik dengan pertarungan, terus di akhir digambarkan dia udah ujian aja. Ada sih beberapa proses belajarnya, tapi terlalu sedikit dan ga signifikan. Hehe. Tapi mungkin ini emang lebih ke pembentukan karakter sih hehe
- Kehidupan Kotaro yang biasa, dibilang hidup tapi ngga hidup. Mungkin karena dia hanya sekedar menjalani aja, tanpa benar-benar memaknainya.
"If I put my self to it, I could really be something."
--
Mochizuki Kotaro
"The strong will always continue to win, and the weak will continue to get nothing. You will opposes them at my side, or do you wish to remain a peon forever? Without the battle there is no way one can be victorious! Each of them is but a fool. But if you withdraw because you fear defeat, then you are the greatest fool of all! Join the fight and prepare to die!"
--Mochizuki
Kotaro saat menjadi Samurai, kepada Nakamura sahabatnya saat Nakamura ingin
kabur dari pertarungan, yang membuat
Nakamura mengubah pilihannya menjadi berani melawan!
LIVE
AND FIGHT!
Kamar,
29 Mei 2012
image source: http://doramajepang.wordpress.com/2010/03/11/samurai-high-school/
Sunday, May 27, 2012
what's on my mind during shoes washing
sepatu kesukaan saya, yang crocs-like warna putih. saya sebut crocs-like karena aslinya memang bukan crocs, bahasa kerennya imitasi (baca: palsu). desainnya simple, ringan, murah meriah, match buat dipake buat padanan baju apa saja (sepatu satu-satunya hehe). Sudah terhitung sepatu crocs-like ke dua, karena yang sebelumnya rusak.
kelemahan sepatu putih itu karena kalau kotor sangat mudah dideteksi, dan terlihat jorok.
mungkin awalnya hanya kotor sedikit, namun lama-lama menjadi bukit kalau tidak dicuci.
saat itu di asrama, akhirnya saya iseng-iseng nyuci sepatu saya itu
yang kotor, menjadi super bersih.
dan tiba-tiba terlintas
dan tiba-tiba terlintas
"coba kalo dibersihinnya rutin, pasti lebih gampang dan cepat bersihnya. ga musti nunggu kotor buanget dulu kaya gini."
terus saya mikir lagi (tumben nyuci sepatu pake mikir hehe),
"sama ya kayak shalat. mungkin itulah kenapa manusia itu diperintahkan buat beribadah sampe minimal 5 kali sehari. bukan pada banyaknya ibadah yang harus dilakukan, tapi karena pada dasarnya manusia itu mudah lupa, mudah terkotori. kalau setiap shalat kita berdoa untuk dijaga dari yang kotor-kotor, insyaallah seharian ga akan kotor-kotor banget hasilnya."
Makanya, rajin nyuci sepatu ya, ga usah nunggu ampe kuotor buanget baru dicuci.
hehe
:)
:)
kamar,
27 Mei 2012
energized
ENERGIZED on Tuesday!
"Bukan kamu si Pemberi Hidayah,
"Bukan kamu si Pemberi Hidayah,
sesungguhnya memang hanya Allah.
Thank's pals for making me strong.."
Kebab,
17 April 2012
*) Energized adalah momen ketika energi mu terasa penuh, dengan senyuman selalu mengembang, dengan harapan yang tiba-tiba membara, dan sebuah tatapan berbinar akan mimpi mengenai generasi pembaharu yang akan lahir :D
Tuesday, May 22, 2012
bukan nenekku, sil.. (sebuah sms)
Dalam sebuah sms yang saya kirim ke anak-anak al hayaat 2009 berkaitan dengan milad seorang sekdept al hayaat
Hajah (H):
Silat (S) dengan semangat:
S:
ckckck.
neng silat, neng silat.. hehe
Hajah (H):
Morning, Assalamu'alaikum, seger kieu nya poe ieu #maap ngaco
hari ini nenek milaaaad. jangan lupa doanya. maunya di apain ya? ada ide?
Silat (S) dengan semangat:
Waalaikumusalam :3
hwaa happy milad, neneeeeek :"3
hmmm. neneknya hajah suka nya apaa?H:
almarhumah nenek aku dulu suka banget kacang + kue pisang, jadi suka aku beliin permen kacang + kue pisang :D hehe
ahaha silaaaaat
yang milad SRI, si nenek, bukan nenekku
nenekku udah meninggal.. ._.
(ngapain juga bilang-bilang mereka nenekku milad hehe)
S:
Jaaaaaah demina lah aku kira NENEK for reaaaaallll yang ultah O_O astajiiim..
ckckck.
neng silat, neng silat.. hehe
Sunday, May 20, 2012
pabrik pikiran
Bismillah..
Saya lupa ini perkataan siapa:
Saya setuju sekali karena begitu banyak pikiran berseliweran di otak saya (hehe),
yang sayangnya tidak semua bisa segera dituliskan,
tidak semua terus diingat sampai bisa dituliskan.
Ah banyak sekali yang sebenarnya ingin kusampaikan
banyak sekali yang ingin kuceritakan
belum sempat -atau belum menyempatkan- saja
karena pikiran tanpa perbuatan nyata kurang baik
namun yang bisa kulakukan, yah, bersyukur karena masih bisa berpikir
harapannya pikirannya konstruktif, bukan hanya pikiran yang membuang-buang waktu.
mudah mudahan.
Saya lupa ini perkataan siapa:
"otak adalah pabrik pikiran."
Saya setuju sekali karena begitu banyak pikiran berseliweran di otak saya (hehe),
yang sayangnya tidak semua bisa segera dituliskan,
tidak semua terus diingat sampai bisa dituliskan.
Ah banyak sekali yang sebenarnya ingin kusampaikan
banyak sekali yang ingin kuceritakan
belum sempat -atau belum menyempatkan- saja
karena pikiran tanpa perbuatan nyata kurang baik
namun yang bisa kulakukan, yah, bersyukur karena masih bisa berpikir
harapannya pikirannya konstruktif, bukan hanya pikiran yang membuang-buang waktu.
mudah mudahan.
berbahagia dan bersyukurlah orang yang bisa mengkomunikasikan apa apa yang dia rasa, yang dia pikir. lewat kata kata, atau lewat tulisan.
Monday, May 14, 2012
mengapa harus tegas #1
Jadi ada suatu masa
dimana Rasulullah SAW diajak kompromi sama petinggi-petinggi kaum Quraisy,
(Walid bin Mughirah, Aswa bin Abdul Mutahalib, dan Umayyah bin Khalaf)
Ceritanya mereka menawarkan suatu perjanjian pada rasul
terkait kehidupan beragama yang mereka jalani
Mereka menawarkan,
Selama satu tahun,
mereka akan menyembah tuhan yang Muhammad Sembah, dan
Di tahun berikutnya,
Muhammad dan kaumnya lah yang harus menyembah tuhan mereka.
"Kalau agama Muhammad yang benar, kami tentu untung. Dan kalau agama kami yang benar, Muhammad pun akan untung," begitu katanya.
Sepintas, rasanya
biasa saja. Toh kedua belah pihak tidak saling dirugikan karena mendapat
konsekuensi yang sama.
Tapi, benarkah?
Kalau begitu, dimana letak keimanan kita?
Saat itu Muhammad
dengan tegas menjawab:
"Aku berlindung kepada Allah dari Perbuatan menyekutukan-Nya"
Dan kemudian
membacakan surat Al-Kaafiruun, yang menegaskan penolakan sikapnya.
Oh, ya Rasul :)
* * * * *
Sebuah potongan kisah
yang singkat, tapi sedikit mengetuk pikiran saya.
Bayangkan bila saat
itu Muhammad menyetujui tawaran itu
Bayangkan bila
Muhammad adalah seorang yang oportunis yang hanya menginginkan keamanan bagi
dirinya sendiri
Bayangkan bila aturan
Islam memperbolehkan adanya percampuran keyakinan (aqidah)
* * * * *
Kalau saat itu Rasulullah menyetujuinya, bisa jadi Islam yang kita dapatkan saat ini bukan islam
sesungguhnya, karena akan terdapat suatu campur
tangan manusia.
Tapi toh itu tidak
terjadi kan?
* * * * *
Ide tulisan ini
berawal dari buku tafsir al-qur'an kontemporer-nya
Ustadz Aam Amirudin, pada surat Al-kaafiruun. Sangat jelas bahwa dalam surat
ini, sarat dengan ketegasan. Inilah toleransi dalam beragama yang sesungguhnya. Hidup
berdampingan dan saling tolong menolong dengan kaum agama yang lain, namun
tidak dalam hal aqidah. Tidak ada paksaan, tidak ada paksaan untuk mengkhianati
agama yang sudah diyakini.
Tidak bermaksud
berandai-andai,
Saya hanya memikirkan
ini sebagai kelanjutan dari pemikiran saya yang lain mengenai :
Alasan-alasan mengapa
harus bersikap tegas dalam beragama.
Bukan kaku atau tidak
toleransi, namun dengan prinsip yang dipegang teguh, sebetulnya dari sanalah
pesona Islam terpancar.
Selama ini terkadang
saya melakukan toleransi-toleransi yang setelah dipikir-pikir kurang tepat.
Katakanlah," Hai orang-orang kafir !Aku tidak menyembah apa yang kamu sembah.Dan tiada (pula) kamu menyembah Tuhan yang aku sembah.Dan aku bukan penyembah apa yang biasa kamu sembah.Dan kamu bukanlah penyembah Tuhan yang aku sembah.Bagimu agamamu dan untukku agamaku."(109:1-6)
Dalam gagasan #1
mengapa harus tegas?
image source: http://www.wallpaperseek.com/blog/tag/sun-rise-wallpaper/
sabar
Kamu ngga pernah tau, apa yang akan terjadi di kehidupanmu setelah ini. Berpikir untuk menunda merupakan suatu hal yang sangat salah, terlebih saat ternyata file UAS yang pernah kau kerjakan, yang seharusnya bisa kau lanjutkan dan kau kirim, ternyata tidak pernah tersave, dan deadline terlewati ..
Sabar
Sabar
Wednesday, May 9, 2012
to get closer #quotes
"Do not perform the ibadah (worship) as a checklist, but
perform it as a means to get closer to Allah.
Allah Swt is not harmed by your disobedience of Him.
Allah Swt is not harmed by your disobedience of Him.
But you are the one who will perish if you disobey Him!”
T_T
Subscribe to:
Posts (Atom)
Update Kehidupan Dulu
Bismillah, Assalamualaikum! Lama tak bersua, kali ini bahkan aku sudah jadi mamak anak tiga :))) Banyak yang ingin kuceritakan, tapi entah y...
-
" Mencuci dengan MamaLime atau Sunlight, mendapat Hadiah Blender 3in1 Holmes. SELAMAT ..! " Saya ga berniat bikin postingan...
-
Alhamdulillah, ini sharing sedikit pengalaman waktu ikut serta dalam pelatihan Wirausaha Baru Jawa Barat 2015. 1. INFORMASI, DAFTAR, SELEKS...
-
Bismillah, Assalamualaikum! Lama tak bersua, kali ini bahkan aku sudah jadi mamak anak tiga :))) Banyak yang ingin kuceritakan, tapi entah y...











