Friday, April 6, 2012

Belajar pengelolaan SDM dikit-dikit (part 1)

Pakar perilaku organisasi mengemukakan bahwa
"the greatest assets of the company are the people."
Maka dari itu sumber daya manusia harus dikelola terlebih dulu secara efektif dan efisien. Dan karena alasan itulah, kita ada disini :)

Ketika kita bicara tentang pengelolaan SDM, tiga hal yang tidak dapat dipisahkan yaitu: input, process dan output.
Input kita jelas, dengan segala recruitment yang kita lakukan pada teman-teman kita mahasiswa. Nah, yang jadi PR besar adalah, bagaimana mengolah proses di dalamnya, sehingga menghasilkan output yang baik seperti yang kita harapkan bersama. Karena apalah gunanya ketika kita hanya berusaha menarik sebanyak-banyak orang namun kita lupa akan proses dan outputnya.

Sebetulnya output apa sih yang kita harapkan?
Kita semua menginginkan proses tersebut menghasilkan orang-orang yang berkomitmen tinggi terhadap islam. Mencintai islam sebagai jalan hidupnya, minimal berafiliasi tinggi terhadap islam ketika nantinya sudah tidak berada di lingkungan kampus lagi.

Dalam sudut pandang pengembangan SDM, salah satu peran penting dari suatu organisasi adalah menjadi sarana pengembangan diri dan aktualisasi potensi dari anggota-anggotanya.
Pengelolaan SDM menjadi hal yang penting dengan tujuan:
  1. Pengembangan diri dan aktualisasi potensi individual
  2. Meningkatkan kinerja organisasi dalam pencapaian tujuannya.

Biasanya, pengelolaan SDM dilakukan oleh dept/biro/divisi PSDM dan Pembinaan (jadi ada 2 unit khusus yang saling terintegrasi). PSDM lebih menitikberatkan pada pembinaan dan pengembangan profesionalitas individu dan lembaga, sedangkan Pembinaan lebih menitikberatkan pada pembinaan kepahaman ke-islaman para aktivis.
Dua hal yang cukup penting dalam sebuah organisasi. Sering juga digabung menjadi departemen Kaderisasi, yang didalamnya terdapat 2  fungsi tersebut.

Menurut Werhter & Davis (1996), aktivitas pengelolaan SDM meliputi:
  1. Perencanaan pengelolaan SDM (HR Planning)
  2. Rekrutment SDM (Recruitment)
  1. Penempatan SDM (selection and placement)
  1. Orientasi SDM (orientation)
  1. Penilaian kinerja SDM (performance appraissal)
  2. Pelatihan pengembangan SDM (training and development)
  3. Perencanaan Karir (career planning)
  1. Pemberian kompensasi dan perlindungan terhadap SDM (compentation and protection)
  1. Pembinaan dan penilaian hubungan antar SDM (employee relations and assasment)
Namun yang harus diingat juga bahwa dalam organisasi keislaman, bukan hanya sisi profesionalitasnya saja, namun juga memiliki kepribadian yang islami.

Contoh Sistem Pengelolaan SDM  pada LDK (dalam hal ini Lembaga Dakwah Fakultas :)
Sistem pengelolaan SDM


Referensi:
Risalah Manajemen Dakwah Kampus, 2004

semua terlibat

Membuat suatu acara terlaksana itu mungkin mudah,
namun yang lebih sulit adalah bagaimana membuat semua anggota 
mengupayakan terlaksananya acara tersebut.
(sofyamarwa, 2011)

hehe
#justsaying
:)
gereget

13 Maret 2012

Terimakasih pada tali-tali dari citra itu, lagu-lagu penuh semangat itu, SMS-SMS itu, kepercayaan itu, gambar di blog itu, ujian mikro itu, kumpul pembinaan alhayaat itu, acara Symbion itu, curcol singkat itu, makan indomie di GKU barat sendirian itu, anak les ku itu dan semua teman sekamarku itu..
Rasa syukur ini harus dipupuk! :D
Bismillahirrahmanirrahim..

13 Maret 2012
catatan kecil di buku kecil

Saturday, March 31, 2012

Ketika tidur menjadi sebuah dosa


image source :http://www.shutterstock.com/pic-69405280/stock-photo-elementary-student-fall-a-sleep-while-doing-math-homework.html
Bismillahirrahmaanirrahim..
Tulisan ini saya buat berdasar pengalaman, sedikit sharing saja :)

Kejadian ini mungkin lazim dialami beberapa kawan, mungkin kebanyakan mahasiswa mengalami ini. Kejadian dimulai ketika tugas yang deadline besok menanti dikerjakan.
Bagi saya,mahasiswi jurusan biologi yang harus mengerjakan 2  laporan setiap pekannya, menjadikan setiap waktu selama 1 pekan penuh  ber-default "ON DUTY" atau selalu ada tugas. Pada dasarnya setiap jurusan memiliki kisah khas masing-masing.
Namun agar lebih mudah menjabarkan dan tidak membicarakan yang tidak saya tahu, saya cerita pengalaman di biologi saja ya? :)

Semseter 6 jurusan biologi di ITB ini default nya ada dua praktikum: Mikrobiologi dan Biologi Perilaku. Dari praktikum mikrobiologi, kita harus bikin jurnal + literatur (awal) kemudian praktikum, dan pekan depannya hasil praktikum harus dikumpulkan lengkap dengan segala hasil pengamatan dan pembahasannya (tulis tangan). Di hari lainnya, Praktikum Biologi Perilaku tanpa ada jurnal, dengan praktikum yang asik, namun menyisakan komplotan data yang harus diolah dengan statistik, kemudian laporan yang harus dikumpulkan pekan depannya. Yah, atas dasar inilah 1 pekan kami harus mengerjakan 2 laporan.

Yang namanya laporan praktikum dan praktikum itu sendiri tujuannya agar mahasiswa dapat mengalami langsung (praktek) --> kemudian mencari jawaban-jawaban atas pertanyaan yang timbul dari praktek --> dan mengintegrasikan pemahamannya dalam sebuah laporan.

Bagus? Tentu saja sebuah konsep yang bagus.

Namun apa yang menjadi masalah?

Dari judul tulisan ini sudah dapat diperkirakan bahwa tidur yang menjadi dosa adalah ketika seharusnya kita dapat mengerjakan suatu hal bila kita tidak tidur. Karena dengan tidur, waktu yang sengaja kita plot kan untuk mengerjakan tugas mendadak hilang, dan kita akan bangun dengan terkaget-kaget. (pasti pernah ngalamin ya? Hehe)
Dan ketika bangun, selain kaget akan merasa sangat menyesal, menyalahkan diri sendiri, panik, dan buru-buru mengerjakan tugas. Padahal deadline nya mungkin pagi hari. Yah tugasnya bisa selesai, bisa juga tidak.

Belakangan ini saya merasakan hal tersebut, dan dampaknya sangat tidak baik. Yang menjadi kesalahan saya adalah saya menunda pekerjaan yang seharusnya bisa saya kerjakan, harusnya bisa saya cicil. Pada saat waktu luang pun, terkadang saya belum bisa mengerjakan cicilan tugas (parahnya deadliners sudah mendarah daging). Saya harus bekerja dalam tekanan (deadline) karena pada fase sebelumnya saya sangat perfeksionis dalam mengerjakan berbagai hal (daripada ngga maksimal mending tidak - ini bukan hal yang terlalu baik juga kalo berlebihan).
Apa dampaknya? Tugas diplotkan H-1 Pengumpulan, dengan berbagai resiko yang sudah diketahui diri kita sendiri sebetulnya.
 Yang nyata merugi, laporan 1 hari itu hanya akan menjadi sekedar tugas tanpa pemahaman yang berarti. Kayak robot yang ngerjain sesuatu tapi ngga pake hati.
Sehabis itu timbul rasa menyesal sedalam-dalamnya karena sifat perfeksionis kita keluar.
Dan kalau lingkarang setan itu ngga diputus, akan terjadi di pekan depannya, atau pekan-pekan selanjutnya.

Contoh kasus baru-baru ini (pagi ini sebetulnya). Pekan ini saya memplot waktu mengerjakan tugas laporan Biper di hari H-1. Alasannya karena ada laporan mikrobiologi, dan UTS. Ternyata di hari itu, saya ketiduran! Yah, fatal. Cicilan sebelumnya tidak berarti ketika laporan harus dikumpul jam 8 sedangkan baru bangun jam 3 dini hari (waktunya terlalu singkat). Keterlambatan melahirkan konsekuensi pemotongan nilai sebanyak 25%. Akhirnya saya pasrah dan ngga ngeprint laporannya.
sesampai di kampus ternyata kebanyakan memang sudah print hasilnya. Tapi ya saya sih pasrah, konsekuensi. Harus kerjain sendiri apapun yang terjadi. Alhamdulillah sore nya selesai dan bisa dikumpul.

Menyesal? Ya.
Heran juga saya bisa tidur dalam kondisi seperti itu, kalo dulu kayanya ngga mungkin kaya gitu. Begadang itu habbit kali ya hehe. Tapi sekarang udah agak resisten nih  payah -_-). Dan anggaplah tidur itu karunia dari allah yang ngga bisa tergantikan, dimana Allah pengen sistem kerja tubuh kita ngga nge-hang. Allah udah ngasi kita tidur malah disesalin. Toh pada akhirnya bisa selesai kan? Kita harus inget kesehatan juga (jam biologis mahasiswa udah kacau begini hehe). Hukuman pengurangan poin mah yang supaya jera dan biar kita belajar dari kesalahan.

Pelajaran yang bisa diambil:
  1. Mindset diatur ulang bahwa laporan itu menyenangkan dan sangat seru dilakukan setiap hari
  2. Menunda pekerjaan bisa jadi lingkaran setan gali lubang tutup lubang
  3. Pemahaman ngga bisa didapat dari 1 malam saja, butuh proses.
  4. Tidur emang harus diniatin, biar terencana dan efektif

SEMANGAT LAAAH! :D

Wednesday, March 14, 2012

Teruslah Bermimpi - Ipang

Apa yang kau takutkan
Dengan semua ini
Bukankah kesedihan
Sering kita alami
Keadaan ini
Buat kita terbiasa

Dengarkan ku bicara
Teruslah bermimpi
Walau kenyataannya jauh berbeda
Teruslah bermimpi
Jangan berhenti

[*]
Percayalah
Lelah ini hanya sebentar saja
Jangan menyerah
Walaupun tak mudah meraihnya

Menghentikan pikiran dengan mata terpejam
Menunggu malam bisa hapus kenyataan
Biar saja mimpi jauh membawa kita

Back to [*]

[**]
Tetap tersenyumlah
Biar semakin mudah
Karena kesedihan pun
Ternyata hanya sementara

Back to [*][**]
polaroidrainbows.tumblr.com

===================================================================
Salah satu lagu yang bisa menguatkan
:D

sumber : http://liriklagudatabase.blogspot.com/2010/01/teruslah-bermimpi-ost-sang-pemimpi.html#ixzz1oxhynNaB

beliau beliau dan kejutannya lagi :)

Bismillah..

Hari minggu yang tidak biasa (11 Mar 2012).

Sehari sebelumnya saya beranikan diri SMS ke mamah dan bapak, dan bilang
Maaf ya mah, pak, minggu ini belum bisa pulang, insyaallah minggu depan :D
Kalau saya bilang "beranikan diri" itu memang benar, karena memulai cerita duluan bukan hal yang lazim dikeluarga kami. Jujur saya memang lagi ingin pulang, tapi belum ada kesempatan aja karena sempat sangat hectic kemarin-kemarin.
Kemudian hari minggu itu ternyata orangtua saya ke Car Free Day Dago, walhasil kami janjian.
Pagi itu udah ada janji sebetulnya, amanah, tapi saya ngga mau melewatkan kesempatan ini. Saya harus ketemu beliau-beliau dulu.

saya ditelepon sama bapak dengan kondisi speaker hp yang kedap kedip kadang nyala kadang ngga, jadi suara saya ngga muncul di penelepon sebrang.

Sampai lah di CFD dan ketemu sama nisa dan ka dodi yang lagi danus acara himpunan, SYMBION.
sebisa mungkin bantu jualan dulu, karena kontribusi saya masih apa banget di acara ini.
Singkat cerita pembeli datang, termasuk mamah sama bapakku yang akhirnya beli juga, KRIPIK PISANG KEPOK IMPOR DARI LAMPUNG! (enak ngga boong)

semakin singkat lagi, saya pergi sambil diantar bapak mamah.


Sekitar pukul 13, saya di sms lagi yang intinya bilang:
"Fya sampe jam berapa? ada hp utkmu"

 Saya sih kaget aja,
"Udah beres pak, Hah?"

 Terus saya mikir, HP apa? ternyata setelah ketemu, memang bapak saya ngebeliin hape, kali ini merek nya lenovo. saya juga ngga paham awalnya, apakah bapak beli laptop lenovo berhadiah handphone? hehe. ternyata ngga. emang sengaja, krn katanya saya susah dihubungi.

What a surprise!



_____________________________________________________________________
Sebuah hal yang ngga bisa kulupain.
Sehabis itu kami makan dipinggiran sambil nonton indonesian idol.
kalo dipikir-pikir, selama ini saya bingung sama pola komunikasi keluarga kami,
bahkan saya takut bahwa ternyata saya kurang bersyukur dengan bagaimanapun orangtua saya.

seperti post-an saya beberapa tahun silam, bahwa keluarga saya memang ngga romantis
hubungan kami mungkin tidak sedekat keluarga lain.
menuntut hal itu pada mereka tidak menghasilkan apa-apa, karena pola kami memang begini
tapi ada suatu yang tak bisa saya gambarkan, yang membuat semuanya terasa harus diterima dan disyukuri saja.

 


Ya Rabb, lindungi mereka kala penjagaanku tak pernah cukup bagi mereka

Rabu 14 Maret 2012
00:30
warnet asrama putri

Tuesday, March 13, 2012

but i know who holds tomorrow

"I don't know what tomorrow holds,
but I know who holds tomorrow
Allah does"


#spreadsalam

bagi yang sedang khawatir dan gelisah akan masa depannya

Saturday, March 10, 2012

Hidup itu terkadang seperti mengepel selasar hijau salman :)


Tulisan ini dibuat sesaat setelah selesai melaksanakan piket selasar hijau salman di hari ahad pagi (12 Feb 2012).
Biasanya tiap ngepel selasar hijau saya belum dapet ilham ini, mungkin karena baru sekarang terpikir dan memang ada tugas mading di asrama putri.

Bismillah..
Kalian tentu sangat familiar dengan selasar hijau masjid salman, bukan?
Ya, kuperkirakan lantainya  hanya terusun dari semen, kemudian diberi sedikit sentuhan cat hijau. Tempat ini mungkin menjadi kenangan tersendiri bagi yang pernah berkunjung ke salman. Tempat kajian ifthar, duduk minum kopi/teh, atau sekedar menunggu teman.
Kawan-kawan dari Asrama Salman ITB memang memiliki jadwal tersendiri untuk melaksanakan piket di sekitaran salman pada hari ahad pagi. Biasanya asrama putra akan beramai-ramai kerja bakti di lapangan rumput dan beberapa tempat lainnya. Sedangkan asrama putri kebagianmembersihkan selasar hijau dan daerah depan kantin.

Apanya sih yang aneh?
hehe
Saya mau sedikit bicara tentang  sesuatu yang terpikir oleh saya di kala itu.
Mengepel selasar hijau terlihat tidak ada gunanya, karena toh mungkin kami hanya sekedar 'membasahi lantai'.
Sebelum saya di asrama, mungkin saya tidak pernah aware sama selasar hijau ini. Mungkin tidak pernah terpikirkan bahwa ternyata, ada loh yang selalu rajin bersihin itu lantai setiap hari. Kami sih mudah saja, hanya 1 hari dalam 1 pekan.

Lantai semen hijau itu setiap digosok berkali-kali, yang terlihat ya itu itu aja. Kalau kalian perhatiin lagi, ngga ada perubahan. Mungkin para pengepel nya juga merasakan hal yang penuh kesia-siaan.
Tapi di pagi hari itu, saya memikirkan hal lain, bahwa mungkin memang ada suatu pekerjaan  yang kita terus lakukan, tapi rasanya ngga ada efeknya, ngga ada perubahan. Adakalanya kita melakukan pekerjaan yang sejatinya ngga terlihat baik atau buruknya, seperti sebuah hal yang sia-sia.
Padahal kalau dipikir, misalnya ngga ada siapapun yang bertugas bersihin selasar itu, ngga ada yang peduli sama selasar itu, mungkin kalo lantainya dicolek, jari jari kita penuh sama debu ya?
Terkadang kita memang harus sabar (masih belajar) dengan proses yang musti kita laluin, terkadang musti sabar karena suatu pekerjaan itu rasanya sia-sia,
Tapi ya, mungkin sejatinya usaha kita itu sekarang jadi bahan buat ngebangun istana di surga. Ngga keliatan kalo pake mata dunia, percaya aja.

Ya, Hidup itu terkadang seperti mengepel selasar hijau.
Dampak dari perbuatan kita mungkin ngga keliatan sekarang, mungkin rasanya sia-sia,
Tapi percayalah (ayo percaya, jah..) bahwa ngga ada satupun yang sia-sia.
Ini proses, perlu bertahap!


hap hap
Selesai hari Sabtu, 10 Maret 2012
16:57
Warnet  Asrama

Ps: din, maaf ya tulisannya baru selese sekarang hehe :)
Dan walaupun mungkin ngga nyambung, yasudahlah ya hehe :p

Daerah selasar hijau Masjid salman yang selasarnya ngga kelihatan hehe. Diambil saat pasar seni itb, (Yudha PS, 2010)
image source : http://salmanitb.com/2010/10/salman-itb-pun-sesak-dengan-manusia/

Overload Informasi? Waspadai futur! (sebuah resume)

image source : http://www.plrinternetmarketing.com/internet/avoid-information-overload/

Bismillah..
Tulisan ini merupakan sebuah resume dari sebuah subbab materi yang saya baca dari buku Sudahkah Kita Tarbiyah, karya Eko Novianto. Sepertinya saya sempat merasakan hal ini, makanya saya mark, dan saya coba sedikit berbagi disini. :)

DEFINISI
Overload informasi adalah keadaan dimana informasi diterima dalam jumlah yang terlampau besar sehingga muatan-muatan info tersebut menyebabkan atau memicu timbulnya reaksi-reaksi negatif pada diri receiver (penerima pesan)

GEJALA
  • Merasa perlu menghindari pertemuan dengan ikhwah (aktivis) lainnya
  • Tidak menikmati informasi yang kita terima, padahal biasanya selalu ditunggu-tunggu

Komunikasi adalah sebuah niscaya. Kebutuhan kita akan pemahaman islam yang syamil, kamil dan mutakamil melahirkan kesadaran bahwa kita memiliki potensi yang spesifik dan terbatas (juzi'yah ma'dudah). Maka kerjasama dan komunikasi sebetulnya merupakan hal yang sudah tentu. Selain itu dakwah islam terus berjalan, semakin meluas dan melebarkan ladang amal tambahan dimana-mana. Maka hambatan dalam komunikasi (communication gap) sebaiknya diperkecil, mengingat kerja dakwah yang tidak semakin ringan.

7 REAKSI NEGATIF PADA KOMUNIKASI AKIBAT OVERLOAD (G. Miller)
  1. Gagal memperhitungkan informasi
  • Agenda kerja penuh dengan info
  • Punya kegiatan dalam jumlah besar
  • Punya janji dengan pihak lain/komitmen dengan pihak lain dalam jumlah besar.
Sehingga mungkin sering lupa, tidak berdaya dalam mengelola informasi

  1. Banyak melakukan kesalahan
  • Bingung tidak fokus, memicu terjadinya berbagai kesalahan
  • Terkadang korelasi  antar informasi rendah

  1. Menunda / menumpuk pekerjaan
  • Stadium awal : penundaan itu bisa jadi cerminan ketidakmampuan
  • Stadium Lanjut : penumpukan dan penundaan tugas merupakan refleksi dari penyakit ma'nawiyah untuk selalu meminta penilaian yang lebih tinggi dari kualitas pekerjaannya.
  • Waktu dan banyaknya amanah senantiasa menjadi kambing hitam dari kegagalannya

  1. Melakukan proses penyaringan atas informasi
Karena beban informasi berlebih, kemudian cenderung menyaring (memilah mana yang dianggap penting/tidak), bisa juga dengan menghilangkan sebagian info yang lain. Ketika informasi datang, kemudian menentukan skala prioritas atas informasi tersebut. Membuka peluang timbulnya persepsi yang keliru. Info penting berubah menjadi informasi yang tidak penting, dan info tidak penting menjadi info penting.

  1. Hanya menangkap garis besar informasi
Informasi yang rinci tidak cukup menarik baginya, tidak mendapat tempat dalam memorinya.

  1. Korban Mendelegasikan tugas.
Sebetulnya mendelegasikan tugas biasanya dilakukan oleh 3 tipe pemimpin.
  1. Pemimpin yang sangat sibuk, punya staf memadai
  2. Pemimpin yang malas terlibat langsung dalam tugas
  1. Pemimpin yang baik hati serta bijak untuk mendidik staf
Tipe yang mana?

  1. Korban menghindari informasi
Ketika telah sadar bahwa dirinya terjebak dalam kelebihan informasi, makan respon nya adalah menghindari informasi, menghindari tempat-tempat informasi dan menghindari sumber-sumber informasi. Respon ini dilakukan untuk mengurangi akses informasi serta mengurangi stress karena kelebihan infromasi.

Teryata memang penyebab futur itu banyak, overload informasi merupakan salah satunya. Sebetulnya sulit membedakan futur dalam jenis ini, ataupun jenis yang lain. Segala sesuatu yang berlebihan toh memang tidak baik. Demikian pula dengan akses informasi. Informasi yang terlampau sedikit mungkin akan menghambat kerja dakwah kita, tapi toh overload informasi juga buka keadaan ideal. 

TAHAP MENGHINDARI OVERLOAD INFORMASI:
-Spesialisasi (setidaknya adanya kejelasan ruang lingkup tugas)
-Memperjelas alur informasi
-Memperjelas wewenang pengawasan
-Otoritas evaluasi merupakan fondasi yang kuat sebagaimana fondasi bagi sebuah bangunan.

Kita juga harus menyadari betul bahwa suasana dakwah adalah amanah dan bukan suasana kewenangan. Menjaga keseimbangan menjadi kata kunci.
Upaya menjaga keseimbangan dapat dilakukan dengan membatasi kerja secara proporsional sesuai wewenang dan kemampuan.

Wallahu a'lam

Sabtu, 10 Maret 2012
16:32
warnet asrama

menjadi supporter bebentengan! :D

Saya lupa, kemarin tepatnya tanggal berapa.
mungkin sekitaran 5 Maret 2012 di hari Senin.

Pemira KM ITB saat itu sedang dalam masa kampanye, sambil mengiringi sahabat yang sedang kampanye (hanya mengiringi karena memang saat itu saya tidak berbuat apa-apa), di lapcin itb sya lihat beberapa teman dari SITH lagi rame.
Rupanya ada pertandingan PSBow, bebentengan, HMT lawan nymphaea SITH.
Saat itu supporter HMT jauh lebih banyak dibanding SITH, dan fyi, wasitnya dari HMT juga (hehe)
singkat cerita nymphaea kalah dari tambang, tapi ya sudahlah, it's just a game
jangan sampe branteman sampe bilang "kancing-coplok" segala hehe, skali lagi ini hanya permainan,
dan itu asik!
:D

Sebenernya kamsud saya menulis ini apa ?
Yang pertama karena sudah lama saya tidak menulis, jadi saya mulai menulis lagi dengan menceritakan yang saya alami.
Kedua, karena saya mau nostalgia :)

Jaman saya SMP dulu di SMP 13 bandung, saya hobi banget sama temen satu "geng" nonton pertandingan. Ya basket lah, ya bola lah, atau taekwondo.
Dulu itu paling sering tanding basket lawan SMP lain. Ketika itu saya masih sangat alay dan labil (hihi)
Saya suka jadi supporter dan main cheers-cheers-an, karena suara kami memang agak keras.
hehe

saat nonton tanding bebentengan, entah kenapa saya senang karena bisa sedikit teriak-teriak.
Ingat lagi kalau waktu SD, sering banget main itu (dulu kami nyebutnya pris-prisan), jadi lumayan ngerti lah maen begituan hehe
(nostalgia mungkin) rasanya kembali muda, kembali menjadi saya (loh?)
hehe

Menurut saya sekali-kali, menjadi supporter pertandingan dan agak berteriak tidak apa-apa,
namun memang setelah besar dan diharuskan menjadi dewasa, memang kita harus memilih mana yang penting dan mana yang tidak :)

jangan pernah lupakan yang pernah dan masih kau sukai
karena ketika dia hilang, kau mungkin jadi lupa siapa dirimu
:D

Sabtu, 10 Maret 2012
09:53
warnet asrama putri

Saturday, February 18, 2012

anak bebek kuning

ini anak bebek kuning favorit saya. Maaf, tapi lupa sekali dulu dapetnya dari mana, tapi saya suka banget hehe. aslinya dia bisa bergerak tangannya ke kanan dan ke kiri :D

#relax

Thursday, February 9, 2012

kelamaan lihat batu di bawah


Awalnya saya pikir saya memang pantas buat ngeliatin batu di bawah itu
Pantas sih, jadi wajar kalo saya liatin terus
Terus saya liatin, saya perhatiin, saya pikirin.
Saya ngga liat ke atas sama sekali

Lama kelamaan saya sadar:
Saya ngga suka ngeliatin batu di bawah terus!
karena hal itu, saya jadi lupa liat ke atas, bahkan lupa mendongak!
Padahal dengan sedikit mendongak, pemandangannya indah!
ya itu yang saya sukai!

_________________________________________________________
Emang capek kalo Cuma mikirin hal negatif terus,
TERLALU BERHARGA HIDUP KITA kalo dilewati begitu saja, bahkan dengan terus menerus mengutuk kegelapan.
Sadari kau punya banyak yang harus kau syukuri.
Cek juga mungkin ada indikasi kau sedang jarang bersyukur.
Bersyukur !

Yah, karena terus menerus meratapi kekurangan, jadi lupa sama lain.

Hubungan dengan Orang tua yang tidak romantis, kakak dan adik yang ajaib, keponakan yang superlucu, kado ulang tahun dari sahabat yang peduli, teman yang mau mendengar,  segala barang yang kau punya, suara mu yang lantang, jurnal praktikum yang berwarna pink, masakan yang enak, semangat dari sahabat, adik kelas yang bersemangat, mengulang mata kuliah, masih hidup, otak yang dapat berpikir, handphone yang dapat mengirim sms, tinggal bersama orang-orang shaleh, bisa mengajar, dst, hanyalah secuil hal yang bisa disyukuri!
Masih banyak hingga tak bisa disebutkan satu persatu!

Mungkin dengan ini aku memutuskan,
KEMBALI BERBAHAGIA :D :D :D
 

BREAK THE BRICK!
Pecahkan tembok batu batanya!


8 Februari 2012
23:14
406
sehabis kumpul bareng Fateha TPB SITH-SF 2011 :)

judulnya ujian, kan?


"ah santai lah, namanya hidup
judulnya "ujian" kan?
lagi diuji, kalo bisa ya lulus, kalo ga bs ya ngulang
artinya hajah dikasih kesempatan lebih buat belajar ekologi, ga sekedar asal lulus aja
yg paling ditakutin dr telat kan ketinggalan sama temen2 lain, tp tenang aja, sedikit tertinggal ga berati kamu jd sukses belakangan..
positif thinking aja, Allah lg mau nguji, kan Allah sayang sama Hajah
semangaaaaaaattt!!!!"

---Kak Gita


Waaah, saya terang terangan sekali, gpp, mohon doanya ya supaya kuat :D
Yea yea yea

Bukan Vitamin D

Bismillah,
Kemarin kemarin kayanya mata saya dipakein kacamata kuda, ngga jernih dalam menyikapi sebuah permasalahan.
Ini perkara sebuah NILAI D, kawan. :)
kalau orang sedang panik, beginilah model tulisannya:


Mungkin kau penasaran dengan judul kisah ini.
Meskipun saya anak biologi, "D" disini bukan Vitamin D.
D? Apa maksudnya?

D menjadi penghias nilai ku di Transkrip Nilai Semester 5 kemarin, tepat di sebelah tulisan EKOLOGI dan angka 4 (Sks)
Mungkin kau sedang terkejut?
Ya aku juga. tapi tak heran, kupikir ini memang salah satu dampak dari segala hal yang kualami. Dan aku harus terima itu dengan ikhlas.

Sore itu sehabis kuliah etnobotani, aku dan beberapa temanku ke kantin bengkok, makan (karena seharian belum makan). Niatnya, jam 5 nanti akan ikut bincang -bincang mengenai  KP (Kerja Praktek) dari himpunan.
Sambil ngobrol tiba tiba salah satu teman bertanya:
"eh, kalo mau KP tuh berarti matakuliah semester ini tuh harus lulus semua ya?"

Pertanyaan itu kemudian kujawab dengan pertanyaan yang penuh ke-deg-deg-an-an.
"memangnya ada syaratnya kalo KP?"

Singkat cerita, syarat KP adalah LULUS MATA KULIAH WAJIB.
D itu berarti tidak lulus, dan tidak bisa KP.
Sungguh tak pernah kubayangkan sebelumnya hal itu dapat terjadi, menimpaku.
Dan ITU REAL, NYATA.

Kucoba mencari sebanyak-banyaknya hikmah, namun sungguh, sangat berat saat membayangkannya!

Setelah kupikir-pikir mungkin aku dapat terobati dengan mencoba mencari tahu dan bertanya pada orang-orang yang pernah mengalaminya. Katanya memang berat pada
awalnya, tapi yaudahlah gitu! Toh sudah harus terjadi, jalanin aja.
Dengan menulis ini sebenarnya aku takut, apakah ini terlalu kebay (mengulang mata kuliah). Hehe. Tapi ya namanya lagi sedih, ada aja yang dilakuin setan buat bikin aku terus terlarut larut.

Padahal biar bagaimanapun introspeksi tetap harus dilakukan, brader!


Mungkin Allah  lagi ngajarin aku untuk lebih kuat,
 untuk lebih berani nerima kenyataan,
untuk dapat belajar jatuh,
untuk dapat belajar bangkit dari kejatuhan,
Untuk belajar memahami perasaan,
Untuk tidak putus semangat.
Mungkin saja karena ini nantinya aku jadi seorang ahli ekologi, tapi mungkin juga tidak.
Mungkin saja karena ini, aku jadi punya teman baru di angkatan bawahku, tapi mungkin juga tidak.
Mungkin dengan ini, aku akan dapat membantu orang yang pernah mengalami hal yang sama sepertiku ini, mungkin juga tidak
Mungkin dengan tidak KP di semester ini, Allah lagi nyediain waktu kosong aku buat hal hal yang lebih bermanfaat, tapi mungkin juga tidak.
Mungkin akan banyak kejutan yang kuhadapi di KP tahun depan, mungkin juga tidak
Tapi yang pasti, selalu ada kemungkinan kemungkinan tak hingga yang mungkin kuhadapi, selalu ada hikmah di balik semua yang Allah beri.


Yang pasti aku akan terus hidup,
Setitik lemah dalam diriku tak boleh membuat singa di jiwa ini bersembunyi
Tak boleh membuatku malah mematikan sinar terangku
Tak boleh mematikan gen gen baik pada DNA ku.

Yah tar juga pada lupa kalo saya pernah ngulang matakuliah
(tapi mungkin juga tidak karena adanya tulisan ini)
Tertawalah, jaaah!
Jadi punya bahan ceritaan kan?
Aku pernah ngulang mata kuliah, kamu ngga ya? Hehe (jadi ngaco)

Berbagi, untuk lebih meringankan, untuk saling memahami.

Hello adik-adik biologi 2010 ! Ketemu di kelas ekologi tahun depan ya :D
4 Februari 2012
18:27
406
_______________________________________________________________________

pada intinya ya saya sedih sesedih sedihnya, tapi sekarang saya sudah berusaha mengikhlaskan, dan berusaha kuaaat. tentang KP itu, sebenarnya saya masih boleh kok, tinggal minta ijin dosen wali hehe.

warna warni hidup deh.
kata bu lulu juga kalau orang hidup lurus lurus aja juga ngga asik
Hehe
:D

maap kalo kemarin muka saya kaya kasur ya

Saturday, February 4, 2012

hari ini adalah harimu


Apalah gunanya terus meratapi yang sudah berlalu
Yang sudah berlalu tak mungkin kembali, bagaimanapun usaha mu melakukannya.
Kupikir mungkin ada kenikmatan tersendiri ketika dalam kondisi buruk kau terus meratap, menangisi kelemahan diri, mencari cari berbagai alasan.
Aku tahu bahwa ini memang sedang terjadi, dan tak mudah untuk berpura-pura dalam keadaan yang baik.
Namun kau tahu kan dampaknya?
Ya, kau terus berada dalam masa lampau, dan tak berani bermimpi untuk kehidupanmu hari esok, bahkan hari ini.

Hari ini adalah harimu
Sebuah ungkapan yang kudapatkan dari buku Laa Tahzan yang berbicara mengenai waktu lampau, waktu sekarang dan waktu yang akan datang.

Aku tidak akan pernah menangisi masa lalu ku, biarlah ia tenggelam menjadi sebuah kenangan, yang nanti nya akan menjadi pelajaran bagi siapa saja.  Dan kau tak akan melihatku termenung sedikitpun tentangmu.
 
Dan masa depan, Kau adalah suatu kegaiban. Hal yang belum pasti ada!
Aku tak akan menyiksa diriku dengan mengkhawatirkan masa depan secara berlebihan.  
Karena esok belum tentu ada! Dan mungkin saja besok tidak ada sesuatu.

Aku hidup hari ini,
Dengan segala kenikmatan yang telah Allah berikan.
Dan karena aku hanya hidup hari ini, maka aku akan melakukan segala hal dengan sebaik-baiknya, melempar senyum kepada setiap orang, menolong yang jatuh, bersikap baik, bersungguh sungguh, tidak berputus asa, merapikan kamarku, menyelesaikan tugasku, menghubungi orangtuaku dan sahabat-sahabatku untuk bilang betapa aku mencintai mereka.


4 Februari 2012
18:01
406

Saturday, January 28, 2012

tentang mimpi menjadi penghapal qur'an


Hafidzh Al-Qur'an
Menjadi sebuah mimpi / cita-cita yang ditulis nomer 2 dalam daftar impian seorang hajah sofyamarwa rachmawati. Sebuah impian yang dari dulu mungkin selalu diucapkan, tapi sayangnya tanpa dilalui dengan kerja keras  / usaha yang nyata dan konsisten.

Anis matta dalam sebuah tulisannya  pada bukunya Mencari Pahlawan Indonesia, mengatakan bahwa kekuatan mimpi itu terletak pada kejelasannya. Semakin jelas visualisasi mimpi kita, maka akan menimbulkan motivasi yang dahsyat  hingga si tekad menemukan akarnya pada mimpi kita dan menjadi energi penggerak bagi jiwa kita.
Syubhat mimpi yang kita kenal adalah "angan-angan". Karena garis batas antara mimpi dan angan-angan itu sangat tipis. Yang membedakan adalah kejelasan dalam setiap rencana, dalam setiap langkah.
Keduanya memang tampak sama, karena memang diawali dari khayalan dan imajinasi.

Di awal tulisan saya mengungkapkan tentang mimpi menjadi seorang penghapal qur'an. Terkadang saya sendiri masih ragu dan sangsi dengan mimpi saya itu, karena saya seringnya lupa akan sebab-sebab perwujudan mimpi itu. Hal yang seharusnya saya lakukan setiap harinya sangat sering saya nomor dua kan, bahkan diakhirkan hingga akhirnya lupa. Kurangnya motivasi yang kuat seringnya membuat waktu-waktu saya tergilas oleh hal-hal lain.

Saya ingat pernah menulis juga mengenai keikutsertaan saya di olimpiade quran 2 tahun lalu (2009). Ketika itu saya mengungkapkan bahwa saya sangat malu pada diri sendiri serta berharap dapat menjadi seorang penghapal quran seperti teman-teman lainnya. Mungkin sejak saat itu ada perubahan, tapi, tidak signifikan. Ya, mungkin saat itu saya hanya berangan -angan.

Alasan saya menulis ini sebenarnya ingin sedikit berbagi. Sedikit tentang menjadi penghapal al-qur'an (materi dari ustadz nya sih hehe)
Cekidot!
:D

Menghapal qur'an itu bukan hanya tentang seberapa cepat kita dapat menghapal, atau seberapa banyak kita dapat menghapal, melainkan sangat membutuhkan modal keimanan. Tidak hanya cepat, atau hapalan yang harus kuat, karena pada dasarnya adalah motivasi terus bersama al-quran. Saat menghapal, bila patokannya hanya 'kejar target harus hapal', modal yang kita perlukan barangkali terkait hanya kecerdasan, atau kekuatan menghapal seseorang.Padahal tidak semua orang mendapat karunia seperti itu dari Allah, it's a gift.
Menjadi penghapal al-quran dengan proses yang benar sama saja  dengan pembentukan karakter.Seperti akhlak, yang merupakan perbuatan spontan yang tanpa perlu dipikir(sudah otomatis). Mengahapal quran harus dilakukan berulang kali, di setiap waktu yang kita punya. Bukan hanya ketika saat kita harus setor hapalan dan kita baru menghapalnya saat itu. Semua harus dilalui dengan proses yang benar.

Lalu bagaimana dengan yang sangat sulit menghapal?
 akan terasa sangat mudah bila kita sudah akrab dengan bacaannya. Bagaimana caranya?
  1. Mendengar (mp3 murratal) daripada bengong mikirin yang aneh aneh di jalan, mungkin bisa sambil dengeri itu (kalo ada).
  2. Membaca diulang-ulang terus -> hingga bacaan kita benar-benar ringan, ngga
ada yang 'kagok'

Kalau sudah hapal:
  1. Dipake pas shalat
  1. Saling tukeran sama temen
  1. Dicoba sambil di keramaian atau sambil mengerjakan yang lain (kalo bisa berarti hapalan kita udah kaya surat al fatihah yang udah ngga perlu mikir lagi)

Mungkin awalnya hapalan itu di kepala, lalu harus sampai ke dada (udah sangat tenang, bisa menikmati bacaan), dan sampai pada lisan (secara luwes bisa dikeluarkan, tanpa perlu berpikir) 

Karena Allah menilai proses dan yang paling banyak berinteraksi dengan qurannya, bukan (hanya) yang paling banyak hapalannya.
 "menjadi penghapal quran hanya akan menjadi angan-angan kalau tidak dilakukan setiap hari."


Mudah mudahan bermanfaat,
Maaf atas segala kekurangan.

Masih ada harapan, jah!
Saling ngingetin ya!



27 januari 2012
23:59
406

image source : http://mediaislamnet.com/2011/12/bolehkah-baca-al-quran-tanpa-menyentuh-saat-menstruasi/reciting-quran/
*mbak mbak mahasiswi itb yang mau ikutan tahfidz sama ustadz, monggo ikut aja, jumat sore di salman. Anggaplah ini program asrama putri salman itb. insyaallah tanpa ada pungutan biaya, siapin aja niat sama setorannya :) lebih pastinya, hubungi saya dulu boleh :)

Wednesday, January 25, 2012

Psikologi hewan a.k.a biologi perilaku (1st day at new semester)


Bismillahirrahmanirrahim
Hari pertama kuliah di semester 6 di tahun 2012!
Mata kuliah pagi ini adalah Biologi Perilaku (Biper) dengan dosen Ibu Lulu.
And you know what?
asik banget! ayey! :D
RULES
Pertama tama seperti biasa, kami sama-sama membuat perjanjian, semacam kontrak belajar. Toleransi waktu hanya 10 menit dengan kehadiran total min 80 % di perkuliahan dan praktikum.
Pada dasarnya tidak ada aturan yang aneh-aneh, kami diminta untuk proaktif agar proses kbm berjalan dengan baik. Oh ya, Zakky dan syifa sebagai orang yang beruntung menjadi Ketua kelas dan Sekretaris, hehe.

WHAT WE CAN LEARN TODAY
Ibu Lulu merupakan orang yang berkecimpung dalam bidang pengembangan mahasiswa ITB. Asik banget orangnya! Beliau punya data kondisi psikologis anak-anak ITB. Kalau disidik sidik, memang mata kuliah ini nampak seperti "PSIKOLOGI HEWAN", jadi cocok dah hoho. Beliau juga nampaknya salah satu trainer 7 Habbits (sayang sekalai saya me-cancel training ini..) dan salah satu nilai yang beliau terapkan adalah 3S (Senyum Sapa Salam). Kata beliau etika sederhana ini harus mulai dilakukan lagi, karena mencerminkan perilaku yang baik :)
  • Beliau juga memasukkan nilai nilai islam dalam pelajarannya. Seperti "Luasnya ilmu seperti lautan, dan yang kita pelajari mungkin hanya seujung jari".  Ilmu yang didapat jangan sampai sia-sia hanya karena niat mendapat indeks yang bagus semata.
  • Kenapa kita belajar? Pada hakikatnya untuk bertahan hidup, untuk survive! Karena kita perlu beradaptasi untuk keberlangsungan hidup kita.

BIPER INTRODUCTION
Studi Biologi Perilaku dikenal juga dengan sebutan Ethology. Definisi dari ilmu Biologi Perilaku adalah:
"Studi dari proses strategi adaptasi bagi keberlangsungan hidup hewan yang meliputi semua gerakan motorik dan semua sensasi yang dialami oleh hewan sebagai respons atas perubahan lingkungan internal milieu dan lingkungan eksternal (fisik, biotik, sosial)."
Ilmu ini mencakup berbagai hal, karena perilaku manusia/ makhluk hidup bergantung pada internal milieu (kondisi faal nya) dan lingkup eksternal juga. Jadi mata kuliah mata kuliah anatomi dan fisiologi akan keluar lagi disini namun diintegrasikan dengan  perilaku makhluk hidup tersebut.
Akan berbicara banyak mengenai sistem hormon dan (saat ini sudah sampai taraf) genetika.

MY THOUGHT
Ini jalan ku!
haha
Saya berpikir untuk mengambil S2 di psikologi. Cukup aneh bagi beberapa orang. Saya pun sempat bimbang dan ragu sama keinginan saya sendiri. Tapi saya juga belum tau rencana Allah buat saya apa, jadi bercita-cita sajalah! :D
biopsikologi mungkin?
*galau subjur: tetap tumbuhan atau disini?

jalani saja dulu, bismillah :)

image source : http://enchienuchuy.blogspot.com/
25 januari 2011
00:59
Warnet asrama putri

Monday, January 23, 2012

terimakasih di 19 januari :')

http://sketcheart.tumblr.com/post/16094568695/you-know-what-hari-ini-tanggal-19-januari-2012#notes

menjadi 20 tahun dan 'berkepala' dua akhirnya kualami. ya, tepat 19 januari kemarin. Hal yang ingin kuceritakan disini adalah salah satu 'surprise' dari salah satu sahabat terbaik saya, Destry. Mungkin saya berlebihan, tapi saya terharu, hehe. Lihat langsung di tumblr nya ya, klik disini.
Ini yang dia tulis :D



dan satu lagi, dari salah satu sahabat saya juga, Sarah:

satu lagi, dari temen-temen asrama putri, hadiah jilbab ungu muda.
*gambarnya belum bisa di posting hehe :)

Sedikit cerita, alhamdulillah saya masih dipercaya Allah untuk memiliki teman-teman yang baik, dan rasa syukur saya nampaknya juga tidak akan cukup untuk mensyukuri semua nikmat dan karunia yang Allah sudah berikan.

Semakin bersyukur, semakin ditambah pula nikmat yang Allah berikan. Jadikan lah kami termasuk orang-orang yang senantiasa bersyukur :')



23 januari 2012
10:12
'warnet' asrama putri

pseudoaloneizm syndrome


Ada kalanya di jalan yang mendaki lagi sukar ini, kau merasa berjalan sendirian
Kau merasa  bahwa semua orang sibuk dengan amanahnya masing-masing, 
hingga melupakan dirimu seorang diri.
Kau yang tak berdaya itu jadi semakin tak berdaya karena terlalu lelah mencari celah dimana kau bisa melakukan yang bisa kau lakukan.

Akhirnya kau pun sadar, bahwa, ketika kau merasa sendirian di jalan ini, periksa kembali, barangkali dirimulah yang sesungguhnya meninggalkan mereka.
--terlepas dari apa yang sebenarnya terjadi--, coba tanyakan pada dirimu sendiri,
apa yang sudah kau lakukan pada mereka? Usaha apa yang sudah kau lakukan?
Sekeras apa usahamu? Bukankah kita saudara?

Jangan biarkan satupun merasa tertinggal!
periksa lagi apakah kau sudah mengajak serta semuanya?
Atau kau hanya menutup diri dan menafikan bahwa sebetulnya banyak orang di sekelilingmu?
Gerbongnya sudah berjalan

Lihat lebih dekat
Lebih dalam..

22 januari 19
00:55
at the new room, 406

________________________________________
pseudoaloneizm syndrome adalah penyakit yang bisa muncul dan menggerogoti beberapa orang. Istilah ini mungkin tidak pernah ada di kamus mana pun karena ini saya yang bikin barusan! hehe.
Cara menyembuhkannya ya dengan berpikir sebaliknya dan melihat dari sudut pandang berbeda. Bukan terus menyalahkan diri sendiri, tapi membuatnya seimbang, pada kondisi stabil.
Mungkin setelah itu, akan lebih mudah tersenyum :))

Tuesday, January 17, 2012

happy 19th my sist ! :D

Sekitar 2 hari yang lalu (15 Januari 2012) adik saya berulang tahun. Saat itu saya sedang dalam sebuah acara daurah (semacam mabit atau training lah ya) dan pada normalnya saya tidak dapat mengucapkannya lewat internet atau facebook. Saat itu ada tugas hafalan beberapa ayat al-quran yang seharusnya sudah saya hafal. tapi malam sebelum 15, saya malah ngedit foto untuk dikirimi ke adik saya. hehe. Dauroh kali ini saya bawa netbook, sambil meminjam modemnya temenku yang alhamdulillah bawa. Rasanya sih tepat jam 12 malam saya sms dia. PERTAMAX gitu niatnya hehe. hari ulang taun biasanya juga saya biasa biasa aja ke dia, tapi sekarang entah rasanya beda, walau agak sulit mengakuinya, yah, kangen wooy :')
ini yang saya kirimin ke facebooknya:

bikinan singkat, dengan foto keluarga satu satunya yang lengkap personilnya (hehe)

BARAKALLAH, ADIIIK :'D
tribute to Raudhah Asy Syarifah <3

17 januari 2012
21:46
warnet asrama

Monday, January 16, 2012

di lantai 8 Gedung PAU


Suatu siang yang cerah berawan di balik jendela di lantai 8 Gedung PAU. Di ketinggian ini, kita dapat melihat burung walet dari jarak terdekat, sepantaran mata. Bentuk bentangan sayapnya lebih jelas, dan arah geraknya pun bebas, tidak beraturan.
Seketika saya berpikir betapa bahagianya menjadi seekor burung yang dapat terbang bebas semaunya tanpa menghawatirkan apapun, akan jadi burung seperti apa, akan sukses jadi burung apa, atau hal lainnya.
Kelihatannya mereka hanya terbang, ya, bebas sebebasnya tanpa rasa khawatir akan hal apapun.
Tapi jelas, memang yang membedakan manusia dengan burung adalah kemerdekaan manusia untuk berpikir, untuk merencanakan kehidupannya.
Mungkin manusia harus sedikit belajar 'rileks' dari burung yang terbang bebas itu.
Bahwa manusia hanya bisa berencana, toh ada Allah yang menjadi penentunya.
"justru kita akan bertambah semangat bukan, ketika kita tidak tahu hal menarik apa saja yang kita temui seminggu, sebulan atau setahun setelah ini?"
 
Jangan terlalu keras pada diri sendiri!
Rileks! :D


ah ya, satu hal lagi, ternyata dari ketinggian ini aja, manusia keliatan kecil. ngga gitu jelas apa yang dilakuin kalo diliat dari atas. jadi kalo ada orang lagi jumud sama masalah pribadinya terus, sungguh dia ngga ada apa apa nya ya..  gimana mau negara maju kalo yang dipikirin cuma masalah diri pribadi.
wallahu 'alam.
16 januari 2012
18:53
404

___________________________________________________________
Ditulis sehabis perwalian menuju smester 6 sama pak wardono,.
Perwalian yang selalu mengharukan hehe
dan ngga semua yang kutulis tercantum disini

:)*diedit ulang pada 17 januari

Wednesday, January 11, 2012

menemukan aku


Sudah beberapa lama ia hilang
Tenggelam atau tertelan bumi
Dicari setapak demi setapak
Dari berbagai peta, di berbagai tempat

Kutahu sebetulnya ia sedang bingung
Ketika mencarinya, rupanya ia sedang mencari yang lain

Kadangkala mungkin ia ditemukan
Namun kemudian hilang tak berbekas


Oh betapa sukarnya ia ditemukan! 
_____________________________________________
Sebuah tulisan yang dibuat di pagi hari ketika sedang blogwalking menemukan puisi/syair syair yang diungkapkan. Sedikit merupakan 'jeritan hati' yang mungkin lazim dialami remaja beranjak dewasa yang 'galau', sedang terus menggali hakikat hidup dan kehidupannya. Ini lazim dan wajar terjadi, namun percayalah, setiap orang yang sedang merasakan hal ini tidak menyukai kalau ini disebut lazim. Ya, yang ia inginkan orang lain tahu, adalah bahwa dirinya sedang kesulitan, butuh bantuan, dan tidak butuh disepelekan. Betapa sulitnya untuk menemukan dan mengenali diri. Namun merupakan kesenangan tersendiri ketika berhasil menemukan secercah 'ke-aku-an'. 

10 Januari 2012
10:03
404

Monday, January 9, 2012

mengapa spidol itu jatuh ke bawah?

image source : http://www.justschoolfurniture.co.nz/shop/whiteboards/accessories/whiteboard-markers

Bismillahirrahmanirrahim..

4 januari lalu abis nonton video bang imad (Imaduddin Abdulrahim, dosen agama itb)dalam 'hikmah fajar' (acara rohani islam di RCTI jaman dulu). Kajian mengenai Islam sebagai sistem nilai Terpadu.
Saya kagum sama beliau karena selain pengetahuan dan pemahaman islamnya luar biasa, beliau dapat menjabarkannya secara saintifik sehingga dapat dengan mudah masuk akal manusia, apalagi buat orang orang yang sering banget membenturkan sains dengan agama.

Dalam tayangan itu, ada satu ungkapan dari bang Imad yang menarik dan menggelitik sehingga menyebabkan saya menulis ini, yaitu:
"mengapa spidol itu jatuh ke bawah?
Saat itu saya pikir jawabannya
"karena gaya gravitasi, apa lagi?"

Mungkin beberapa dari anda juga berpikiran itu (atau mungkin tidak?)

Nah kita lihat jawabannya dari Al-quran surat Ali 'Imran ayat 83:
"Maka mengapa mereka mencari agama yang lain selain agama Allah, padahal apa yang di langit dan di bumi berserah diri kepada-Nya, (baik) dengan suka maupun terpaksa, dan hanya kepada-Nya mereka dikembalikan?"
(QS Ali 'Imran 3:83)
Apa coba jawabannya?
"karena dia islam."

Jadi dari ayat itu ada kata aslama = berserah diri. Sedang kita tau salah satu arti islam adalah berserah diri yang asal katanya dari aslama.

Jadi sluruh yang ada di alam semesta ini sudah 'islam' pada allah dengan mengikuti segala aturan Allah. Teori gravitasi yang nemuin emang Isaac Newton, tapi toh itu hanya temuan teori, sedang yang menciptakannya tetep Allah kan? Lah kalau kita yang manusia diberi akal untuk berpikir, kalo masih ngga 'islam', ya kalah sama spidol  :)


Jawabannya bener kan?
:)

Senin, 9 Januari 2012
19:25
404

Update Kehidupan Dulu

Bismillah, Assalamualaikum! Lama tak bersua, kali ini bahkan aku sudah jadi mamak anak tiga :))) Banyak yang ingin kuceritakan, tapi entah y...